Skip to main content

Huawei Bagikan Power Bank Untuk Calon Pembeli iPhone

Seperti tahun-tahun sebelumnya, antrean calon pembeli iPhone terbaru memanjang di depan Apple Store di seluruh belahan dunia. Tidak terkecuali di Singapura. Tetangga Indonesia tersebut memiliki Apple Store yang terletak di Orchard Road yang selalu penuh antrean dari para Apple fans tiap tahunnya ketika iPhone baru diluncurkan. Namun kali ini, ada pemandangan unik yang belum pernah terlihat sebelumnya. Apakah itu?

Review Asus Zenfone Max Plus M1: Layar Luas Untuk Segala Aktivitas

Layar penuh dengan rasio aspek 18:9 atau biasa yang disebut full view menjadi salah satu tren yang sedang hype pada ponsel pintar di tahun 2018 ini. Selain dapat menambah kesan canggih dan mewah, layar penuh tersebut juga memungkinkan kita sebagai pengguna untuk menikmati konten lebih nyaman. Sebut saja aktivitas menonton film ataupun bermain game yang akan lebih seru karena cakupan pandang yang lebih luas. Tidak hanya itu, ponsel pintar dengan layar penuh juga dapat memudahkan kamu saat membaca artikel dalam posisi vertikal, sehingga kamu tidak terlalu banyak melakukan scroll up.

sisi depan zenfone max plus m1

Asus sebagai salah satu produsen ponsel pintar favorit di Indonesia tidak mau ketinggalan momen ini. Mereka meluncurkan sebuah ponsel pintar bernama Asus Zenfone Max Plus M1. Datang dari lini Zenfone Max, ponsel ini tentunya membawa keistimewaan pada segi daya tahan baterainya yang lama. Namun tidak hanya sebatas itu, Asus juga menambahkan fitur lain yang tentunya akan semakin memanjakan kamu dalam menggunakan ponsel ini untuk aktivitas sehari-hari. Fitur yang dimaksud adalah layar full view 18:9 dan tidak ketinggalan konfigurasi kamera ganda yang juga tidak kalah "ngetren" saat ini.

Jika melihat dari segi desain, Asus Zenfone Max Plus M1 memiliki bahasa desain yang serupa dengan lini Zenfone Max generasi ke-empat lainnya. Menggunakan body berbahan aluminium, ponsel ini terasa mantap digenggaman tangan dengan build quality yang sangat baik. Pada sisi depannya ponsel ini tentunya berbeda dengan varian Zenfone 4 Max lainnya, sebab Max Plus M1 memiliki sisi depan yang lebih kurang 90%-nya dipenuhi oleh layar. Hanya tersisa sedikit ruang di bagian atas untuk kamera depan dan speaker serta sedikit "dagu" pada bezel di bawah layar. Tombol kapasitif yang ada pada lini Zenfone Max lainnya juga dihilangkan, diganti dengan on-screen button yang layout-nya dapat kamu gonta-ganti melalui menu pengaturan.

sisi belakang zenfone max plus m1

Beralih ke sisi belakang, ponsel ini bagai pinang dibelah ratusan. Desain dan layout-nya seperti menggunakan template yang sama dengan varian Zenfone Max lainnya, ntah itu Zenfone 4 Max maupun Max Pro. Dua kamera belakang terletak di bagian kiri atas berdampingan dengan sebuah lampu kilat LED tunggal. Selebihnya adalah body aluminium polos berwarna hitam dengan stiker nomor seri dan IMEI yang ditempel tepat di atas logo ASUS yang terletak di bagian bawah tengah dari sisi belakang ponsel ini. Eh maaf, ternyata penulis lupa akan suatu hal. Menganut layar full view berarti mau tidak mau pemindai sidik jari yang biasanya "bertengger" di bawah layar harus dipindahkan ke bagian belakang. Ya, kamu akan menemukan alat yang sering diusap-usap dengan jari telunjuk tersebut pada bagian yang lazimnya juga ditemkan pada ponsel pintar merek lainnya.

review asus zenfone max plus m1
Slot microUSB pada sisi bawah Asus Zenfone Max Plus M1.

review asus zenfone max plus m1
Tombol volume dan power pada sisi kanan Asus Zenfone Max Plus M1.

review asus zenfone max plus m1
Jack audio 3,5mm pada sisi atas Asus Zenfone Max Plus M1.

review asus zenfone max plus m1
Slot kartu SIM dan microSD pada sisi kiri Asus Zenfone Max Plus M1.

Sebuah audio jack 3,5mm dapat kamu temui pada sisi atas Asus Zenfone Max Plus M1. Sedangkan di sisi kanannya, terdapat tiga buah tombol yang masing-masing terdiri dari: volume up, volume down, dan power. Lalu di sisi kirinya terdapat sebuah slot yang berisikan dua buah slot kartu SIM berjenis nano dan sebuah slot kartu memory berjenis microSD. Ya, untuk kamu para pengguna dua nomor ponsel tidak perlu report-repot galau untuk memilih lagi, karena semua kartu yang kamu perlukan bisa difungsikan secara normal pada ponsel ini. Baik slot kartu SIM 1 maupun 2 mampu untuk menangkap sinyal hingga 4G LTE. Selanjutnya yang terakhir, di sisi bawah kamu akan melihat dua buah grille yang nampaknya satu adalah sebuah speaker dan satunya lagi adalah sebuah mic. Satu hal yang menurut penulis agak disayangkan adalah ponsel ini masih mengadopsi "colokan" microUSB saat banyak ponsel keluaran terbaru sudah mulai beralih ke USB Type-C. Meskipun demikian, "colokan" model ini memiliki sebuah keunggulan: bebas pinjam kabel teman kalau sewaktu-waktu lupa bawa charger yang mayoritas pastinya masih menggunakan microUSB, he he he...

Berbicara mengenai antarmuka, Asus masih setia dengan ZenUI yang kini sudah mencapai versi 4.0. Meskipun masih berbasis Android 7.0, namun Zenfone Max Plus M1 sudah mendapatkan patch keamanan Android hingga bulan Februari 2018. Dalam pengoperasiannya sehari-hari, antarmuka ini berhasil berjalan mulus tanpa lag maupun kendala yang berarti. Berpindah-pindah home screen, app drawer, dan membuka control center serta notification bar sangat lancar dan intuitif. Aplikasi bawaan yang seringkali disebut bloatware oleh banyak pengguna Android juga tidak terlalu banyak pada ponsel ini. Bahkan, aplikasi bawaannya cenderung fungsional. Beberapa diantaranya: Mobile Manager yang memastikan ponsel dalam kondisi prima, Web Storage yang memberikan kamu ruang lebih untuk menyimpan file di cloud storage, serta Asus File Manager yang sesuai namanya yakni berfungsi untuk membuka, memindahkan, ataupun menghapus file yang kamu miliki. Selain ketiga aplikasi tersebut, ada dua aplikasi lainnya yang tidak kalah berguna: Game Genie yang mampu mengoptimalkan ponsel ketika kamu bermain game dan Selfie Master yang berfungsi untuk memoles wajah kamu secara digital untuk keperluan swafoto maupun swavideo.

review asus zenfone max plus m1
Home screen ZenUI 4.0.

review asus zenfone max plus m1
App drawer ZenUI 4.0.

review asus zenfone max plus m1
Folder pada ZenUI 4.0.

review asus zenfone max plus m1
Opsi yang ada pada app drawer ZenUI 4.0.

review asus zenfone max plus m1
Control center dan notification bar pada ZenUI 4.0.

Menggunakan dapur pacu yang cukup legendaris, yakni chipset MT6750T besutan MediaTek membuat banyak pihak termasuk penulis bertanya-tanya apakah performanya dapat diandalkan untuk kebutuhan sehari-hari? Keraguan tersebut hilang ketika penulis sudah menggunakan ponsel ini sebagai daily driver selama lebih dari satu minggu. Chipset yang memiliki prosesor octa-core yang terdiri dari quad-core Cortex-A53 bekecepatan 1,5GHz dan quad-core Cortex-A53 berkecepatan 1GHz mampu menunjukkan performa yang prima selama penulis memakainya seharian penuh. Memakai beragam aplikasi seperti aplikasi media sosial, perpesanan, hingga streaming musik secara simultan dapat dijalankan dengan lancar tanpa kendala. Hal ini mungkin juga didukung dengan RAM sebesar 4GB yang tersedia pada ponsel ini. Secara rata-rata, RAM yang terpakai selama penggunaan ponsel sekitar 2,4GB dan tersisa sebesar 1,3GB.

review asus zenfone max plus m1
Pengujian AnTuTu Benchmark v7.0.7.

review asus zenfone max plus m1
Pengujian Geekbench 4.0.

review asus zenfone max plus m1
Pengujian 3DMark dengan modus Sling Shot.

Bagaimana performa Asus Zenfone Max Plus M1 untuk bermain game? Tenang aja, masih cukup memadai kok. Penulis mencoba beberapa games yang kebetulan sedang senang dimainkan sehari-hari. Ponsel ini mampu memainkan games ringan seperti Battle Bay, Eternium, dan Badminton League lancar tanpa kendala. Namun ketika memainkan games yang agak berat seperti Lineage II Revolution, Arena of Valor, ataupun Player's Unknown Battle Ground frame rate-nya akan naik turun. Disarankan untuk menyesuaikan pengaturan grafis agar kamu dapat memainkan games agak berat tersebut dengan frame rate yang lebih stabil dan nyaman.

Kamera dengan konfigurasi ganda seakan sudah menjadi salah satu fitur wajib yang hadir pada lini Zenfone Max, tidak terkecuali Zenfone Max Plus M1. Berbekal kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 16 megapiksel yang dilengkapi dengan aperture f/2.0, phase detection auto focus, serta kamera sekunder 8 megapiksel yang memiliki sudut tangkapan lebih lebar hingga 120 derajat. Untuk hasil fotonya sendiri, hasilnya cukup memuaskan walaupun sebenarnya bisa lebih prima. Pada kondisi cahaya cukup, foto tampak biasa-biasa saja jika dibandingkan dengan ponsel lain di kelas harga yang sama. Untuk kondisi cahaya redup, hasil fotonya sedikit menurun namun masih dalam batas wajar. Memotret dengan menggunakan lensa lebarnya terasa lebih menyenangkan, terutama bagi kamu yang senang memotret landscape. Lebih banyak objek yang dapat kamu tangkap dalam satu "jepretan" dapat memperkaya isi dari foto kamu. Hanya saja, secara kualitas sama seperti kamera utamanya. Sepertinya engineer Asus dapat lebih memaksimalkan hasil foto melalui software update.

Untuk kamera depannya sendiri, justru ponsel ini mampu menghasilkan foto dengan kualitas yang bisa dibilang cukup prima. Hasil swafotonya cukup jernih dan juga mampu menghasilkan foto dalam modus potrait lebih baik dibandingkan dengan kamera utamanya yang terasa lebih hit and miss.

Berikut adalah beberapa hasil tangkapan dari kamera belakang dan depan Asus Zenfone Max Plus M1. Semuanya menggunakan modus otomatis. Olah digital yang dilakukan hanyalah untuk mengubah ukuran dan kompresi ukuran file agar lebih nyaman untuk dilihat oleh pembaca.

Kamera belakang - Auto dan Wide - Outdoor siang

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

Kamera belakang - Auto dan Wide - Indoor

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

Kamera belakang - Potrait - Outdoor

review asus zenfone max plus m1

Kamera belakang - Potrait - Indoor

review asus zenfone max plus m1

Kamera belakang - Auto - Low Light

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

Kamera belakang - Potrait - Low Light

review asus zenfone max plus m1

Kamera depan - Auto dan Potrait - Outdoor

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1

Kamera depan - Auto dan Potrait - Low Light

review asus zenfone max plus m1

review asus zenfone max plus m1


Pada pengujian kali ini, penulis juga sempat merekam video menggunakan modus otomatis dengan pengaturan resolusi 1080p. Seperti inilah hasilnya.


Baterai tanam berkapasitas 4.130 mAh menjadi jantung pada ponsel ini. Dengan pola pemakaian ala penulis, baterai tersebut tahan seharian dari waktu penulis bangun (06.00, daya 100%) hingga waktu penulis akan tidur malam (23.00, daya sisa 15%). Daya tahan ini bisa dibilang cukup baik, mungkin dikarenakan dengan pengunaan resolusi yang tidak terlalu tinggi (720 x 1.440) sehingga tidak terlalu banyak menyedot daya baterai. Ponsel ini juga mendukung fitur pengisian daya cepat. Saat menggunakan charger bawaannya, waktu pengisian daya dari 15% hingga 100% hanya memakan waktu sekitar 2 jam. Namun ketika menggunakan charger milik ponsel lain ataupun charger pihak ketiga (yang juga mendukung fitur pengisian daya cepat), waktu pengisian daya dari status yang sama malah cenderung lebih lama dengan memakan waktu hingga lebih kurang 3 jam. Hal ini dikarenakan fitur pengisian daya cepat tersebut hanya aktif ketika kamu menggunakan charger asli yang disediakan oleh Asus.

review asus zenfone max plus m1
Sisa RAM pada Asus Zenfone Max Plus M1 dengan aktivitas pemakaian rata-rata penulis.

review asus zenfone max plus m1
Sensor yang terdapat pada Asus Zenfone Max Plus M1.

Itulah ulasan lengkap dari Asus Zenfone Max Plus M1. Jika kamu saat ini sedang mencari sebuah ponsel pintar dengan performa yang cukup prima, daya tahan baterai lama, kamera yang cukup andal, serta layar penuh yang enak untuk dipandang, maka ponsel ini layak untuk kamu pertimbangkan. Dengan banderol harga resmi Rp 2.799.000, kamu bisa membawa pulang ponsel yang dapat diandalkan untuk menunjang aktivitas kamu sehari-hari. Namun dengan berbagai keunggulan tersebut, ponsel ini juga tidak luput dari beberapa kekurangan. Pertama adalah hasil fotonya yang masih kurang prima, walaupun hal ini sebenarnya dapat diatasi dengan software update. Kedua, ponsel ini masih berjalan dengan sistem operasi Android 7.0 Nougat. Padahal beberapa saudaranya seperti lini Zenfone 3 sudah mendapatkan update ke Android 8.0 Oreo. Seharusnya sih Asus bisa langsung saja menjual ponsel ini dengan menggunakan sistem operasi terbaru.


Untuk spesifikasi teknis dari Asus Zenfone Max Plus M1, kamu bisa melihatnya pada tabel di bawah ini.

Layar
5,7 inci dengan resolusi 720 x 1.440 piksel, IPS LCD.
Ukuran (Panjang x Lebar x Tebal) dan Bobot
152,6 x 73 x 8,8 mm, 160 g.
Prosesor
MediaTek Helio MT6750T dengan prosesor octa-core (4x1,5GHz Cortex-A53 dan 4x1GHz Cortex-A53).
GPU
Mali-T860 MP2.
RAM
4GB
Internal Storage
64GB.
External Storage
microSD hingga kapasitas 256GB (slot terpisah dengan kartu SIM).
Kamera Belakang
Kamera ganda dengan konfigurasi:

Kamera utama: 16 megapiksel dengan aperture f/2.0, phase detection auto focus, lampu kilat LED tunggal.

Kamera sekunder: 8 megapiksel dengan lensa lebar 120 derajat.
Kamera Depan
16 megapiksel dengan aperture f/2.0.
Konektivitas
GSM, HSDPA, 4G LTE, WiFi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.0, GPS, GLONASS, FM Radio, microUSB 2.0.
Baterai
Lithium polymer 4.130mAh dengan fitur pengisian daya cepat.
Sistem Operasi
Android 7.0 Nougat dengan antarmuka ZenUI 4.0.


Comments

Popular posts from this blog

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran (email, membuka dan edit dokumen) ataupun hiburan (bermain games, mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop. Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number yang berawal 505 dan 506.

Review Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG: Fokus Cepat Dengan Laser Auto Focus

Setelah sebelumnya sukses dengan meluncurkan berbagai varian menengah ke atas Asus Zenfone 2 dengan prosesor Intel, Asus mulai melebarkan sayapnya ke ranah smartphone kelas menengah. Tidak mau ketinggalan dengan kompetitornya, perusahaan asal Taiwan tersebut meluncurkan sebuah produk menarik yang diposisikan untuk mengisi ponsel di jangkauan harga 2 juta. Meskipun pesaingan cukup sengit pada level tersebut, namun Asus tetap pede dengan meluncurkan Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG.