Review Asus ZenEar: Cocok Bagi Para Penggemar Musik EDM

Earphone merupakan salah satu aksesoris wajib yang dimiliki oleh para pengguna smartphone. Aksesoris ini memang serbaguna, selain untuk mendengarkan musik, earphone juga dapat digunakan untuk melakukan panggilan suara tanpa perlu memegang ponsel. Tentunya hal ini berguna untuk Anda yang sering berpergian menggunakan kendaraan umum.

asus zenear

Setelah meluncurkan deretan ponsel pintar Zenfone series, Asus mencoba untuk menghadirkan beberapa aksesoris pendampingnya. Beberapa waktu yang lalu penulis pernah menguji Lolliflash, yakni sebuah aksesoris lampu kilat eksternal yang dapat digunakan di ponsel pintar merek apa saja. Selain aksesoris unik tersebut, Asus juga menghadirkan sebuah earphone yang dinamakan dengan Asus ZenEar. Dijual dengan kisaran harga Rp 139.000, aksesoris ini menyasar para pendengar musik kasual. Seperti apakah kualitas yang dihadirkan oleh earphone ini?

ZenEar memiliki model in-ear monitor, yakni earphone yang menusuk ke dalam lubang telinga. Model ini merupakan model favorit penulis, sebab earphone model IEM memiliki keunggulan lebih kedap dari suara luar serta minim suara bocor dari apa yang kita dengarkan. Walaupun kita memutar musik dengan volume tinggi, suara yang dikeluarkan dari earphone tersebut tidak akan sampai bocor ke telinga teman di sebelah.

review asus zenear

Earphone Asus ZenEar memiliki bentuk fisik yang sering dijumpai pada earphone lainnya. Kabelnya terbuat dari plastik lentur dengan panjang lebih kurang 1 meter. Di tengah kabel sebelah kiri, terdapat sebuah mic dan tombol yang dapat digunakan untuk menjawab panggilan suara. Ketika penulis menggunakannya untuk melakukan panggilan suara via telepon ataupun LINE Call, suara yang dihasilkan terbilang jernih dan jelas terdengar oleh lawan bicara. Untuk pengguna yang sering menerima telepon ataupun melakukan panggilan suara dalam waktu yang lama, keberadaan mic tersebut menjadi sangat berguna.

review asus zenear

review asus zenear

review asus zenear

Kedua earpiece dari ZenEar terbuat dari bahan karet. Standarnya, earpiece tersebut memiliki ukuran sedang. Namun Asus juga menyediakan dua ukuran lainnya sebagai cadangan, yakni earpiece ukuran kecil dan besar. Untuk telinga penulis sendiri, earpiece dengan ukuran sedang paling nyaman untuk digunakan. Bahan karet yang digunakan pun lentur dan tidak keras/kasar, sehingga nyaman berada di telinga untuk jangka waktu yang lama. Earphone ini memiliki input jack 3,5 mm, sehingga dapat digunakan untuk berbagai perangkat selain smartphone, seperti laptop, pc desktop, ataupun pemutar musik digital.

Saatnya menguji kemampuan dari ZenEar ini. Pada pengujian kali ini, penulis menggunakan musik yang diputar dari aplikasi Spotify. Kualitas lagu yang disediakan oleh Spotify lebih kurang mirip dengan MP3 320 Kbps. Beberapa lagu yang penulis putar antara lain: klasik, pop, rock, dan EDM. Pengujian diawali dengan memutar musik klasik Canon in D yang diciptakan oleh Johann Pachelbel. Suara yang dihasilkan oleh earphone ini bisa dibilang terlalu ngebass sehingga detail yang terdengar agak sedikit kurang. Menurut telinga panci penulis, musik klasik bukanlah musik yang enak di dengan menggunakan ZenEar.

Lanjut ke lagu Justin Bieber berjudul Love Yourself. Pada lagu ini, ZenEar menghasilkan suara yang cukup enak. Meskipun lagi-lagi bass yang dihasilkan agak berlebih. Namun suara vokal dari penyanyi asal Kanada ini masih terdengar jelas. Karakteristik terlalu ngebass ini berlanjut pada Bohemian Rhapsody yang dibawakan oleh band legendaris Queen. Suara gitar bass dan drum menjadi dominan ketika lagu ini memasuki bagian tempo tinggi. Well, in case you didn't know, bagian tersebut adalah bagian dengan lirik "So you think you can stone me and spit me in my eye?" dan seterusnya.

review asus zenear

review asus zenear

review asus zenear

Akhirnya masuk ke musik bagian terakhir, yakni electronic dance music atau yang disebut EDM (dan sebagian orang menyebutnya musik dugem). Pada bagian ini, ZenEar benar-benar menunjukkan taringnya. Karakternya yang basshead membawa penggunanya terlena dengan berbagai lantunan trance dan RnB mix banyak DJ seperti Tiesto, Avicii, Zedd, Calvin Harris, maupun dubstep seperti Skrillex, Flux Pavillion, dan deadmau5.

Setelah diuji coba, penulis menyimpulkan bahwa Asus ZenEar ini sangat cocok bagi para penggemar musik EDM. Karakternya yang basshead membuat para pendengar musik dugem dimanjakan dengan dentuman bass yang "wow". Meskipun begitu, earphone ini juga masih bisa digunakan untuk mendengarkan musik lainnya dengan cukup enak. Apalagi jika Anda adalah seorang pendengar musik kasual yang tidak terlalu memperhatikan detail suara. ZenEar dapat menjadi salah satu earphone yang pantas dilirik. Harganya yang terjangkau membuat earphone ini menjadi salah satu earphone yang laris di pasaran. Untuk dapat membeli Asus ZenEar, Anda dapat langsung mengunjungi situs ASUS Store Indonesia. Terakhir penulis lihat sih, stoknya sedang kosong. Namun tidak perlu khawatir, Anda juga bisa menemukan ZenEar di toko online lainnya.

Comments