Review Asus X550IU: Entry-Level Gaming Notebook dengan Performa Mid-Level



Kepopuleran gaming notebook saat ini terus meningkat. Terlihat dari banyaknya produsen notebook yang kini berlomba-lomba meluncurkan lini produk yang ditujukan untuk para gamers dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini kemungkinan didorong oleh kebutuhan gamers yang saat ini memiliki mobilitas lebih tinggi. Jika dahulu gamers lebih senang bermain games sendirian di rumah, sekarang mereka cenderung lebih senang untuk bermain bersama rekan sesama gamers di kafe, rumah teman, ataupun tempat berkumpul lainnya.

review laptop asus

Asus tidak membuang-buang kesempatan ini. Demi memantapkan posisi mereka sebagai pelopor gaming notebook terkini, lahirlah Asus X550IU. Notebook yang menggunakan GPU AMD Polaris pertama di dunia ini digadang-gadang memiliki performa yang menyaingi gaming notebook kelas menengah. Diluncurkan dengan banderol harga yang sangat terjangkau untuk sebuah gaming notebook, seperti apakah performanya? Mari kita lihat spesifikasi lengkap dari Asus X550IU di bawah ini.

Prosesor
AMD Bristol Ridge FX-9830P Quad-core 3.0 GHz
GPU
AMD Radeon RX 460 Polaris
Memory RAM
8 GB DDR4 2133MHz SDRAM
Storage
1 TB 5400 RPM SATA HDD
Layar
15,6 inci dengan resolusi 1920 x 1080
Sistem Operasi
DOS
Optical Drive
DVD-RW
Konektivitas
1 x COMBO audio jack 
1 x VGA port
2 x USB 3.0 port(s) 
1 x USB 2.0 port(s)
1 x RJ45 LAN Jack for LAN
Dimensi (Panjang x Lebar)
38 x 31,7 cm
Bobot
2,45 kg dengan baterai

Menggunakan kombinasi prosesor AMD seri Bristol Ridge tertinggi dengan pengolah grafis AMD Radeon RX 460 Polaris, Asus X550IU terlihat begitu menggiurkan bagi para gamers dengan budget terbatas. Bagaimana tidak, hanya dengan mengeluarkan kocek di bawah 10 juta rupiah, mereka bisa mendapatkan mesin gaming yang mudah untuk dibawa kemana-mana dengan build quality terbaik ciri khas dari Asus.

Melirik pada bodi fisiknya, Asus X550IU terbuat dari plastik yang terasa solid dan kokoh. Memiliki kombinasi warna hitam dengan aksen merah, notebook ini terlihat garang dan 'laki' banget. Kombinasi warna tersebut juga mengukuhkan identitas jika laptop ini menggunakan platform AMD. Memiliki ukuran layar yang cukup luas yakni 15,6 inci, berimbas pada hadirnya tombol numpad pada keyboard-nya. Hal ini menjadi nilai lebih tersendiri bagi penulis ataupun pengguna lainnya yang seringkali terbantu dengan fungsi tombol numpad tersebut.

review laptop asus
Kombinasi hitam dan merah terlihat garang dan 'laki' banget.

review laptop asus
Layar luas 15,6 inci.

review laptop asus
Hadirnya tombol numpad pada keyboard X550IU.


Mengetik menggunakan papan ketik yang tersedia pada Asus X550IU terasa cukup menyenangkan. Penulis tidak menemukan kendala apapun, sebab layout dari keyboard X550IU sama dengan Asus GL552JX yang biasa menemani penulis untuk beraktivitas sehari-hari. Hanya saja, model chiclet pada notebook ini kurang 'sreg' untuk penulis yang terbiasa dengan keyboard model island pada Asus seri ROG. Untuk touchpad pada X550IU dinilai cukup responsif dan smooth saat digunakan. Meskipun sepertinya pengguna akan lebih direkomendasikan untuk menggunakan mouse fisik jika ingin beraktivitas menggunakan laptop ini dalam jangka waktu yang lebih lama.

review laptop asus

review laptop asus

Menyandang predikat gaming notebook, Asus X550IU memiliki beragam port yang dapat membantu penggunanya beraktivitas sehari-hari. Bisa dilihat pada gambar di bawah, pada sisi kiri notebook ini terdapat (kiri ke kanan): 1x RGB, 1x HDMI, 1x RJ-45/LAN, 2x USB 3.0 port, dan 1x 3,5 mm audio jack. Sedangkan pada sisi kanannya, Anda akan menjumpai sebuah DVD-RW dan 1x USB 2.0 port.

Sisi kanan notebook Asus X550IU.

review laptop asus
Sisi kiri notebook Asus X550IU.


Asus X550IU merupakan gaming machine portabel. Dan sudah selayaknya gaming machine memiliki spesifikasi yang gahar pula untuk menunjang kinerja gaming kelas berat. Maka dari itu, Asus menggunakan prosesor AMD Bristol Ridge FX-9830P quad-core dengan kecepatan 3.0 GHz . Prosesor ini sudah sangat mumpuni untuk menunjang berbagai kegiatan pengguna termasuk bermain games dengan grafis memukau hingga pekerjaan seperti editing foto maupun video. Ditemani dengan memory RAM sebesar 8 GB, multitasking tidak menjadi masalah. Berpindah-pindah aplikasi lancar tanpa kendala. Masih ada satu memory slot lagi yang Anda bisa tambahkan sendiri. Notebook ini mendukung penggunaan memory RAM hingga 16 GB.

review laptop asus
Prosesor pada Asus X550IU.

review laptop asus
Motherboard yang digunakan oleh Asus X550IU.

review laptop asus
Memory RAM pada Asus X550IU.


