Skip to main content

Review HP 14-CM0006AU: Laptop 5 Jutaan Para Pekerja dan Mahasiswa

Pasti kamu pernah mengalami ketika seorang teman ataupun keluarga bertanya: "laptop 5 juta enaknya beli apa ya?". Ya, pertanyaan tersebut sering penulis dapatkan, terutama dari teman atau keluarga yang masih berstatus mahasiswa dan pekerja yang baru saja lulus kuliah. Boleh dibilang, laptop di rentang harga ini memiliki spesifikasi yang agak nanggung. Dibilang kelas pemula bukan, tapi kelas menengah juga rasanya ada yang kurang. Namun tenang saja, HP sebagai salah satu merek laptop terkenal di Indonesia meluncurkan sebuah produk berbasis AMD Ryzen dengan spesifikasi yang cukup bersaing di rentang harga 5 jutaan.

Review Asus Zenfone Max Pro M1: Ponsel Gaming yang Serba Bisa!

Kejutan di jagat ponsel Indonesia memang tidak ada usainya. Tidak tekecuali di tahun 2018 ini. Ponsel dengan spesifikasi memukau namun harga yang terjangkau semakin menjamur di pasaran. Hal ini membuat banyak produsen berlomba-lomba untuk menunjukkan kekuatan mereka merebut pasar yang bisa dibilang sangat basah tersebut. Sebagai salah satu produsen ponsel populer, Asus juga tidak mau ketinggalan. Demi mengguncang dominasi Xiaomi di pasar kelas menengah, Asus meluncurkan Zenfone Max Pro M1.

ulasan zenfone max pro m1

Berbeda dengan kompetitornya yang mengagung-agungkan keunggulan pada sektor kamera, Asus Zenfone Max Pro M1 digadang-gadang sebagai ponsel gaming. Ponsel dengan julukan "Limitless Gaming" ini memang diperkuat dengan system-on-chip kelas menengah yang cukup powerful, yakni Qualcomm Snapdragon 636. Tidak hanya sampai di situ, Asus juga membenamkan baterai berdaya besar 5.000mAh yang sudah menjadi khas dari Zenfone seri Max. Perpaduan chipset fabrikasi 14nm yang hemat daya dan baterai berdaya besar tersebut diyakini dapat menunjang pemakainya, terutama para mobile gamers, untuk bermain games lebih lama dengan kualitas grafis terbaik tanpa harus sering-sering bertemu dengan charger.

Sebelum lebih lanjut membahas performa dari Asus Zenfone Max Pro M1, ada baiknya penulis sedikit memaparkan mengenai desainnya terlebih dahulu. Sebenarnya sih, desain ponsel ini cukup generik dan mirip dengan ponsel lainnya di rentang harga yang sama. Kalau mau lebih gamblang lagi, ponsel ini memiliki fisik bagai pinang dibelah dua dengan saudaranya yang dibanderol lebih tinggi, yakni Zenfone Max Plus M1. Jika dilihat dari depan mungkin kamu akan sulit untuk membedakan keduanya. Perbedaan baru terlihat ketika kita melihat sisi belakang. Di mana Max Pro M1 memiliki desain kamera belakang ganda vertikal, sedangkan Max Plus M1 memiliki desain kamera belakang ganda horizontal. Kamera tersebut ditemani oleh sebuah lampu kilat LED tunggal dibawahnya dan sebuah sensor pemindai sidik jari di bagian tengah.

ulasan zenfone max pro m1

ulasan zenfone max pro m1

Bagaimana dengan kualitas fisik dari Asus Zenfone Max Pro M1 ini? Pendapat pribadi penulis, ponsel ini memiliki build quality yang sangat baik. Body-nya terbuat dari bahan logam dengan bobot yang bisa dibilang cukup ringan, hanya 180 gram saja. Ketebalannya pun cukup tipis untuk ponsel dengan baterai 5.000mAh, hanya 8,5 milimeter. Layarnya memiliki luas 6 inci berjenis IPS LCD dengan resolusi yang cukup tinggi, yakni Full HD+ 1.080 x 2.160 piksel. Dengan layar seluas itu, penulis sangat menikmati tampilannya saat memainkan games favorit ataupun menonton film via Netflix.

slot micro sd zenfone max pro m1
Slot kartu SIM dan microSD pada Asus Zenfone Max Pro M1.

ulasan zenfone max pro m1
Jack audio 3,5mm, microUSB 2.0, dan speaker pada Asus Zenfone Max Pro M1.

tombol volume zenfone max pro m1
Tombol power dan volume up/down pada Asus Zenfone Max Pro M1.

Sebuah audio jack 3,5mm dapat kamu temui pada sisi bawah Asus Zenfone Max Pro M1, di mana posisi ini merupakan posisi yang sempurna untuk sebuah jack. Sebab, kebiasaan penulis  mengantongi ponsel di saku celana dengan menghadap ke bawah tentunya akan lebih memudahkan ketika sedang mendengarkan musik diperjalanan. Sejajar dengan jack tersebut, terdapat sebuah port microUSB 2.0 dan grille speaker. Sedangkan di sisi kanannya, terdapat tiga buah tombol yang menjadi starter pack kebanyakan ponsel Android: volume up, volume down, dan power. Lalu di sisi kirinya terdapat sebuah tray yang berisikan dua buah slot kartu SIM berjenis nano dan sebuah slot kartu memory berjenis microSD. Ya, untuk kamu para pengguna dua nomor ponsel tidak perlu report-repot galau untuk memilih lagi, karena semua kartu yang kamu perlukan bisa difungsikan secara normal pada ponsel ini. Baik slot kartu SIM 1 maupun 2 mampu untuk menangkap sinyal 4G-3G secara simultan.

Berbicara mengenai antarmuka, Asus Zenfone Max Pro M1 terasa spesial karena menggunakan antarmuka Pure Android. Sistem operasi Android 8.1 Oreo juga sudah tertanam pada ponsel ini. Satu hal yang penulis sangat suka dengan Pure Android adalah tampilannya yang clean dan simple sehingga memudahkan pengoperasian Max Pro M1. Tidak hanya itu, sistem operasi jenis ini juga biasanya hanya memakan sedikit resource sehingga tidak terlalu membebani ponsel. Tidak ada bloatware yang nampak ketika ponsel ini pertama kali dinyalakan, kecuali aplikasi BaBe yang memang sudah termasuk dalam unsur pemenuhan TKDN jalur software. Jika kamu merasa bosan dengan tampilan Pure Android, kamu bisa mengunduh berbagai macam launcher yang terdapat di Play Store yang memodifikasinya sesuai dengan selera.

tampilan pure android
Home screen pada Asus Zenfone Max Pro M1.

tampilan pure android
Status bar pada Asus Zenfone Max Pro M1.

App drawer pada Asus Zenfone Max Pro M1.

Sudah disebutkan di atas, Asus Zenfone Max Pro M1 dibekali oleh chipset terbaru Qualcomm Snapdragon 636 yang terdiri dari prosesor octa-core Kryo 260 berkecepatan 1,8GHz dan kartu grafis Adreno 509. Kombinasi antara keduanya memungkinkan Max Pro M1 menjalankan mobile game kelas AAA dengan perfoma yang sangat lancar. Arena of Valor, PUBG, Vainglory, Asphalt 8, hingga Dragon Nest M dapat dijalankan dengan pengaturan grafis rata kanan. Tidak hanya itu, ponsel ini juga ditunjang oleh memory RAM 3GB yang menggunakan LPDDR4. Selain dijamin tokcer untuk multitasking, RAM ini juga memiliki kecepatan yang lebih kencang dibandingkan dengan LPDDR3. Dalam pemakaian sehari-hari penulis, ponsel ini terasa sangat gegas. Menjalankan hingga berpindah-pindah aplikasi begitu lancar tanpa lag.

benchmark zenfone max pro m1
Uji coba AnTuTu v.7.0.7.

benchmark zenfone max pro m1
Uji coba Geekbench 4.0.

benchmark zenfone max pro m1
Uji coba 3DMark dengan modus Sling Shot.

