Google Umumkan Android O Secara Resmi, Pengguna PIxel dan Nexus Bisa Nyicip Duluan!

Hanya berselang satu hari setelah meluncurkan versi beta kedua dari Android 7.1.2 Nougat untuk perangkat Pixel dan Nexus, Google langsung memberikan kejutan lainnya. Perusahaan AS tersebut mengumumkan versi terbaru dari Android yang bernama Android O. Tentunya nama ini hanya baru berupa nama kode saja, belum nama secara final. Namun tentunya tetap membuat khalayak penasaran seperti apa penampakan dari Android seri ke-8 ini.

android 8
Gambar dari androidauthority.com,

Beberapa ubahan pada Android O dibocorkan oleh Google pada pengumuman kali ini. Diantaranya adalah background limits, di mana fitur ini akan membantu perangkat untuk menghemat daya baterai lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Hal ini dilakukan dengan menambahkan limitasi otomatis perihal apa yang bisa dan tidak bisa sebuah aplikasi lakukan di background yang dibagi dalam tiga bagian: implicit broadcasts, background services, dan location updates. Dengan ubahan ini, tentunya akan mengubah cara kerja pada sistem operasi Android yang wajib diketahui oleh para pengembang aplikasi.

Pada sektor visual, Android O juga memiliki ubahan di bagian notifikasi. Fitur yang disebut notification channels tersebut merapikan konten notifikasi sesuai dengan kategori aplikasi yang terpasang pada perangkat. Channels tersebut memungkinkan pengembang untuk memberikan kontrol terhadap beragam notifikasi bagi pengguna. Nantinya, pengguna dapat mengubah ataupun melakukan block pada channel notifikasi yang ada. Selain itu, Android O juga menggunakan tampilan panel notifikasi yang baru.

Hal lainnya yang dapat ditemukan pada Android O adalah 'Autofill APIs' yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pengaturan pada aplikasi baru dan memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi. Pengguna dapat memanfaatkan fitur ini sama seperti ketika pengguna dapat memilih aplikasi keyboard. Autofill app akan menyimpan dan mengamankan data milik pengguna, seperti nama, alamat, password, dan lainnya.

Bagi Anda para pengembang Android yang gemar membuat icon aplikasi Anda lebih menarik, kini tersedia fitur adaptive launcher icons di dalam Android O. Dengan fitur ini, icon dapat tampil dengan bentuk yang berbeda di tiap perangkat. Sehingga icon aplikasi yang terdapat pada Samsung Galaxy S7 bisa memiliki bentuk yang bereda dengan icon yang terdapat pada Asus ZenFone 3. Tiap produsen smartphone nantinya diwajibkan untuk menyediakan sebuah mask yang dapat digunakan oleh sistem untuk melakukan render pada semua icon menggunakan bentuk dari mask tersebut.

android 8
Gambar dari wired.com.

Picture in Picture (PIP) adalah sebuah modus di mana pengguna dapat menonton video ketika sedang bernavigasi menggunakan aplikasi lainnya. Modus ini akan hadir pada Android O. Sebagai info, sebelumnya modus ini sudah tersedia pada Android TV. Untuk fitur hiburan lainnya, Android O juga mendukung Bluetooth audio codec dengan kualitas tinggi seperti LDAC codec. Fitur ini tentunya sangat dinantikan oleh para audiophile pengguna Android. Tidak hanya itu, nantinya akan ada dukungau native baru 'AAudio API' yang dirancang secara spesifik untuk aplikasi yang membutuhkan audio performa tinggi dengan low-latency.

Ubahan lainnya yang dapat ditemukan pada Android O adalah 'Wi-Fi Aware', yakni sebuah fitur di mana aplikasi dan perangkat terdekat dapat menemukan dan berkomunikasi melalui jaringan Wi-Fi tanpa harus memiliki akses internet. Selain itu, pengguna juga dapat menikmati dukungan navigasi keyboard yang lebih baik, terutama ketika menggunakan aplikasi pada Chrome OS.

Itulah beberapa update dan ubahan fitur yang dapat ditemukan pada Android O. Selengkapnya mengenai sistem operasi Android tersebut akan dijabarkan oleh Google pada pagelaran Google I/O 2017 mendatang. Khusus bagi Anda pengguna perangkat Google Pixel, Pixel XL, Nexus 6P, Nexus 5X, Nexus Player, dan Pixel C, Anda bisa mencoba menyicipi sistem operasi terbaru ini dengan mengunduh dan melakukan flash secara manual image Android O pada tautan berikut.

Comments