Salah satu yang membuat Asus X550IU begitu istimewa adalah penggunaan kartu grafis kelas mid-level. AMD seri Polaris, yakni Radeon RX460 tertanam pada notebook ini. Menurut selentingan yang beredar, kartu grafis ini memiliki kemampuan di atas kompetitornya, yakni GTX 950M dan setara dengan GTX 960M yang keduanya tertanam pada gaming notebook kelas menengah. Hal tersebut memang bukan isapan jempol belaka. Terbukti pada kemampuan kartu grafis ini pada beberapa games yang penulis sering mainkan. Sebut saja Counter Strike: Global Offensive, DOTA 2, Left 4 Dead 2, Resident Evil 6, Pro Evolution Soccer 2017, hingga FIFA 2017 berjalan mulus dengan konfigurasi 'rata kanan'. Sedangkan untuk beberapa games yang menuntut kinerja kartu grafis lebih tinggi, seperti Company of Heroes 2, Resident Evil 7, dan The Witcher 3 dapat dimainkan dengan lancar dengan pengaturan grafis yang disesuaikan.  Meskipun disesuaikan, pengguna tetap dapat bermain semua games pada resolusi tertinggi 1920 x 1080, sehingga meskipun pengaturannya tidak 'rata kanan' namun grafis pada games tersebut masih terlihat sangat bagus dan cukup memanjakan mata.

review laptop asus
Kartu grafis pada Asus X550IU.

review laptop asus
Pengaturan grafis Resident Evil 6.

review laptop asus
Hasil pengujian performa Resident Evil 6.

review laptop asus
Pengaturan grafis Company of Heroes 2.

review laptop asus'
Hasil pengujian performa Company of Heroes 2.


Penulis juga menguji laptop ini menggunakan beberapa aplikasi benchmark yang digunakan pada umumnya. Hasilnya pun sangat memuaskan, seperti yang terlihat di bawah ini.

review laptop asus
Hasil pengujian Cinebench R15.

review laptop asus
Pengaturan Unigine Heaven Benchmark 4.0 dengan preset Extreme.

review laptop asus
Hasil pengujian Unigine Heaven Benchmark 4.0.


Selain uji kemampuan gaming dan benchmark, penulis juga memiliki hobi iseng yakni menambang cryptocurrency. Penambangan cryptocurrency haus akan performa tinggi yang dimiliki oleh prosesor maupun kartu grafis. Dan sudah menjadi rahasia umum jika penambangan tersebut lebih optimal jika penambang menggunakan kartu grafis besutan dari AMD. Hal ini terbukti dengan hashrate yang dimiliki oleh RX460 cukup tinggi. Bahkan 2x lipat lebih tinggi dari hashrate yang dimiliki GTX 950M pada notebook pribadi milik penulis.

review laptop asus
Penambangan cryptocurrency dengan aplikasi NiceHash Miner.


Fitur hiburan untuk mendengarkan musik dan menonton film adalah keunggulan lainnya yang bisa kita temukan pada Asus X550IU. Hal ini ditunjang oleh speaker-nya yang mengadopsi teknologi Sonic Master. Suara yang dihasilkan oleh speaker tersebut bisa dibilang lebih baik dibandingkan dengan speaker laptop lainnya pada rentang harga yang sama. Penulis mencoba untuk menikmati musik dan film seri favorit via Spotify dan Netflix. Hasilnya, suara yang dihasilkan oleh speaker notebook ini cukup memuaskan. Suara vokal dan instrumen cukup terdengar jelas, bass-nya pun cukup enak didengar. Layarnya pun cukup jernih dan nyaman untuk dilihat, sehingga ketika kita menonton film ataupun film seri dan bermain games dalam jangka waktu yang panjang, mata kita tidak akan cepat lelah.

review laptop asus
Teknologi Asus Sonic Master pada speaker Asus X550IU.


Suhu dan daya tahan baterai merupakan salah satu pertimbangan ketika ingin membeli laptop. Bagaimana dengan Asus X550IU? Suhu laptop ketika sedang idle atau melakukan pekerjaan ringan seperti mengolah dokumen, browsing internet, ataupun melakukan panggilan video dengan Skype, sekitar 45-50 derajat celcius. Sedangkan jika notebook ini digunakan untuk pekerjaan haus daya seperti bermain games, mengolah video, ataupun menambang cryptocurrency, suhu bisa mencapai 75-85 derajat celcius. Menurut penulis hal ini masih lumrah mengingat spesifikasi tinggi yang dimiliki oleh Asus X550IU ini. Bagaimana dengan daya tahan baterainya? Asus X50IU dapat bertahan 2-2,5 jam untuk pemakaian ringan pada saat modus high performance, sedangkan untuk pemakaian berat laptop ini dapat bertahan 1-1,5 jam pada modus yang sama.

review laptop asus
Suhu idle Asus X550IU.

review laptop asus
Suhu idle Asus X550IU.


Asus X550IU merupakan salah satu gaming laptop entry-level yang direkomendasikan untuk Anda di awal tahun 2017 ini. Datang dengan spesifikasi kelas atas dengan model yang cukup stylish, notebook ini cocok untuk digunakan untuk pengguna yang membutuhkan performa tinggi seperti gamer atau pekerja profesional namun memiliki budget yang terbatas. Ya, jika Anda memiliki budget di bawah Rp 10 juta, berbahagialah sebab X550IU hanya dibanderol seharga Rp 9,5 juta. Harga tersebut bisa berbeda-beda pada tiap toko. Biasanya, Anda dapat membeli secara online dengan harga lebih murah dibandingkan Anda membeli secara langsung di toko biasa. Namun ketika Anda beli di manapun itu, pastikan produk yang Anda beli bergaransi resmi Asus yang di cover selama 2 tahun secara global.

Comments