Langsung ke konten utama

Exynos 7872: Lawan Sepadan Snapdragon 6 Series?

Tahun 2017 bisa dibilang adalah waktu yang gemilang untuk Qualcomm. Salah satu chipset andalan mereka, yakni Snapdragon 6 series yang diwakilkan oleh Snapdragon 625, sukses di pasar teknologi dunia. Banyak produsen smartphone berlomba-lomba meluncurkan produk mereka dengan membenamkan chipset ini. Performa yang gegas diimbangi dengan konsumsi daya yang efisien memang menjadi daya tarik utama. Namun Qualcomm tidak bisa puas begitu saja, sebab Samsung yang terkenal akan chipset Exynos di lini flagship mereka baru saja memperkenalkan Exynos 7872, sebuah chipset yang ditujukan untuk menjadi lawan dari Snapdragon 6 series.

samsung exynos
Gambar dari samsung.com.

Exynos 7872 termasuk ke dalam jajaran kelas menengah Exynos 5. Chipset ini dibuat dengan proses fabrikasi 14nm dan memiliki prosesor 6 inti yang terdiri dari dua clusters: dua inti Cortex-A73 dengan kecepatan 2GHz dan empat inti Cortex-A53 dengan kecepatan 1,6GHz. Samsung kembali mempercayakan Mali-G71 sebagai pengolah grafis pada chipset ini. Dengan konfigurasi seperti ini, sekilas nampaknya chipset ini memiliki performa mentah yang mampu menandingi Snapdragon 625 maupun 630.

Salah satu fitur yang menarik dari Exynos 7872 adalah kemampuan untuk pemindaian mata atau iris scanner. Kemampuan yang saat ini tersedia di flagship Samsung seperti Galaxy Note8 nampaknya akan hadir di Galaxy A series di masa depan. Pada sektor kamera, chipset ini memungkinkan kamera perangkat melakukan perekaman video dengan resolusi full HD 1080p dengan frame rate 120fps. Selain itu, fitur 'Smart Wide Dynamic Range' juga dihadirkan sebagai pelengkap dari fitur perekaman video yang terbilang canggih tersebut.


Dari segi konektivitas, Exynos 7872 menggunakan modem LTE Cat. 7 2CA yang memiliki kemampuan unduh hingga 300Mbps dan unggah hingga 150Mbps. Chipset ini juga memiliki modul Wi-Fi 802.11n dual-band tanpa ac, Bluetooth 5.0, FM Radio, serta sistem pelacakan lokasi yang mendukung GPS, GLONASS, Beidou, dan Galileo. Lanjut ke dukungan memory, Exynos 7872 masih menggunakan LPDDR3 untuk RAM dan eMMC 5.1 untuk internal storage. Sedangkan untuk external memory sudah mendukung standar SD 3.0.


Belum lama ini Samsung juga mengeluarkan chipset Exynos 7885 yang tertanam pada Galaxy A8 2018. Chipset ini memiliki spesifikasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan 7872 dengan konfigurasi prosesor dua + enam inti. Melihat hal ini, sepertinya 7872 akan digunakan untuk Galaxy A5 atau A7 edisi 2018 yang mungkin akan dilucurkan pada pertengahan tahun ini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop . Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number  yang berawal 505 dan 506.

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone  juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran ( email , membuka dan edit  dokumen) ataupun hiburan (bermain games , mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.

Review Asus Vivobook Max X441S: Laptop Mahasiswa dengan Harga Terjangkau

Notebook atau yang masih biasa disebut laptop merupakan salah satu gadget  populer yang dibutuhkan oleh berbagai kalangan. Sebab, masih banyak aktivitas yang saat ini belum bisa diakomodir oleh ponsel maupun tablet. Pelajar maupun mahasiswa adalah salah satu golongan masyarakat yang membutuhkan gadget ini. Selain digunakan sebagai alat pencari bahan pelajaran maupun untuk mengerjakan tugas, laptop bagi mahasiswa juga befungsi sebagai perangkat multimedia serba bisa.