Kamera dengan konfigurasi ganda seakan sudah menjadi salah satu fitur wajib yang hadir pada lini Zenfone Max, termasuk pada Zenfone Max Pro M1. Berbekal kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 13 megapiksel yang dilengkapi dengan aperture f/2.2, phase detection auto focus, serta kamera sekunder 5 megapiksel yang memiliki aperture f./2.4. Hasil fotonya memuaskan pada kondisi cahaya yang terang. Hasil foto bokeh dengan menyalakan fitur depth effect pun bisa dibilang cukup rapi. Sedangkan pada kondisi cahaya redup, kualitas fotonya menurun namun masih dalam batas wajar.

Untuk kamera depannya sendiri, ponsel ini mampu menghasilkan foto dengan kualitas cukup prima untuk dibagikan ke media sosial. Hasil swafotonya cukup jernih dan juga mampu menghasilkan foto bokeh meskipun agak terasa artifisial karena hanya diolah oleh software.

Berikut adalah beberapa hasil tangkapan dari kamera belakang dan depan Asus Zenfone Max Pro M1. Semuanya menggunakan modus otomatis kecuali diberikan keterangan oleh penulis. Olah digital yang dilakukan hanyalah untuk mengubah ukuran dan kompresi ukuran file agar lebih nyaman untuk dilihat oleh pembaca.

Kamera belakang - Outdoor

kamera zenfone max pro m1

kamera zenfone max pro m1

kamera zenfone max pro m1

kamera zenfone max pro m1

kamera zenfone max pro m1

Dan berikut adalah hasil tangkapan untuk perbandingan antara non-HDR (atas) vs HDR (bawah) menggunakan kamera belakang.

kamera zenfone max pro m1

kamera zenfone max pro m1

kamera zenfone max pro m1

kamera zenfone max pro m1

Selanjutnya, perbedaan modus depth of field (bawah) jika dibandingkan dengan auto (atas) pada kamera belakang.

bokeh kamera zenfone max pro m1

bokeh kamera zenfone max pro m1

Bagaimana hasil tangkapan foto di malam harinya? Seperti ini guys...

ulasan zenfone max pro m1

ulasan zenfone max pro m1

ulasan zenfone max pro m1

ulasan zenfone max pro m1

Kamera belakang - indoor

ulasan zenfone max pro m1

ulasan zenfone max pro m1

ulasan zenfone max pro m1


Kalau modus depth of field-nya seperti apa? Ya seperti ini...

ulasan zenfone max pro m1

ulasan zenfone max pro m1

ulasan zenfone max pro m1

Puas bermain dengan kamera belakang, saatnya beralih ke kamera depan untuk memuaskan pada selfie lovers.

Kamera depan - outdoor

review zenfone max pro m1

Eh, kamera depannya juga bisa pakai modus depth of field lho! Bagaimana menurut kalian?

review zenfone max pro m1

Kalau hasil jepretan low-light-nya sih kayak gini...

review zenfone max pro m1

review zenfone max pro m1

Baterai tanam berkapasitas 5.000 mAh menjadi jantung pada ponsel ini. Dengan pola pemakaian ala penulis, baterai tersebut tahan seharian dari waktu penulis bangun (06.00, daya 100%) hingga waktu penulis akan tidur malam (23.00, daya sisa 30%). Daya tahan ini bisa dibilang sangat baik, nampaknya duet antara chipset hemat daya Snapdragon 636 dan baterai berdaya 5.000mAh sangat optimal. Selain itu, penggunaan sistem operasi Pure Android juga sepertinya mempengaruhi efisiensi daya pada ponsel ini. Tidak hanya itu, Zenfone Max Pro M1 juga mendukung fitur pengisian daya cepat. Saat menggunakan charger bawaannya, waktu pengisian daya dari 15% hingga 100% hanya memakan waktu sekitar 2 jam. Namun ketika menggunakan charger milik ponsel lain ataupun charger pihak ketiga (yang juga mendukung fitur pengisian daya cepat), waktu pengisian daya dari status yang sama malah cenderung lebih lama dengan memakan waktu hingga lebih kurang 3 jam. Hal ini dikarenakan fitur pengisian daya cepat tersebut seperinya hanya aktif ketika kamu menggunakan charger asli yang disediakan oleh Asus.

ulasan zenfone max pro m1
Sisa internal storage pada ponsel baru pertama kali dinyalakan.

ulasan zenfone max pro m1

ulasan zenfone max pro m1
Sensor yang ada pada Asus Zenfone Max Pro M1.

Itulah ulasan lengkap dari Asus Zenfone Max Pro M1. Jika kamu saat ini sedang mencari sebuah ponsel pintar dengan performa yang sangat kencang, daya tahan baterai lama, kamera yang dapat diandalkan, serta layar penuh yang sangat nyaman untuk dipandang, maka ponsel ini layak untuk kamu pertimbangkan. Dengan banderol harga resmi Rp2.299.000 (Rp2.199.000 saat flash sale), kamu bisa mendapatkan sebuah ponsel yang dapat diandalkan untuk menunjang aktivitas kamu sehari-hari, terutama untuk mobile gaming. Namun tak ada gading yang tak retak, ponsel ini pun tidak luput dari kekurangan. Menurut pendapat pribadi penulis, ponsel ini sebenarnya memiliki potensi kamera yang dapat menghasilkan gambar lebih baik. Mungkin dengan update firmware di masa yang akan datang, kameranya dapat lebih optimal lagi. Kekurangan lainnya adalah ketersediaannya yang sangat terbatas. Saat ini Zenfone Max Pro M1 hanya bisa didapatkan secara flash sale di Lazada. Ada sih memang beberapa toko daring maupun luring lainnya yang menjual, namun harganya sudah di mark-up. Mari kita doakan agar Asus dapat memproduksi lebih banyak dan cepat mendistribusikannya kepada kalian yang sudah tidak sabar untuk memiliki ponsel ini. Dan untuk pertama kalinya, penulis akan coba memberikan skor untuk ponsel ini agar kamu bisa dapat menilainya lebih mudah.

Desain
3
Performa
5
Kamera
3.5
Baterai
5
Harga
5
Total
4.3

Dengan skor 4.3 tersebut, Asus Zenfone Max Pro M1 menjadi ponsel pintar yang direkomendasikan oleh mainhape!

Baca juga: Review Asus Zenfone Max Plus M1: Layar Luas Untuk Segala Aktivitas

Untuk spesifikasi teknis dari Asus Zenfone Max Pro M1 yang diulas oleh penulis bisa kamu lihat pada tabel di bawah ini.

Layar
6 inci dengan resolusi 1.080 x 2.160 piksel, IPS LCD.
Ukuran (Panjang x Lebar x Tebal) dan Bobot
159 x 76 x 8,46 mm, 180 g.
Prosesor
Qualcomm Snapdragon 636 dengan prosesor octa-core (4x1,8GHz Kryo 260)
GPU
Adreno 509.
RAM
3GB.
Internal Storage
32GB.
External Storage
MicroSD, slot terpisah dari kartu SIM.
Kamera Belakang
Kamera ganda dengan konfigurasi:

Kamera utama: 13 megapiksel dengan phase detection auto focusdan lampu kilat LED tunggal.

Kamera sekunder: 5 megapiksel dengan modus bokeh/potrait.
Kamera Depan
8 megapiksel dengan lampu kilat LED tunggal.
Konektivitas
GSM, HSDPA, 4G LTE, WiFi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.2, GPS, GLONASS, BDS, microUSB 2.0.
Baterai
5.000mAh
Sistem Operasi
Android 8.1 Oreo Pure Android

Comments

  1. Lengkap reviewnya, keceee ya MaxProM1 ini, idolak smartphone ramah di kantong ni.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran (email, membuka dan edit dokumen) ataupun hiburan (bermain games, mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop. Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number yang berawal 505 dan 506.

Review Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG: Fokus Cepat Dengan Laser Auto Focus

Setelah sebelumnya sukses dengan meluncurkan berbagai varian menengah ke atas Asus Zenfone 2 dengan prosesor Intel, Asus mulai melebarkan sayapnya ke ranah smartphone kelas menengah. Tidak mau ketinggalan dengan kompetitornya, perusahaan asal Taiwan tersebut meluncurkan sebuah produk menarik yang diposisikan untuk mengisi ponsel di jangkauan harga 2 juta. Meskipun pesaingan cukup sengit pada level tersebut, namun Asus tetap pede dengan meluncurkan Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG.