Skip to main content

Review HP 14-CM0006AU: Laptop 5 Jutaan Para Pekerja dan Mahasiswa

Pasti kamu pernah mengalami ketika seorang teman ataupun keluarga bertanya: "laptop 5 juta enaknya beli apa ya?". Ya, pertanyaan tersebut sering penulis dapatkan, terutama dari teman atau keluarga yang masih berstatus mahasiswa dan pekerja yang baru saja lulus kuliah. Boleh dibilang, laptop di rentang harga ini memiliki spesifikasi yang agak nanggung. Dibilang kelas pemula bukan, tapi kelas menengah juga rasanya ada yang kurang. Namun tenang saja, HP sebagai salah satu merek laptop terkenal di Indonesia meluncurkan sebuah produk berbasis AMD Ryzen dengan spesifikasi yang cukup bersaing di rentang harga 5 jutaan.

Review Infinix Note 4: Kombinasi Pas Untuk Pengguna Ponsel Pemula Masa Kini

Meskipun saat ini sedang ramai ponsel kelas menengah di kelas harga 3 jutaan, bukan berarti produsen melupakan kelas pemula yang memiliki rentang harga 2 jutaan. Salah satunya adalah pabrikan asal Hongkong, yakni Infinix. Meneruskan keberhasilan seri Note yang terkenal akan performa gegas, baterai yang awet, layar besar, dan harga yang terjangkau, Infinix meluncurkan Infinix Note 4 X572. Masih mengandalkan chipset legendaris racikan MediaTek, yakni MT6753, mampukah Note 4 melawan rekan-rekan senegaranya yang saat ini mulai masuk secara resmi di Indonesia?

review infinix note 4

Infinix Note 4 masih memiliki rupa yang mirip dengan pendahulunya, yakni Note 3. Namun dengan beberapa ubahan yang menurut penulis menambah nilai fungsi dari ponsel ini. Pemindai sidik jari yang sebelumnya ada di bagian belakang, pindah ke bagian depan, tepatnya ada di bawah layar. Hal ini mungkin selera masing-masing, tetapi penulis lebih menyukai posisi pemindai sidik jari yang berada di depan. Sehingga ketika penulis menaruh ponsel ini di atas meja, penulis tidak perlu repot-repot mengambilnya ketika ingin membuka layar menggunakan sidik jari. Cukup sapukan jari ke pemindai dan layar langsung terbuka. Tidak perlu waktu lama bagi ponsel ini membuka kunci layar menggunakan sidik jari, hanya sepersekian detik saja. Dari 10 percobaan, hanya dua kali Note 4 gagal mengenali sidik jari penulis.

Selain posisi pemindai sidik jari, Infinix juga mengubah konsep bagian belakang Note 4. Jika Note 3 mengusung konsep unibody, Note 4 memiliki case belakang yang dapat dibuka (sama dengan Note 2). Karena konsep itulah, body dari ponsel ini kembali menggunakan bahan plastik dan bukan logam seperti pada Note 3. Hal ini tidak mengurangi "kegantengan" dari ponsel ini, sebab jika diperhatikan bagian belakang Note 4 memiliki tampilan glass look seperti beberapa ponsel flagship. Ketika membuka bagian belakangnya, penulis menemukan sebuah baterai berdaya 4.300 mAh yang tidak dapat dilepas, dua buah selot kartu SIM bertipe micro, dan sebuah selot kartu microSD. Hal ini menjadi nilai lebih lainnya yang dimiliki oleh Note 4, sebab pengguna dapat menggunakan dua nomor sekaligus ditambah sebuah kartu microSD dengan maksimal kapasitas 128GB.

review infinix note 4
Bagian belakang Infinix Note 4 yang dapat dibuka.

review infinix note 4
Dua buah selot kartu SIM berjenis micro dan sebuah selot microSD terpisah menambah fungsionalitas dari Infinix Note 4.

Beralih pada bagian layar, Infinix Note 4 menggunakan layar jenis IPS LCD buatan Sharp dengan luas 5,7 inci dan resolusi 1.080 x 1.920 full HD. Menurut penulis, layar tersebut mampu menampilkan gambar dengan jernih dan tajam. Sangat nikmat jika penulis gunakan untuk menonton film ataupun bermain game. Jika Anda suka beraktivitas di luar ruangan, layar milik ponsel ini juga masih dapat terlihat dengan jelas di bawah pancaran sinar matahari yang terik.

Daya baterai yang besar dan fitur pengisian daya cepat menjadi nilai jual utama dari Infinix Note 4. Bagaimana tidak, dalam ragam promosinya pun Infinix mempopulerkan tagar #LupaCharger seakan ingin menggambarkan bahwa ponsel mereka ini memiliki daya tahan baterai yang istimewa. Dalam prakteknya, hal tersebut memang bukan isapan jempol belaka. Dengan pola pemakaian ala penulis, yakni yang sangat aktif di media sosial dan aplikasi perpesanan, sesekali memutar musik menggunakan Spotify, dan sesekali bermain game, Note 4 mampu bertahan seharian penuh dari waktu penulis bangun (06.00, daya 100%) hingga waktu pulang kantor (18.00, sisa daya 20%). Daya tahan tersebut bisa dibilang cukup awet. Apalagi dikombinasikan dengan fitur pengisian daya cepat XCharge, semakin menambah nilai dari ketahanan daya baterai yang dimiliki ponsel ini. Penulis hanya butuh lebih kurang 45 menit untuk mengisi daya dari 32% hingga 94%. Sebagai perbandingan, ponsel daily driver penulis dari merek sebelah yang memiliki nama yang serupa membutuhkan waktu lebih kurang satu jam 15 menit untuk mengisi daya dari kondisi yang sama.

Memang tidak banyak yang dapat dibahas jika membicarakan performa dari Infinix Note 4. Bisa dibilang, tidak ada perbedaan performa yang signifikan bahkan nyaris sama dengan seri Note generasi sebelumnya. Meskipun begitu, performa yang dimiliki oleh ponsel ini tidak bisa dianggap sebelah mata. MediaTek MT6753 yang memiliki prosesor octa-core berkecepatan 1,3GHz masih cukup prima dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. Penulis tidak menemukan adanya hambatan yang berarti ketika beraktivitas menggunakan ponsel ini. Penggunaan RAM sebesar 3GB pun membuat Note 4 sanggup untuk diajak multitasking. Bermain game kasual seperti Arena of Valor, Mobile Legends, dan Final Fantasy Brave Exius juga bisa dibilang lancar dan tidak lag. Hanya saja memang pengaturan grafisnya harus disesuaikan agar pengolah grafis Mali-T720 yang tertanam pada ponsel ini dapat bekerja secara prima. Jikalau saja Infinix menggunakan prosesor anyar Snapdragon 625 racikan Qualcomm, bukan tidak mungkin performa yang dimiliki oleh ponsel ini bisa naik secara signifikan dan daya tahan baterainya pun dapat lebih maksimal berkat fabrikasi 14nm.

review infinix note 4
Pengujian AnTuTu Benchmark 6.2.7.

review infinix note 4
Pengujian Quadrant Benchmark.

review infinix note 4
Pengujian 3DMark.

review infinix note 4
Pengujian GeekBench 4.

Kamera belakang memang tidak menjadi nilai jual utama dari Infinix Note 4. Namun bukan berarti pada sektor ini Infinix memberikan kamera yang asal-asalan. Berbekal kamera belakang 13 megapiksel yang dilengkapi dengan fokus otomatis, lampu kilat LED, dan perekaman video full HD 1080p, Infinix Note 4 memiliki kinerja kamera yang cukup baik. Memang hasil jepretannya tidak sebaik ponsel yang memiliki kelas harga di atasnya, namun cukup prima untuk ponsel dengan banderol 2 jutaan. Menurut penulis, sangat lebih dari cukup untuk sekadar mengunggah hasil jepretan kamera ponsel ini ke media sosial.

