Skip to main content

Review Google Pixel XL: Masih Oke Buat 2019?

Smartphone besutan Google, yakni lini Pixel, merupakan dambaan para pengguna Android. Lini yang menjadi penerus jajaran Nexus yang sebelumnya sangat dicintai tersebut adalah sebuah kombinasi sempurna dengan spesifikasi hardware tinggi dan racikan software ala Google yang menawan. Namun sayangnya, Pixel tidak beredar secara resmi di Indonesia. Sehingga jika kamu ingin membeli smartphone ini, kamu harus membelinya ke negara tetangga atau melalui online marketplace dengan harga yang melambung jauh jika dibandingkan dengan harga aslinya.

Harapan Pengguna Gadget Indonesia Di Tahun 2015

Tahun 2014 sudah lewat dan kini saatnya memasuki tahun 2015. Di tahun sebelumnya, para pengguna gadget, khususnya di Indonesia, sudah dihebohkan dengan berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dunia maupun di tanah air. Misalnya, peluncuran produk Apple terbaru iPhone 6 dan 6 Plus yang memunculkan berbagai tanggapan pro dan kontra. Selain itu, kehadiran Xiaomi di Indonesia juga menjadi salah satu momentum di mana sebuah ponsel pintar yang canggih, serbaguna, dan berkualitas tidak harus mahal. Vendor asal Tiongkok tersebut mengobrak-abrik pasar ponsel Android kelas menengah ke bawah dengan gelaran flash sale mereka. Tidak hanya itu, berbagai distributor juga mulai memasarkan produk mereka yang tidak dijual secara resmi oleh distributor tertunjuk, seperti Xiaomi Mi 3, Mi 4, dan Mi Band. Tentunya ini menjadi angin segar bagi para penggemar gadget di seluruh pelosok Indonesia. Semakin banyak pilihan, semakin sengit persaingan, konsumen juga akan semakin diuntungkan.

tren gadget 2015

Bagaimanakah tahun 2015 ini? Apakah akan banyak peristiwa yang menghebohkan seperti layaknya di tahun 2014? Penulis mencoba memprediksi apa saja yang akan terjadi dalam dunia persilatan gadget di Indonesia.

Berkembangnya jaringan 4G LTE


tren gadget 2015

Akhir tahun lalu 3 operator besar tanah air, yakni Telkomsel, XL, dan Indosat telah meluncurkan jaringan 4G LTE. Meskipun penyebarannya masih sangat terbatas, namun hal tersebut telah memberikan angin segar bagi masyarakat yang saat ini membutuhkan koneksi data yang lebih cepat dan stabil. Di tahun 2015, jaringan 4G LTE akan lebih berkembang dan operator-operator tersebut akan menyebarkannya ke seluruh Indonesia. Minimal di kota-kota besar atau ibukota provinsi. Menurut rumor yang beredar, dengan penyebaran jaringan 4G LTE, maka operator juga akan menutup jaringan 2G yang saat ini digunakan untuk jaringan panggilan suara dan sms. Di masa yang akan datang, dua hal tersebut akan dialihkan ke jaringan 3G sepenuhnya.

Munculnya wearable devices sebagai tren fashion


tren gadget 2015

Wearable devices seperti smart watch ataupun smart band memang sudah beredar dari tahun 2014. Namun keberadaannya masih sebatas "kosmetik" saja dan belum banyak pengguna gadget yang berminat untuk memakainya. Hal ini dapat berubah di tahun 2015. Jika melihat perkembangan jam tangan atau gelang pintar, makin kesini fungsi yang ditanamkan semakin banyak dan bentuknya juga semakin stylish. Bukan tidak mungkin wearable devices akan menjadi tren fashion di tahun ini.

Penggunaan prosesor 64-bit dan RAM di atas 4 GB


tren gadget 2015

Di penghujung tahun 2014, para pengguna gadget sudah disuguhkan oleh berbagai ponsel pintar dan tablet yang menggunakan prosesor 64-bit. Namun, sepertinya penggunaan prosesor canggih tersebut hanyalah sebagai gimmick belaka dan belum di manfaatkan secara maksimal. Hal ini terlihat dari penggunaan RAM yang masih di bawah 4 GB dan belum banyaknya aplikasi yang dapat memanfaatkan kekuatan dari prosesor 64-bit itu sendiri, Pada tahun 2015 ini, sepertinya para produsen ponsel pintar dan tablet akan lebih gencar dalam memasarkan produk mereka yang ditanamkan prosesor 64-bit dan dipasangkan dengan RAM di atas 4 GB. Jika produk-produk tersebut laris manis di pasaran, tentunya akan semakin memacu adrenalin para developer untuk memaksimalkan aplikasi dan games mereka untuk berjalan di prosesor 64-bit.

Tumbuhnya pembelian aplikasi dan in-app purchase legal di kalangan pengguna Android


tren gadget 2015

Selama ini, banyak pengguna gadget Android di Indonesia menggunakan aplikasi berbayar yang bajakan serta menggunakan cheat untuk in-app purchase. Mereka melakukan hal tersebut dengan berbagai alasan. Salah satu dari sekian banyak alasan adalah penggunaan kartu kredit sebagai satu-satunya metode pembayaran yang ada di Google Play Store. Di tahun baru ini, sepertinya pembelian aplikasi berbayar dan in-app purchase legal akan meningkat. Lho kenapa? Sebab saat ini salah satu operator sudah menyediakan layanan pembayaran aplikasi dan in-app purchase pada Google Play Store. Kini para pengguna Android tidak perlu lagi repot-repot memiliki kartu kredit untuk melakukan transaksi. Langkah operator tersebut kemungkinan akan disusul oleh operator lainnya.

Itulah 4 hal yang diprediksi penulis akan menjadi harapan para pengguna gadget di Indonesia pada tahun ini. Semoga saja harapan-harapan tersebut dapat terealisasikan dengan baik. Apakah Anda memiliki harapan lainnya? Coba tuliskan di kolom komentar!

Gambar diambil dari gadgets.ndtv.com, techieapps.com, ondeviceresearch.com, androidiani.com, dan androidpipe.com.

Comments

Popular posts from this blog

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran (email, membuka dan edit dokumen) ataupun hiburan (bermain games, mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop. Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number yang berawal 505 dan 506.

Review Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG: Fokus Cepat Dengan Laser Auto Focus

Setelah sebelumnya sukses dengan meluncurkan berbagai varian menengah ke atas Asus Zenfone 2 dengan prosesor Intel, Asus mulai melebarkan sayapnya ke ranah smartphone kelas menengah. Tidak mau ketinggalan dengan kompetitornya, perusahaan asal Taiwan tersebut meluncurkan sebuah produk menarik yang diposisikan untuk mengisi ponsel di jangkauan harga 2 juta. Meskipun pesaingan cukup sengit pada level tersebut, namun Asus tetap pede dengan meluncurkan Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG.