Xiaomi Black Shark: Penerus N-Gage dari Negeri Panda

Pada minggu lalu, Xiaomi baru saja meluncurkan sebuah ponsel pintar baru dengan menggelar acara di Beijing, Tiongkok. Ponsel tersebut bukan ponsel seri Redmi ataupun Mi yang biasa kita jumpai, melainkan sebuah ponsel seri baru dengan nama Xiaomi Black Shark. Dikembangkan bersama sebuah perusahaan produk gaming, Black Shark Technology, ponsel ini digadang-gadang akan menjadi pionir ponsel pintar modern di segmen gaming yang meneruskan kejayaan dari Nokia N-Gage yang dahulu populer di tahun 2000an.

Gambar dari androidauthority.com.

Membawa embel-embel ponsel gaming, tentunya Xiaomi Black Shark membawa sejumlah kecanggihan yang diyakini mampu membuat penggunanya menikmati segala aspek dalam mobile gaming. Sebut saja layar seluas 6 inci yang memiliki resolusi 1.080 x 2.160 Full HD+, dapur pacu Snapdragon 845, dan sistem pendingin cairan yang dapat menjaga suhu ponsel ini tetap dingin meskipun sedang digunakan untuk bermain game yang intens. Ada dua varian yang bisa kamu pilih, yakni varian standar dengan RAM 6GB dan internal storage 64GB serta varian lebih tinggi dengan RAM 8GB dan internal storage 128GB. Xiaomi tidak menyediakan slot microSD, namun seharusnya  media penyimpanan internal yang disediakan sudah bisa memenuhi kebutuhan kamu.

Gambar dari gsmarena.com.

Di sektor audio, Xiaomi Black Shark memang hanya memiliki satu speaker. Namun bagian earpiece pada ponsel ini berfungsi sebagai speaker kedua dengan teknologi Biso stereo sound. Mic pada ponsel ini juga didesain sedemikian rupa sehingga kamu dapat melakukan panggilan suara maupun radio chat saat sedang bermain game. Satu hal yang menarik, Xiaomi menyediakan sebuah game pad yang dapat digunakan untuk menambah kenyamanan pengguna ketika bermain game. Kamu bisa menyambungkannya ke ponsel menggunakan Bluetooth.

Meskipun dipasarkan sebagai ponsel gaming, namun bukan berarti sektor kamera pada ponsel ini diabaikan begitu saja. Nyatanya, Xiaomi memberikan konfigurasi kamera ganda 12 + 20 megapiksel pada kamera belakang yang dilengkapi dengan aperture f/1.75, phase detection autofocus, modus perekaman video 4K, dan lampu kilat LED ganda. Sedangkan pada kamera depan, ponsel ini memiliki sebuah kamera beresolusi 20 megapiksel dengan aperture f/2.2.


Baterai berdaya 4.000mAh diyakini dapat menemani aktivitas gaming kamu seharian, walau mungkin pada kenyataannya daya tahannya hanya beberapa jam saja jika digunakan untuk bermain game secara intens. Namun tenang saja, ponsel ini dibekali dengan fitur pengisian daya cepat Quick Charge 3.0 menggunakan kabel USB Type-C. Sistem operasi Android 8.1 Oreo dengan antarmuka JOY UI yang mirip dengan MIUI sudah tertanam pada ponsel ini. Xiaomi membanderol Black Shark seharga 2999 yuan atau sekitar 6,5 juta rupiah untuk varian 6/64GB, sedangkan varian 8/128GB dibanderol seharga 3499 yuan atau sekitar 7,6 juta rupiah. Tidak diketahui apakah ponsel ini akan dipasarkan ke Indonesia. Jikalau iya, apakah kalian para MiFans Indonesia tertarik untuk membeli ponsel ini?

Spesifikasi teknis Xiaomi Black Shark bisa kamu lihat pada tabel di bawah ini.

Layar
5,9 inci dengan resolusi 1.080 x 2.160 piksel, IPS LCD.
Ukuran (Panjang x Lebar x Tebal) dan Bobot
161,6 x 75,4 x 9,3 mm, 190 g.
Prosesor
Qualcomm Snapdragon 845 dengan prosesor octa-core (4x2,8GHz Kryo 385 Gold dan 4x1,8GHz Kryo 385 Silver).
GPU
Adreno 630.
RAM
4/8GB.
Internal Storage
64/128GB.
External Storage
Tidak tersedia.
Kamera Belakang
Kamera ganda dengan konfigurasi:

Kamera utama: 12 megapiksel dengan aperture f/1,8, phase detection auto focus, lampu kilat LED ganda.

Kamera sekunder: 20 megapiksel dengan aperture f/1,8, 2x optical zoom.
Kamera Depan
20 megapiksel dengan aperture f/2.2.
Konektivitas
GSM, HSDPA, 4G LTE, WiFi 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.0, GPS, GLONASS, BDS, USB 2.0 Type-C 1.0.
Baterai
Lithium polymer 4.000mAh dengan fitur pengisian daya cepat Qualcomm Quick Charge 3.0.
Sistem Operasi
Android 8.1 Oreodengan antarmuka JOY UI.


Comments