Inilah 3 Tips Menghemat Baterai Ponsel Ala Asus

Banyak faktor yang membuat seseorang menentukan untuk membeli sebuah smartphone. Sebut saja spesifikasi hardware seperti prosesor, RAM, kapasitas penyimpanan, dan kamera. Selain itu, penggunaan sistem operasi terkini dan kecepatan mendapatkan update juga menjadi salah satu pertimbangan. Namun, ada satu komponen yang cukup penting di dalam ponsel pintar yang seringkali dilupakan para pengguna dalam memilih produk terbaik. Komponen tersebut adalah baterai.
tips memilih baterai awet

Seperti yang sudah diketahui, secepat apapun performa smartphone dengan sistem operasi terkini, ponsel tersebut tidak akan bisa digunakan jika baterainya habis. Oleh karena itu, masa aktif baterai menjadi salah satu hal yang sebaiknya menjadi pertimbangan saat membeli ponsel pintar. Untuk membantu para pecinta gadget memilih ponsel dengan baterai yang tepat, Asus memiliki 3 tips berikut:

  • Pentingnya kapasitas baterai

Kapasitas baterai menjadi salah satu faktor penentu daya baterai itu sendiri. Saat ini, pada umumnya kapasitas tersebut dicantumkan dengan menggunakan satuan mili ampere hour atau biasa disingkat dengan "mAh". Logikanya, semakin besar mAh yang dimiliki maka akan lebih awet baterai tersebut. Namun, ada beberapa faktor lain yang harus diperhatikan seperti:
  1. Prosesor dan gpu yang bekerja keras untuk menjalankan aplikasi, terutama pada saat main game. Hal ini tentunya dapat menyedot jauh lebih banyak daya baterai.
  2. Penangkapan sinyal dari antena smartphone yang dimiliki. Semakin buruk jaringan sinyal yang diterima, maka semakin boros konsumsi baterainya.
  3. Aplikasi yang berjalan di belakang juga berkontribusi untuk menguras daya baterai. Matikanlah aplikasi bloatware yang tidak terpakai pada ponsel pintar agar baterai dapat lebih hemat.

  • Jenis baterai yang digunakan

Selain kapasitas baterai, jenis baterai juga perlu diperhatikan. Saat ini baterai berjenis Lithium Ion (Li-Ion) paling banyak digunakan pada perangkat pintar masa kini. Namun, beberapa produsen juga memilih opsi penggunaan baterai yang lebih modern, yakni Lithium Ion Polymer (Li-Po). Baterai jenis ini memiliki beberapa keunggulan, seperti:
  1. Memiliki daya tahan yang lebih baik (charge life cycle lebih banyak dibandingkan Li-Ion).
  2. Bentuk lebih fleksibel, yang membuat bodi smartphone dapat lebih tipis dan ringkas.
  3. Memungkinkan pengguna untuk mengisi daya kapan pun tanpa harus menunggu baterai kososng ataupun hampir habis terlebih dahulu.

  • Gunakan fitur penghemat baterai

Terakhir, jangan lupa untuk menggunakan fitur baterai yang disediakan produsen seperti penghemat daya baterai dan pengaturan pemilihan modus baterai otomatis. Dengan fitur ini, pengguna dapat mengatur konsumsi baterai dengan lebih efisien. Namun perlu diingat, hanya gunakan fitur baterai yang memang dibuat khusus untuk perangkat, jangan menggunakan sembarang software yang beredar bebas di Google Play Store. Bisa-bisa malahan jadi lebih boros nanti.

Comments