Langsung ke konten utama

Huawei P8 Andalkan Bodi Tipis Dan Prosesor 64-bit Racikan Sendiri

Huawei P8 baru saja diluncurkan kemarin malam (WIB) di London, Inggris. Peluncuran tersebut langsung dibawakan oleh CEO Huawei langsung. Smartphone flagship kelanjutan dari P7 tersebut membawa elemen yang sama dari pendahulunya, yakni bodi dengan frame metal dengan ketebalan hanya 6.4 mm.

huawei p8

Dilansir oleh GSMArena, desain dari Huawei P8 berfokus kepada model yang modern dan premium. Hal ini tercermin dari bahan aluminum yang digunakan oleh bodi smartphone ini. Sebuah lapisan nano-coating membuat perangkat ini tahan dari percikan air. P8 memiliki layar sebesar 5.2" dengan resolusi 1080p dengan rasio layar ke bodi sebesar 78.3%, sehingga ponsel ini memiliki bezel yang sangat tipis. Huawei juga memperkenalkan sebuah fitur baru yang dinamakan dengan knuckle sense technology. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan screenshot dengan mengetuk layar sebanyak dua kali ataupun hanya memotong sebagian dari layar. Biasanya fungsi ini ditemukan pada ponsel yang menggunakan stylus.


huawei p8

Kamera menjadi salah satu fitur unggulan dari P8. Memiliki kamera 13 megapiksel dengan sensor cahaya yang dapat menangkap pola RGBW (red-green-blue-white). Dengan sensor ini, kamera P8 dapat menangkap gambar lebih terang dalam kondisi low-light. Selain itu, kamera ponsel ini dilengkapi dengan optical image stabilization (OIS) yang dapat mengurangi getaran hingga sudut 1.6 derajat, dua kali lupat lebih besar dibandingkan yang dimiliki oleh iPhone 6 Plus. Huawei juga memperkenalkan sebuah independent image processor (ISP) yang diklaim dapat menghasilkan gambar denan kualitas DSLR. ISP tersebut dapat menangani masalah pengurangan noise, pengenalan scene otomatis, pengenalan wajah yang lebih baik, dan tentunya white balance serta exposure.

huawei p8

Sayangnya, kecanggihan kamera tersebut tidak tercermin pada fitur perekaman video yang disematkan. Kamera P8 hanya dapat merekam video 1080p, dimana ponsel flagship lainnya sudah mendukung perekaman video hingga 2160p. Kabar gembira untuk para pecinta selfie, kamera depan P8 memiliki resolusi 8 megapiksel. Sebuah resolusi yang sangat baik untuk melakukan foto selfie.

Huawei P8 menggunakan chipset rakitan sendiri yang dinamakan Kirin 935. Prosesor octa-core Cortex-A53 diklaim memiliki performa 80% lebih kencang dan 100% performa grafis yang lebih baik dibanding pendahulunya (Kirin 920). Meskipun memiliki performa buas, namun chipset tersebut memiliki penggunaan daya yang cukup irit. Huawei mengklaim baterai 2,680mAh yang tertanam pada P8 dapat bertahan hingga 1,5 hari jika digunakan secara konstan. Android 5.0 Lollipop yang dibalut dengan Emoticon UI 3.1 menjadi sistem operasi andalan pada flagship terbaru ini.

huawei p8

Perusahaan asal Tiongkok tersebut juga menanamkan teknologi Huawei Signal+. Teknologi tersebut menggunakan dua buah antena (satu di bagian atas dan satu di bagian bawah) yang dapat berjalan secara bergantian sehingga minim gangguan antara jaringan untuk panggilan suara dan koneksi data. Selain itu, teknologi Wi-Fi+ juga menjaga agar P8 menangkap sinyal Wi-Fi terbaik yang tersedia. Tidak lupa, pada P8 terdapat dua buah slot kartu SIM. Hanya saja slot keduanya digabung dengan slot microSD, sehingga jika pengguna ingin menggunakan dua kartu SIM maka slot microSD tidak dapat digunakan. Kedua slot kartu SIM tersebut mendukung konektivitas 4G LTE.

huawei p8

huawei p8

huawei p8

Salah satu yang tak kalah menarik dari Huawei P8 adalah aksesoris e-ink cover, dimana cover tersebut dapat menampilkan informasi yang terdapat dalam ponsel dengan layar selebar 4.3". Konsep ini dapat dibilang mirip dengan HTC DotView case, hanya saja eksekusinya lebih baik. P8 akan diluncurkan dalam 2 varian. Versi standarnya dengan RAM 3 GB dan ROM 16 GB dengan pilihan warna titanium grey dan mystic champagne akan dibanderol seharga EUR 499 atau sekitar IDR 6,8 juta. Sedangkan varian premium dengan RAM 3 GB dan ROM 64 GB dengan pilihan warna carbon black dan prestige gold akan dibanderol seharga EUR 599 atau sekitar IDR 8,2 juta. Huawei akan memasarkan P8 di Eropa, Timur Tengah, dan Afrika Selatan terlebih dahulu. Beredar selentingan bahwa Huawei P8 akan beredar di Indonesia sekitar bulan Juni 2015.


via gsmarena.com.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Asus Vivobook Max X441S: Laptop Mahasiswa dengan Harga Terjangkau

Notebook atau yang masih biasa disebut laptop merupakan salah satu gadget  populer yang dibutuhkan oleh berbagai kalangan. Sebab, masih banyak aktivitas yang saat ini belum bisa diakomodir oleh ponsel maupun tablet. Pelajar maupun mahasiswa adalah salah satu golongan masyarakat yang membutuhkan gadget ini. Selain digunakan sebagai alat pencari bahan pelajaran maupun untuk mengerjakan tugas, laptop bagi mahasiswa juga befungsi sebagai perangkat multimedia serba bisa.

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop . Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number  yang berawal 505 dan 506.

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone  juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran ( email , membuka dan edit  dokumen) ataupun hiburan (bermain games , mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.