BlackBerry KeyOne Hadir Dengan Keyboard Fisik dan Kamera Terbaik

BlackBerry KeyOne merupakan ponsel pintar pertama yang diumumkan pada acara Mobile World Congress 2017 di Barcelona. Smartphone besutan TCL dan BlackBerry tersebut sebelumnya memiliki nama kode Mercury dan telah dipertunjukkan pada acara CES bulan Januari silam. Berbeda dengan seri DTEK 50 dan 60 yang memiliki model full touchscreen, ponsel ini menghidupkan kembali keyboard fisik QWERTY yang membuat nama BlackBerry melegenda.

blackberry mercury

KeyOne memiliki bodi aluminium dengan desain sederhana namun praktis. Memiliki layar berukuran 4,5 inci dengan rasio 3:2 dan resolusi 1620 x 1080. Layar tersebut juga sudah terlindungi oleh Gorilla Glass 4. Di bawah layar tersebut terdapat satu baris tombol navigasi dan keyboard fisik. Sama seperti yang terdapat pada BlackBerry Priv, keyboard ini memiliki kemampuan touch-sensitive sehingga dapat digunakan untuk beragam keperluan layaknya touchpad. Anda bisa menggunakannya untuk menggeser layar. membuat shortcut, ataupun langsung mengetik untuk mencari sesuatu di Google. Sebuah pemindai sidik jari juga tersedia pada tombol spasi ponsel ini.

Secara spesifikasi hardware, BlackBerry KeyOne menggunakan chipset kelas menengah dari Qualcomm, yakni Snapdragon 625. Meskipun bukan yang tercepat, namun prosesor ini terkenal akan efisiensi dayanya yang tinggi. Dipadukan dengan baterai berdaya 3.505 mAh, kemungkinan smartphone ini akan memiliki daya tahan yang lebih baik dari kebanyakan ponsel Android lainnya. Jika melihat bahwa ponsel pintar ini ditujukan untuk konsumen bisnis, tentunya daya tahan baterai tersebut menjadi salah satu poin terpenting.

blackberry mercury

Fitur keamanan menjadi salah satu keunggulan dari smartphone keluaran BlackBerry, tidak terkecuali pada KeyOne. Menggunakan sistem operasi Android 7.1 Nougat, smartphone ini dijanjikan akan mendapatkan security patch tiap bulan. Selain aplikasi bawaan BlackBerry seperti BBM dan BlackBerry Hub, ponsel pintar ini juga datang dengan software keamanan DTEK sama seperti BlackBerry seri DTEK lannya. Software tersebut berfungsi untuk memantau status perangkat, menganalisis seberapa aman perangkat tersebut, dan memberikan Anda wewenang untuk mengontrol bagaimana aplikasi dapat berjalan di ponsel ini.

Meskipun ditujukan untuk kalangan bisnis, bukan berarti BlackBerry KeyOne tidak datang dengan fitur hiburan yang mumpuni. Terbukti dengan kehadiran kamera belakang 12 megapiksel dengan aperture f/2.0, phase detection autofocus, dan dual-LED flash. Perlu diketahui, modul kamera yang digunakan adalah Sony IMX378 yang juga ditemukan pada Google Pixel dan Pixel XL. Sehingga Anda patut untuk mempertimbangkan hasil jepretannya yang saat ini memuncaki puncak klasmen di DxOMark. Untuk kamera depan, ponsel ini dibekali dengan kamera 8 megapiksel.

blackberry mercury

Apakah Anda ingin bernostalgia untuk mengetik menggunakan keyboard fisik yang terdapat di ponsel yang Anda miliki? BlackBerry KeyOne bisa jadi salah satu, bahkan mungkin satu-satunya smartphone modern yang bisa mengakomodir kebutuhan Anda saat ini. Siapkan saja kocek sebesar US$ 549 atau sekitar Rp 7,3 juta untuk dapat membawa pulang KeyOne. Terdengar mahal? Sepertinya tidak jika Anda memang mencari ponsel Android yang memiliki keyboard fisik, bodi aluminium, security patch update tiap bulan, serta kamera terbaik dalam satu perangkat.

Spesifikasi lengkap mengenai ponsel ini bisa Anda lihat di bawah ini.

Layar
4,5 inci dengan resolusi 1080 x 1620, Gorilla Glass 4
Ukuran (Panjang x Lebar x Tebal) dan Bobot
72,4 x 149,1 x 9,4 mm, bobot tidak diketahui
Prosesor
Qualcomm Snapdragon 625 Octa-core 2.0 GHz Cortex-A53
GPU
Adreno 506
RAM
3 GB LPDDR3
Internal Storage
32 GB
External Storage
microSD hingga 256 GB
Kamera Belakang
12 megapiksel dengan dual-tone LED flash, PDAF, aperture f/2.0, ukuran piksel 1,55µm
Kamera Depan
8 megapiksel dengan ukuran piksel 1,12 µm
Konektivitas
GSM, HSDPA, 4G LTE, WiFi 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.2, GPS/ GLONASS/BDS
Baterai
3,505 mAh dengan fitur Quick Charge 3.0
Sistem Operasi
Android 7.1


via theverge.com.

Comments