Berikut adalah beberapa hasil tangkapan dari kamera belakang Infinix Note 4. Semuanya menggunakan modus otomatis. Olah digital yang dilakukan hanyalah mengubah ukuran gambar ke resolusi 800 x 600 agar lebih nyaman untuk dilihat oleh pembaca.

review infinix note 4

review infinix note 4

review infinix note 4

review infinix note 4

review infinix note 4

review infinix note 4

review infinix note 4

review infinix note 4

review infinix note 4

review infinix note 4

review infinix note 4

review infinix note 4

Lain halnya dengan kamera depan, Infinix Note 4 dibekali dengan kamera yang mumpuni secara spesifikasi di atas kertas. Seperti apa kinerja dari kamera depan 8 megapiksel yang memiliki ukuran piksel 1,4 µm ini? Sama seperti hasil jepretan kamera belakang di atas, semua foto di bawah menggunakan modus otomatis. Olah digital yang dilakukan hanyalah mengubah ukuran gambar ke resolusi 800 x 600 agar lebih nyaman untuk dilihat oleh pembaca.

review infinix note 4

review infinix note 4

review infinix note 4
Khusus foto ini, menggunakan fitur lampu kilat yang terdapat pada kamera depan Infinix Note 4.

Itulah ulasan lengkap mengenai Infinix Note 4 X572. Jika pembaca mencari sebuah ponsel yang memiliki daya tahan baterai lama, pengisian baterai cepat, layar 5,7 inci yang memanjakan mata, serta performa cukup gegas, ponsel ini layar menjadi pilihan. Apalagi dengan banderol harga resmi hanya Rp 2.049.000 semakin menambah nilai plus dari Note 4. Pada awal peluncurannya, Infinix Note 4 memiliki pilihan warna hitam dan emas. Namun saat ini pembaca juga bisa membeli Note 4 dengan pilihan warna biru yang menurut pendapat pribadi penulis terlihat lebih keren.

review infinix note 4
Sensor yang ada di Infinix Note 4.

Untuk melihat spesifikasi lengkap dari Infinix Note 4, pembaca bisa melihat pada tabel di bawah ini.

Layar
5,7 inci dengan resolusi 1.080 x 1.920 piksel, LED-backlit IPS LCD, 2.5D glass
Ukuran (Panjang x Lebar x Tebal) dan Bobot
159 x 78,8 x 8,4 mm, 198 gram.
Prosesor
MediaTek MT6753 octa-core 1,3GHz
GPU
Mali-T720
RAM
3GB.
Internal Storage
32GB.
External Storage
microSD hingga kapasitas 128GB
Kamera Belakang
13 megapiksel dengan fokus otomatis, lampu kilat LED, perekaman video full HD 1080p.
Kamera Depan
8 megapiksel dengan ukuran piksel 1.4 µm.
Konektivitas
GSM, HSDPA, 4G LTE, WiFi 802.11 a/b/g/n, Bluetooth 4.2, GPS, microUSB 2.0.
Baterai
4.300 mAH dengan XCharge.
Sistem Operasi
XOS 2.3 berbasis Android 7.0.









Comments

Popular posts from this blog

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran (email, membuka dan edit dokumen) ataupun hiburan (bermain games, mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop. Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number yang berawal 505 dan 506.

Review Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG: Fokus Cepat Dengan Laser Auto Focus

Setelah sebelumnya sukses dengan meluncurkan berbagai varian menengah ke atas Asus Zenfone 2 dengan prosesor Intel, Asus mulai melebarkan sayapnya ke ranah smartphone kelas menengah. Tidak mau ketinggalan dengan kompetitornya, perusahaan asal Taiwan tersebut meluncurkan sebuah produk menarik yang diposisikan untuk mengisi ponsel di jangkauan harga 2 juta. Meskipun pesaingan cukup sengit pada level tersebut, namun Asus tetap pede dengan meluncurkan Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG.