Review Asus Zenpad 7 Z370CG dengan Audio Cover: Tablet Multimedia Dengan Speaker Mumpuni

Tahun 2015 sudah lewat, saatnya memasuki tahun 2016. Di tahun yang baru ini, biasanya para produsen perangkat pintar seperti smartphone dan tablet sudah mempersiapkan portofolio terbaru mereka. Tidak terkecuali Asus, produsen asal Taiwan ini baru saja meluncurkan sebuah tablet multimedia yang dinamakan Asus Zenpad 7 Z370CG. Varian seri Zenpad terbaru ini dimaksudkan untuk menggantikan seri Fonepad yang sudah hadir pada awal 2015 kemarin. Lalu apa saja yang ditawarkan oleh Asus dengan Zenpad terbaru ini?

asus zenpad 7 z370cg

Asus Zenpad 7 Z370CG memiliki beberapa hal yang menarik. Pertama, tablet ini adalah salah satu perangkat yang menggunakan chipset Intel Atom X3 dengan prosesor quad core 64-bit. Prosesor generasi terbaru tersebut dipasangkan dengan pengolah grafis Mali-450MP4. Bagaimana dengan performa chipset besutan Intel tersebut? Penulis akan menjabarkannya lebih lanjut nanti di bawah.

Hal kedua yang membuat Zenpad 7 ini menarik adalah desainnya yang cukup cantik, terutama pada bagian belakang. Bagian depan tablet ini memang terlihat biasa saja. Namun pada bagian belakangnya pengguna akan menemui sebuah back cover plastik yang memiliki desain mewah dengan tekstur menyerupai kulit. Poin plusnya, back cover tersebut dapat dilepas pasang. Sehingga pengguna dapat dengan leluasa mengganti sesuai dengan keinginan. Penulis sendiri mengganti back cover bawaan dengan Audio Cover yang disertakan dalam paket penjualan.

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

Selanjutnya yang menarik dari tablet 7 inci ini, tentu saja adalah Audio Cover-nya. Cover tersebut bukan sekedar flip cover biasa. Asus Audio Cover memiliki sebuah speaker berbentuk persegi panjang. Di dalamnya terdapat 6 buah speaker, sudah termasuk 1 subwoofer. Di klaim Asus, speaker tersebut mampu menghasilkan volume suara 6x lebih kencang dibandingkan speaket tablet pada umumnya. Belum puas? Speaker pada Audio Cover Asus Zenpad Z370CG juga dilengkapi dengan teknologi DTS-HD Premium Sound dan tentunya Asus Sonic Master. Kedua teknologi tersebut memungkinkan penggunanya memiliki pengalaman suara terbaik, terutama untuk menonton film ataupun mendengarkan musik.

Audio Cover yang penulis miliki terlihat kotor dan kusam? Jangan heran, selama lebih kurang 10 hari ini Asus Zenpad 7 Z370CG milik penulis dibawa kerja rodi (baca: jalan-jalan ke luar kota). Apalagi cover yang dimiliki oleh penulis berwarna putih, tentunya lebih rentan terhadap noda bekas sidik jari tangan maupun debu. Namun jangan khawatir dulu, noda tersebut dapat dibersihkan dengan mudah dengan cairan pembersih kacamata dan kain lap halus.

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

Untuk ukuran bodi fisik, Asus Zenpad 7 Z370CG memiliki ukuran yang serupa dengan Asus Fonepad 7 FE375CXG yang pernah diulas oleh penulis di awal tahun 2015 silam. Hanya saja, Zenpad 7 ini memiliki ketebalan yang lebih tipis dengan bobot yang lebih ringan. Namun jika menggunakan Audio Cover, tablet ini tentunya akan menjadi lebih tebal dan berat. Akan tetapi hal tersebut masih dapat ditoleransi, terutama jika menimbang betapa istimewanya kehadiran speaker pada Audio Cover.

Zenpad 7 Z370CG dibekali layar IPS berukuran 7 inci beresolusi HD 1280 x 800 piksel. Layar tersebut terlihat cukup jernih dan tajam, meskipun kerapatan pikselnya tidak istimewa. Pengguna dapat mengutak-ngatik pengaturan layar dengan fitur Asus Splendid. Satu hal yang cukup penting, yakni terdapat fitur Bluelight Filter. Dengan menyalakan fitur ini, pengguna dapat melihat layar "lebih adem" di mata. Sangat berguna bagi Anda yang sering membaca e-book maupun komik agar mata tidak cepat lelah. 

Tablet bersistem operasi Android Lollipop 5.0 ini memiliki antarmuka ZenUI yang sudah sangat dikenal oleh para pengguna smartphone ataupun tablet Asus. Tampilan dari ZenUI memiliki sentuhan yang lebih menarik dibandingkan dengan Android versi vanilla. Antarmuka tersebut juga memiliki berbagai fitur yang cukup lengkap, seperti Power & Boost, Auto-start Manager, dan Power Saver. Ditambah lagi, berbagai touch dan motion gesture bisa dinikmati dengan fitur ZenMotion. Salah satu fungsinya yang paling disukai oleh penulis adalah knock to open and lock, tinggal mengetuk layar dengan jari sebanyak dua kali, maka layar dapat otomatis nyala ataupun terkunci.

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

Saatnya membahas dapur pacu dari tablet ini. Di awal sudah disebutkan bahwa Asus Zenpad 7 Z370CG menggunakan prosesor quad core 64-bit Intel Atom X3 yang dipadukan dengan pengolah grafis Mali -450MP4. Perpaduan tersebut cukup terasa cukup ciamik, meskipun menurut penulis seharusnya Asus dapat menggunakan pengolah grafis yang lebih baik lagi. Tidak ada masalah yang berarti ketika penulis menggunakan tablet ini untuk bermain game Vain & Glory dan Need For Speed: No Limits. Kedua game tersebut berjalan mulus tanpa hambatan. Penggunaan RAM sebesar 2 GB memungkinkan pengguna untuk melakukan multitasking lebih baik. Namun ternyata ada keanehan terjadi. Yakni pada saat bernavigasi pada home screen dan app drawer, penulis merasa tablet ini kurang gegas dan terjadi sedikit lag. Hal ini berhasil penulis atas dengan mengubah berbagai aspek animasi yang terdapat pada Developer Option dari 1x menjadi 0.5x. Namun seharusnya dengan spesifikasi yang cukup tinggi, Zenpad 7 tidak mengalami hal tersebut. Semoga saja di ke depannya Asus dapat mengatasi hal ini dengan update firmware.

Aktivitas menonton video menjadi hal favorit penulis ketika menggunakan tablet ini. Berbekal beberapa film hasil unduhan dari Y*FY dan diputar menggunakan MXPlayer, Zenpad 7 Z370CG berhasil menunjukkan taringnya. Gambar yang dihasilkan terlihat tajam meskipun kerapatan pikselnya tidak istimewa. Hal yang paling memuaskan tentunya terletak pada sektor audio yang tertanam pada Audio Cover. Suara yang dihasilkan sangat nyaring dan menggelegar, bahkan menurut penulis lebih baik dibandingkan keluaran suara ponsel merk tetangga yang juga berasal dari Taiwan dengan label BoomSound. Suara ledakan, tembakan, hingga percakapan antar karakter di dalam film berhasil disajikan dengan baik.

Tidak kalah dengan video, di sektor pemutaran musik tablet ini pun juga tidak kalah apik. Penulis yang saat ini sedang asyik memutar musik via aplikasi Joox, lagi-lagi sangat puas dengan keluaran suaranya. Memang, penulis bukan ahli dalam bidang audio. Namun menurut pendengaran "kuping panci" penulis, suara yang dihasilkan oleh Audio Cover saat memutar berbagai genre musik di Joox sangat baik dan enak untuk didengar.

Sayangnya penulis tidak menemukan seberapa besar daya baterai yang digunakan oleh tablet ini. Namun dengan pemakaian ala penulis, Zenpad 7 Z370CG dapat bertahan hingga 12 jam. Dengan catatan penggunaan tersebut hanya menggunakan koneksi WiFi, tidak menggunakan jaringan internet dari operator seluler. Oh ya, sekedar info saja jika tablet ini belum mendukung jaringan 4G LTE. Namun sepertinya hal ini tidak menjadi masalah penting, toh jaringan 3G HSDPA sudah cukup mumpuni untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi jaringan 4G LTE saat ini belum memiliki jangkauan yang luas, hanya baru di kota-kota besar saja.

Bagi para maniak aplikasi benchmark, di bawah ini tertera hasil pengujian Asus Zenpad 7 7 Z370CG dengan menggunakan Antutu Bennchmark dan 3DMark Ice Storm Extreme. Penulis juga menyertakan screenshot Sensor Box for Android serta free internal storage dan free RAM pada saat perangkat pertama kali dinyalakan.

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

Tidak ada gading yang tak retak, tanpa terkecuali Asus Zenpad 7 Z370CG. Dengan segala kelebihannya, tetap saja tablet ini memiliki beberapa kelemahan. Pertama, performa antarmuka yang kurang lancar pada pengaturan default. Jika ingin merasakan ZenUI tanpa hambatan, pengguna harus mengubah animasi dari 1x menjadi 0,5x. Hal ini harus diperbaiki oleh Asus dengan update firmware di waktu yang akan datang. Sebab sebaik-baiknya sebuah gadget adalah perangkat yang nyaman digunakan langsung setelah dibuka dari dusnya, dalam artian tidak perlu menggonta-ganti opsi default.

Kedua, penggunaan pengolah grafis yang sudah cukup berumur. Mali-450MP4 sudah digunakan pada perangkat yang memakai chipset MediaTek MT6952 yang cukup populer di tahun 2013. Seharusnya Intel Atom X3 yang memiliki performa cukup kencang ini disandingkan dengan pengolah grafis masa kini, contohnya Mali-T720 MP2 yang lumrah digunakan pada smartphone 2 jutaan. Meskipun hal ini bukan kekurangan yang cukup berarti mengingat Zenpad 7 Z370CG menyasar kalangan penikmat multimedia, namun penggunaan pengolah grafis mumpuni akan menjadi nilai tambah bagi para mobile gamers yang mencari tablet dengan fitur multimedia yang dapat mendukung kegiatan gaming mereka.

Kelemahan ketiga berada di sektor kamera. Sudah menjadi rahasia umum bahwa kamera yang ada pada tablet kebanyakan hanya sebagai fitur pelengkap seadanya saja. Tidak terkecuali kamera belakang dan depan yang ada pada tablet ini. Foto yang dihasilkan oleh kamera 8 dan 2 megapiksel tersebut tidak terlihat istimewa, bahkan cukup buruk pada kondisi low-light. Pada kondisi cahaya yang cukup, hasil foto bisa dibilang cukup untuk Anda unggah di media sosial. Lebih lanjut mengenai hasil foto, bisa dilihat di bawah ini.

Kamera belakang dengan kondisi cahaya cukup

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

 Kamera belakang dengan kondisi low-light

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

Kamera depan dengan kondisi cahaya cukup dan low-light

asus zenpad 7 z370cg

asus zenpad 7 z370cg

Pada saat penulis menerbitkan artikel review ini, Asus Zenpad 7 Z370CG sudah dapat dibeli di toko favorit Anda dengan banderol harga Rp 2.899.000. Harga tersebut sudah termasuk Audio Cover yang menjadi faktor utama asyiknya menggunakan tablet ini. Namun jika Anda memang membutuhkan tablet-nya saja, maka Anda dapat meminangnya dengan harga Rp 2.299.000. Saran penulis sih, lebih baik langsung membeli Zenpad 7 Z370CG dengan bundle Audio Cover-nya saja, selisih yang Anda keluarkan sebanding dengan apa yang Anda bayarkan.


Comments