Skip to main content

Realme 2 Series Akan Meluncur 9 Oktober di Indonesia

Setelah menuai kesuksesan di India, Realme nampaknya akan segera melakukan ekspansi ke Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan beredarnya sebuah teaser di akun Instagram resmi mereka. Rencananya, sub-brand dari Oppo tersebut akan menyelenggarakan sebuah event yang akan digelar pada 9 Oktober mendatang.

Review Asus Zenfone 3 ZE520KL: Cocok untuk Daily Driver dengan Desain Mewah

Tahun lalu, Indonesia digemparkan dengan sebuah ponsel Android yang memiliki performa tinggi namun dengan banderol harga yang cukup terjangkau. Asus Zenfone 2 series sukses diterima oleh masyarakat dan berjasa untuk menempatkan Asus di peringkat ketiga dalam penjualan smartphone Nusantara. Tahun ini, merek asal Taiwan tersebut siap kembali menggetarkan dunia gadget Indonesia dengan meluncurkan jajaran produk Zenfone terbaru mereka. Salah satu yang sudah diluncurkan dan tersedia di pasar adalah Asus Zenfone 3 ZE520KL.

review zenfone 3


Asus Zenfone 3 ZE520KL (selanjutnya akan disebut Asus Zenfone 3 atau Zenfone 3) merupakan sebuah ponsel kelas menengah atas yang hadir dengan ukuran favorit penulis. Dengan layar seluas 5,2 inci, ponsel ini sangat nyaman dan mudah untuk digenggam serta dioperasikan. Untuk desainnya sendiri, Zenfone 3 memiliki garis desain yang berubah cukup drastis dari pendahulunya. Jika sebelumnya Asus menggunakan bahan plastik pada Zenfone 2, saat ini Zenfone 3 sudah menggunakan bahan logam dan kaca.

Penggunaan bahan logam dan kaca tersebut membuat Asus Zenfone 3 terlihat mewah dan berkelas. Sekilas mirip dengan ponsel kelas flagship dari beberapa merek lainnya. Meskipun begitu, desain ini bukan tanpa kekurangan. Penggunaan bahan kaca membuat bagian belakang bodi ponsel ini menjadi sebuah magnet untuk sidik jari. Selain itu, bahan kaca tersebut juga membuat Zenfone 3 sedikit licin ketika digenggam. Namun tidak perlu khawatir, Anda cukup menggunakan casing favorit untuk melindungi bodi ponsel agar tidak licin dan tidak penuh dengan sidik jari.

review zenfone 3
Penampilannya sekilas mirip dengan ponsel flagship.


review zenfone 3
Ukuran 5,2 inci yang pas untuk digenggam.

review zenfone 3
Penggunaan bahan kaca pada bodi belakang membuat Zenfone 3 terlihat mewah.

Fitur sidik jari yang ada pada Zenfone 3 sangat membantu penulis dalam menggunakaan ponsel ini sehari-hari. Hanya dengan menempelkan jari yang didaftarkan pada sensor, layar ponsel yang terkunci langsung terbuka tidak sampai satu detik. Asus mengklaim bahwa sensor sidik jari yang terdapat pada ponsel ini bisa membaca sidik jari hanya dalam waktu 0,2 detik. Lebih enaknya lagi, Anda bisa menyimpan hingga 5 sidik jari yang berbeda. Sehingga Anda memiliki beberapa pilihan jari ketika ingin membuka kunci layar ponsel.

Layar Asus Zenfone 3 memiliki luas 5,2 inci dengan resolusi 1080 x 1920 Full HD. Menggunakan panel IPS, layar tersebut memiliki karakteristik yang cukup warm namun tetap menampilkan warna yang cemerlang. Pengguna dapat mengutak-ngatik pengaturan layar melalui menu pengaturan perangkat. Tidak lupa, layar Zenfone 3 juga dilapisi oleh lapisan pelindung Gorilla Glass 3 dengan desain 2.5D, sehingga sisi tepinya sedikit melengkung. Hal ini membuatnya lebih nyaman digenggam sekaligus lebih mewah ketika dilihat.

review zenfone 3
Sisi bawah dengan port USB Type-C.

review zenfone 3
Sisi kanan dengan tombol power dan volume.

review zenfone 3
Sisi atas dengan jack 3,5 mm.

review zenfone 3
Sisi kiri dengan slot kartu SIM dengan microSD (hybrid di SIM 2). 

Jika Anda pengguna setia Asus, maka Anda tidak akan asing lagi dengan antarmuka yang ada pada Zenfone 3. Berbekal antarmuka ZenUI versi 3 terbaru, tampilan antarmuka ponsel ini masih cukup mirip dengan ZenUI versi sebelumnya. Dalam pengoperasiannya, antarmuka ZenUI berjalan mulus tanpa lag sedikitpun. Berpindah-pindah home screen, app drawer, dan membuka control center serta notification bar sangat lancar dan intuitif. Anda juga dapat mengganti tema melalui menu Themes. Tersedia beragam pilihan tema menarik, baik gratis maupun berbayar.

review zenfone 3
Tampilan home screen.

review zenfone 3
Tampilan app drawer.

review zenfone 3
Tampilan menu drop down pada app drawer.

review zenfone 3
Tampilan menu widgets.

review zenfone 3
Tampilan control center.

review zenfone 3
Tampilan pengaturan home screen.

Berbicara mengenai performa, Asus Zenfone 3 dibekali chipset terbaru dari Qualcomm Snapdragon 625 dengan prosesor delapan inti 2 GHz, pengolah grafis Adreno 506, serta memory RAM sebesar 3 GB. Meskipun menggunakan chipset kelas menengah, namun performa yang ditawarkan ponsel ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Selama penulis menggunakan Zenfone 3 sebagai daily driver untuk menunjang pekerjaan penulis, yakni social media specialist, aplikasi media sosial populer seperti Facebook, Instagram, Twitter, Path, LinkedIn, hingga Snapchat tentunya terpasang dan berjalan terus di ponsel ini. Semua aplikasi tersebut serta aplikasi penunjang pekerjaan lainnya berjalan lancar tanpa hambatan. Penulis juga gemar untuk mendengarkan musik melalui Spotify dan menonton film via Netflix dan HOOQ. Aplikasi-aplikasi hiburan tersebut dapat dijalankan secara bersamaan tanpa ada jeda berarti. Untuk game sendiri, penulis coba memainkan Vainglory, PES Manager, dan Real Racing 3. Ketiga game tersebut berjalan lancar dan hanya membuat suhu Zenfone 3 sedikit hangat.

Berikut beberapa aplikasi benchmark beserta hasilnya yang penulis jalankan pada Zenfone 3.

review zenfone 3
Antutu Benchmark 6.2.1.

review zenfone 3
Geekbench 4.

review zenfone 3
3D Mark dengan mode Sling Shot.

review zenfone 3
Quadrant Benchmark.

Pada sektor hiburan seperti pemutaran musik dan video, Asus Zenfone 3 juga dapat diandalkan. Penulis mencoba mendengarkan beberapa lagu EDM favorit serta beberapa lantunan pop dengan menggunakan in-ear monitor Asus Zen Ear. Suara terdengar pas dengan padanan bass dan treble yang seimbang, setidaknya menurut pendengaran "kuping panci" penulis.

Jika diputar dengan menggunakan speaker ponsel, suara yang dihasilkan juga masih terbilang jernih untuk ukuran ponsel. Suara juga terdengar cukup nyaring dan kencang. Dengan speaker ini Anda tidak akan melewatkan deringan ringtone panggilan telepon ataupun notifikasi pesan.

Menonton video menggunakan Zenfone 3 terbilang enak dan nyaman untuk dinikmati dalam jangka waktu yang lama. Penulis mencoba memutar beberapa film di Netflix dan HOOQ, semua film yang diputar berjalan lancar tanpa hambatan. Karena kedua layanan tersebut merupakan layanan online streaming, maka lancar atau tidaknya juga tergantung pada kecepatan dan kestabilan koneksi internet yang Anda miliki.

Kamera menjadi salah satu sektor yang diunggulkan pada Asus Zenfone 3. Memiliki kamera utama 16 megapiksel dilengkapi oleh fitur-fitur terkini seperti lampu kilat dual-LED, aperture f/2.0, dan fokus otomatis TriTech 0,03 detik. Tidak hanya itu, ponsel ini juga dibekali dengan empat sumbu optical image stabilization  (4-axis OIS) dan tiga sumbu electronic image stabilization (3-axis EIS). Aplikasi kamera bawaan Asus, yakni Asus Pixel Master kaya dengan beragam fitur. Sebut saja mode Time Rewind, yakni menangkap gambar beberapa detik sebelum dan sesudah gambar yang asli. Ada juga mode Selfie yang secara otomatis mengambil gambar dengan timer jika kamera mendeteksi wajah pengguna. Jika Anda gemar menggunakan mode Manual, Zenfone 3 mampu menangkap objek foto dengan exposure hingga 32 detik. Mode lainnya seperti Low Light, Night Mode, Super Resolution, HDR, panorama, serta Depth of Field juga tersedia. Inilah beberapa sampel kamera utama dari Zenfone 3. Untuk kenyamanan pembaca, foto telah di-resize ke ukuran X-Large pada pengaturan gambar Blogspot.

Outdoor - Siang
Auto (+HDR Auto)

review zenfone 3

review zenfone 3

review zenfone 3

review zenfone 3

review zenfone 3

review zenfone 3


Outdoor - Malam
Urutan mode foto:
Auto (+HDR Auto)
Low Light
Night Mode
Manual ISO 50 + 30 seconds Exposure (WB Auto)

review zenfone 3

review zenfone 3

review zenfone 3

review zenfone 3

Outdoor - Malam
Urutan mode foto:
Auto (+HDR Auto) tanpa lampu kilat
Auto (+HDR Auto) dengan lampu kilat

review zenfone 3


review zenfone 3

review zenfone 3

Indoor - Cahaya Mal
Auto (+HDR Auto)

review zenfone 3

review zenfone 3

review zenfone 3

review zenfone 3

review zenfone 3

Untuk kamera depan, Asus Zenfone 3 menggunakan kamera 8 megapiksel. Sama seperti kamera utama, kamera depan juga dibekali dengan beberapa fitur unggulan yang mirip. Inilah beberapa sampel kamera depan dari Zenfone 3.

review zenfone 3

review zenfone 3


Mode perekaman video dengan pengaturan resolusi 1080p + Video Stabilization ON



Mode perekaman video dengan pengaturan resolusi 4K + Video Stabilization OFF



Gimana menurut Anda kualitas dari kamera Asus Zenfone 3, baik untuk pemotretan foto maupun perekaman video? Pendapat pribadi penulis, ponsel ini memiliki kualitas gambar yang sangat baik untuk ponsel kelasnya. Untuk mode perekaman videonya sendiri pun dapat diandalkan. Untuk kebutuhan unggah-unggah di media sosial sih, sudah lebih dari cukup.

Bagaimana dengan ketahanan baterai dari Asus Zenfone 3? Dengan pola penggunaan penulis (single SIM, lebih banyak menggunakan koneksi Wi-Fi dibandingkan dengan mobile data, aktif di media sosial, membuka/mengirim surel, mendengarkan musik dengan Spotify, dan menonton film dengan Netflix dan HOOQ) ponsel ini rata-rata dapat bertahan sekitar 12 jam hingga sisa baterai 40%. Menurut penulis daya tahan tersebut sangat baik, mengingat ponsel ini hanya ditunjang dengan baterai berdaya 2600 mAh. Jika saja Asus memberikan baterai dengan kapasitas lebih besar, maka daya tahan baterainya pun bisa lebih lama. Untuk kecepatan pengisian daya baterai sendiri, penulis tidak mengujinya secara langsung. Sebab, kebiasaan penulis pada saat melakukan pengisian daya adalah mengisinya semalam suntuk alias ditinggal tidur, dan baru dicabut pada saat pagi hari.

review zenfone 3

review zenfone 3

review zenfone 3


Dengan harga ritel resmi Rp 4.099.000, Asus Zenfone 3 merupakan ponsel Android yang sangat pantas untuk menjadi pilihan Anda. Desain yang cantik dan mewah, performa yang sangat apik, serta kamera yang dapat diandalkan, membuat smartphone ini cocok untuk dijadikan daily driver. Selama hampir dua minggu penulis menggunakan ponsel ini sebagai "ponsel kerja", Zenfone 3 sudah memenuhi sebagai penunjang kebutuhan penulis sehari-hari.

review zenfone 3
Sensor yang tersedia di Zenfone 3.

Namun tidak ada gading yang tidak retak, ponsel ini pun menurut penulis tidak luput dari kekurangan. Ada dua kekurangan yang menurut pribadi penulis. Pertama, konfigurasi slot SIM 2 yang harus berbagi peran dengan slot microSD. Alangkah lebih fungsional jika slot tersebut terpisah. Sehingga pengguna dapat memiliki opsi untuk menggunakan dua nomor sekaligus menambah kapasitas penyimpanan dengan microSD. Kekurangan kedua, absennya backlight pada tombol navigasi di bawah layar. Tidak adanya lampu tersebut membuat penulis kesulitan untuk mengoperasikannya ketika di ruangan gelap. Misalnya, di bioskop atau ketika berjalan di tempat yang kurang cahaya.

Terlepas dari dua kekurangannya tersebut, penulis menobatkan Asus Zenfone 3 sebagai ponsel yang direkomendasikan untuk dibeli jika Anda memiliki budget di kisaran Rp 4 jutaan.



Comments

  1. Kamera depannya bikin ganteng gak gan

    ReplyDelete
  2. bener om.. ukurannya yg 5.2" terasa pas di genggaman.. walau memang sedikit licin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. soal licin lumrah sih di bahan kaca seperti ini...solusinya untung mudah, tinggal dipakaikan case saja :D

      Delete
  3. Ane nyari di kota ane, ga ada yang jual satupun. Aneh.
    Akhirnya ambil Samsung Galaxy j7 2016 saja.
    Zenfone nya ntar aja dah, kalo udah turun harga, sekalian mau ambil yang 4GB/64.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kota ente di mana gan?

      di Jakarta pun belum semua pusat penjualan ponsel ada...untuk ritel resmi seperti erafone juga baru di beberapa gerai saja :)

      Delete
  4. Asus Zenfone 3 Ze520KL tidak fast charging
    tapi saya check di Website Qualcomm mendudukung fitur Quick Charges
    tetapi setelah beli "Aukey Adaptor QC 3.0 Qualcoom Certificated" proses charging tidak berubah , sekitar 2 jam dari 0 hingga 100

    ada yg tau ?
    ini kenapa bisa , di web Qualcomm bisa QC , tp fakta lapangan tidak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Ikhsan,

      Betul sekali, hal ini juga dialami oleh beberapa rekan saya. Sepertinya memang Asus mematikan fitur tersebut. Hal yang sama juga bisa dilihat pada Redmi Note 3 Snapdragon, yang sejatinya chipset-nya mendukung namun fiturnya dimatikan.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran (email, membuka dan edit dokumen) ataupun hiburan (bermain games, mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop. Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number yang berawal 505 dan 506.

Review Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG: Fokus Cepat Dengan Laser Auto Focus

Setelah sebelumnya sukses dengan meluncurkan berbagai varian menengah ke atas Asus Zenfone 2 dengan prosesor Intel, Asus mulai melebarkan sayapnya ke ranah smartphone kelas menengah. Tidak mau ketinggalan dengan kompetitornya, perusahaan asal Taiwan tersebut meluncurkan sebuah produk menarik yang diposisikan untuk mengisi ponsel di jangkauan harga 2 juta. Meskipun pesaingan cukup sengit pada level tersebut, namun Asus tetap pede dengan meluncurkan Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG.