Skip to main content

Review Realme 2 Pro: Paket Lengkap Harga Hemat!

Setelah sukses di India, Realme akhirnya mulai melakukan penetrasi di pasar Indonesia. Hal ini ditandai dengan rilisnya tiga jagoan mereka, yakni Realme 2, Realme 2 Pro, dan Realme C1. Masing-masing dari tipe tersebut sudah siap berjibaku melawan kompetitor yang cukup agresif di tanah air. Berada di kelas menengah, Realme 2 Pro membawa amunisi yang begitu menarik bagi para pecinta gadget dari Sabang hingga Merauke. Sebut saja: chipset Qualcomm Snapdragon 660 AIE, konfigurasi RAM + internal raksasa 8 + 128 GB, kamera belakang ganda dengan fitur AI, hingga layar full view dengan resolusi full HD+ yang cantik dengan notch berbentuk waterdrop. Seperti apakah pengalaman penulis menggunakan smartphone ini?

Review Asus Zenfone 5: Favorit Kelas Menengah, Nyaris Tanpa Cela

Sudah rindu rasanya untuk menyicipi smartphone andalan keluaran Asus. Bagaimana tidak, terakhir kali perusahaan Taiwan tersebut membawa jagoan mereka adalah ketika meluncurkan Asus Zenfone 3 dengan pagelaran acara Zenvolution di Nusa Dua, Bali pada kuartal keempat 2016 silam. Setelah peluncuran tersebut, Asus seperti "mengerem" eksistensi mereka di kancah smartphone nasional dengan tidak memasukkan Asus Zenfone 4 "original" (selain Max, Max Pro, Selfie, dan Selfie Pro) di tahun 2017 kemarin. Padahal, Zenfone seri jagoan keluaran Asus selalu membawa inovasi terkini di tiap generasinya.

asus zenfone 5

Tahun 2018 menjadi titik balik dari perusahaan yang dahulu bernama Pegasus tersebut. Setelah meluncurkan Asus Zenfone 5 di pagelaran Mobile World Congress 2018, mereka berkomitmen untuk menghadirkan produk jagoan tersebut ke Indonesia. Pada 17 Mei kemarin, secara resmi Asus Indonesia meluncurkan Asus Zenfone 5 beserta tiga produk lainnya, yakni Zenfone 5Q, Zenfone 5Z, dan Zenfone Live L1. Pada artikel kali ini, penulis berkesempatan untuk menjajal sang jagoan Zenfone 5 untuk dijadikan daily driver sehari-hari. Seperti apakah pengalaman penulis ketika menggunakan si cantik yang memiliki skor DxOMark setara dengan Google Pixel ini?

Asus Zenfone 5 adalah sebuah smartphone yang sangat cantik. Pada sisi depannya kita akan dibuat terlena dengan layar FullView Display seluas 6 inci yang memiliki resolusi Full HD+ (1.080 x 2.246 piksel). Layar berjenis IPS LCD tersebut memiliki color gamut 95% DCI-P3 dan dilapisi dengan lapisan pelindung Corning Gorilla Glass, sayangnya tidak diketahui versi Gorilla Glass yang dipakai pada smartphone ini. Namun setelah lebih kurang 3 minggu pemakaian, layar Zenfone 5 ini masih terlihat mulus tanpa adanya goresan yang terlihat meskipun penulis tidak menggunakan lapisan pelindung tambahan seperti screen guard ataupun tempered glass. Tepat di bagian atas tengah layar, terdapat sebuah notch yang memiliki jejeran dari kiri ke kanan: notification LED, speaker, dan kamera depan. Satu hal yang cukup menarik, kamera depan ini bisa digunakan untuk fitur face unlock. Kecepatan dari face unlock-nya pun bisa dikatakan cepat dan akurat. Terbukti dengan berhasilnya 8 dari 10 kali percobaan yang dilakukan oleh penulis. Namun kalau di tempat dengan cahaya redup atau gelap, tentunya fitur ini tidak terlalu dapat diandalkan ya.

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

Ketika kita membalik Asus Zenfone 5, maka akan terpampang jelas sisi belakang yang memiliki bahan seperti kaca. Di sisi ini kita bisa menemukan kamera belakang ganda di ujung kiri atas beserta lampu kilat dual LED, sensor sidik jari di bagian atas tengah, serta logo Asus yang berada tepat di bawahnya. Untuk sensor sidik jarinya sendiri memiliki kecepatan pemindaian jari yang cepat dan dapat diandalkan. Dari 10 kali percobaan yang dilakukan oleh penulis, hanya 1 kali terdapat kegagalan yang dilakukan oleh ponsel ini ketika penulis ingin membuka kunci layar.

Beralih ke sisi kanannya, kita akan menemukan sebuah tombol power on/off dan dua buah tombol volume up/down. Sedangkan di sisi kiri, ada slot yang dapat dibuka dengan menggunakan ejector berisikan dua buah slot kartu SIM berjenis nano yang salah satunya berbagi slot dengan kartu memory berjenis microSD. Menurut laman spesifikasi di situs resmi Asus, slot ini mampu membaca kartu microSD hingga kapasitas 2TB. Besar juga ya? Meskipun begitu, penulis yakin sebagian besar dari kalian hanya menggunakan microSD sebesar 64 ataupun 128 GB saja. Itupun kalau diperlukan, sebab internal storage seluas 64GB dirasa cukup oleh penulis selama menggunakan smartphone ini. Apalagi sekarang zamannya komputasi awan, mayoritas file foto hasil jepretan langsung diunggah ke Google Photos, sedangkan untuk dokumen lainnya mayoritas berada di Google Drive ataupun Dropbox.

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

Satu hal yang saya suka dari Asus Zenfone 5 adalah penempatan jack audio 3,5mm yang berada di sisi bawah. Hal ini memudahkan saya untuk mendengarkan musik sembari menyimpan ponsel di dalam saku celana. Sebenarnya hanya kebiasaan saja sih, karena penulis lebih senang menyimpan ponsel di saku celana dengan posisi bagian atas yang menghadap ke bawah. Di sebelah jack tersebut, kita akan menemukan sebuah USB Type-C yang dapat digunakan untuk mengisi ulang daya baterai ponsel ini ataupun menghubungkannya ke komputer dan perangkat lain.

Berbicara mengenai antarmuka, Asus masih setia dengan ZenUI yang kini sudah mencapai versi 5.0. ZenUI versi terbaru ini cukup menarik karena memiliki beberapa fitur AI. Beberapa diantaranya adalah:
  • AI Camera: kamera dapat menyesuaikan kondisi dengan objek yang ingin difoto.
  • AI Power: tenaga yang kencang dan efisien sesuai dengan kebutuhan pengguna.
  • AI Charging: memaksimalkan daya tahan baterai dan menyediakan proteksi penuh.

review asus zenfone 5review asus zenfone 5review asus zenfone 5

Dalam pengoperasiannya sehari-hari, antarmuka ini berhasil berjalan mulus tanpa lag maupun kendala yang berarti. Berpindah-pindah home screen, app drawer, dan membuka control center serta notification bar sangat lancar dan intuitif. Aplikasi bawaan yang seringkali disebut bloatware oleh banyak pengguna Android bisa dibilang gak nyampah dan membantu untuk pengoperasian ponsel sehari-hari. Beberapa diantaranya: Mobile Manager yang memastikan ponsel dalam kondisi prima, Web Storage yang memberikan kamu ruang lebih untuk menyimpan file di cloud storage, serta Asus File Manager yang sesuai namanya yakni berfungsi untuk membuka, memindahkan, ataupun menghapus file yang kamu miliki. Selain ketiga aplikasi tersebut, ada dua aplikasi lainnya yang tidak kalah berguna: Game Genie yang mampu mengoptimalkan ponsel ketika kamu bermain game dan OptiFlex 3.0 yang berfungsi untuk mempercepat aplikasi yang sering kita buka dengan menyimpannya di dalam memory.

Asus Zenfone 5 dibekali oleh chipset terbaru Qualcomm Snapdragon 636 yang terdiri dari prosesor octa-core Kryo 260 berkecepatan 1,8GHz dan kartu grafis Adreno 509. Kombinasi antara keduanya memungkinkan smartphone ini menjalankan mobile game kelas AAA dengan perfoma yang sangat lancar. Arena of Valor dan PUBG dapat dijalankan dengan pengaturan grafis rata kanan. Tidak hanya itu, ponsel ini juga ditunjang oleh memory RAM 4GB yang menggunakan LPDDR4. Selain dijamin lancar untuk multitasking, RAM ini juga memiliki kecepatan yang lebih kencang dibandingkan dengan LPDDR3. Dalam pemakaian sehari-hari penulis, ponsel ini terasa sangat gegas. Menjalankan hingga berpindah-pindah aplikasi begitu lancar tanpa lag. Fungsi AI Boost yang tertanam pada smartphone ini juga dapat mendongkrak performanya menjadi lebih cepat.

review asus zenfone 5
Antutu Benchmark 7.1.0

review asus zenfone 5
Geekbench 4.2.3 Pro

review asus zenfone 5
3DMark


Buat kamu yang penasaran seperti apa peningkatan performa menggunakan AI Boost, silahkan cek hasil benchmark-nya di bawah ini dan lihat perbedaannya dengan hasil di atas.

review asus zenfone 5
Antutu Benchmark 7.1.0 dengan AI Boost

review asus zenfone 5
Geekbench 4.2.3 Pro dengan AI Boost

review asus zenfone 5
3DMark dengan AI Boost

Kamera dengan konfigurasi ganda seakan sudah menjadi salah satu fitur wajib yang hadir pada smartphone masa kini. Tidak terkecuali pada Asus Zenfone 5. Berbekal kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 12 megapiksel yang dilengkapi dengan aperture f/1.8 phase detection auto focus, ukuran piksel 1.4µm, 4-axis OIS, serta kamera sekunder 8 megapiksel yang memiliki aperture f./2.0. Hasil fotonya memuaskan pada kondisi cahaya yang terang. Hasil foto bokeh dengan menyalakan fitur depth effect pun bisa dibilang cukup rapi. Sedangkan pada kondisi cahaya redup, kualitas fotonya sedikit menurun namun hasilnya tetap memuaskan untuk smartphone di kelasnya.

Untuk kamera depannya sendiri, ponsel ini mampu menghasilkan foto dengan kualitas cukup prima untuk dibagikan ke media sosial. Hasil swafotonya cukup jernih dan juga mampu menghasilkan foto bokeh meskipun agak terasa artifisial karena hanya diolah oleh software.

Berikut adalah beberapa hasil tangkapan dari kamera belakang Asus Zenfone 5. Semuanya menggunakan modus otomatis kecuali diberikan keterangan oleh penulis. Olah digital yang dilakukan hanyalah untuk mengubah ukuran dan kompresi ukuran file agar lebih nyaman untuk dilihat oleh pembaca.

Siang - Outdoor - Auto HDR

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

Indoor - Auto HDR

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

Malam - Auto HDR

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

Kamera belakangnya mampu untuk menangkap gambar dengan modus depth effect dan wide, seperti ini hasilnya:

Normal Auto HDR

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

Depth Effect

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

Normal Auto HDR

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

Wide Auto HDR

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

Penasaran dengan hasil foto kamera depannya? Ini dia...

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

Ketika menyalakan modus depth effect, entah kenapa warnanya jadi overexposure. Mungkin ini hanyalah bug yang bisa ditumpas dengan firmware update.

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

Sebagai bonus, penulis akan menambahkan beberapa foto sore hari saat langit senja.

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

review asus zenfone 5

Baterai tanam berkapasitas 3.300 mAh menjadi jantung pada ponsel ini. Dengan pola pemakaian ala penulis yang mayoritas online di media sosial, sering mendengarkan musik via Spotify, sesekali menonton via Netflix, dan sesekali bermain game (PUBG dan AoV), baterai tersebut tahan seharian dari waktu penulis bangun (06.00, daya 100%) hingga waktu penulis akan pulang kantor (18.00, daya sisa 20%). Daya tahan ini bisa dibilang cukup baik, jika melihat kapasitas baterainya yang bisa dibilang tidak istimewa untuk standar baterai saat ini. Jika daya tahan tersebut dirasa kurang memadai, ponsel ini juga mendukung fitur pengisian daya cepat lho. Saat menggunakan charger bawaannya, waktu pengisian daya dari 20% hingga 100% hanya memakan waktu lebih kurang 1 jam 20 menit saja.

Tidak ada gading yang tak retak, sebuah pepatah andalan yang berlaku untuk benda apapun. Termasuk untuk Asus Zenfone 5. Jujur, penulis kesulitan untuk menemukan kelemahan dari ponsel ini. Di kelas harganya resminya Rp4.299.000, susah rasanya jika ponsel ini tidak dapat memenuhi ekspektasi dari penggunanya. Performanya kencang, kameranya handal, dan fiturnya pun lengkap. Jikalau harus dicari-cari kelemahannya, mungkin hanya di daya tahan baterai dan konfigurasi hybrid slot pada kartu SIM dan kartu microSD. Penulis beranda-andai, jika saja baterainya memiliki daya 5.000mAh dan dedicated slot untuk kartu microSD seperti saudaranya (Asus Zenfone Max Pro M1), mungkin ponsel ini bisa menyandang status sebagai "unbeatable mainstream phone of the year". Selain itu, kelangkaan produk yang disebabkan oleh masalah klasik (permintaan > penawaran) juga turut menambah kelemahan minor dari ponsel ini. Sebab selain langka, harga di pasaran pun menjadi naik cukup tinggi, sekitar 10-15%.

review asus zenfone 5
Storage awal Asus Zenfone 5

review asus zenfone 5
Penggunaan memory RAM Asus Zenfone 5

review asus zenfone 5
Sensor Asus Zenfone 5

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki serta kelemahan yang sangat minor ini, Asus Zenfone 5 bisa dibilang pantas untuk kamu perjuangkan. Jika nantinya stok serta harga dari ponsel ini menjadi normal, tidak ada alasan lagi bagi kamu untuk tidak memilih Zenfone 5 sebagai incaran utama. Bagaimana penilaian penulis untuk Asus Zenfone 5? Cek skornya di bawah ini!

Desain
5
Performa
5
Kamera
5
Baterai
4
Harga
5
Total
4.8

Baca juga: Review Asus Zenfone Max Pro M1: Ponsel Gaming yang Serba Bisa!

Untuk spesifikasi teknis dari Asus Zenfone 5 yang diulas oleh penulis bisa kamu lihat pada tabel di bawah ini.

Layar
6,2 inci dengan resolusi 1.080 x 2.246 piksel, rasio 19:9, 96% NTSC color gamut, DCI-P3, Corning Gorilla Glass, IPS LCD.
Ukuran (Panjang x Lebar x Tebal) dan Bobot
153 x 75,6 x 7,7 mm, 155 g.
Prosesor
Qualcomm Snapdragon 636 dengan prosesor octa-core (8 x 1,8GHz Kryo 260).
GPU
Adreno 508.
RAM
4GB.
Internal Storage
64GB.
External Storage
MicroSD hingga kapasitas 2TB, slot menjadi satu dengan kartu SIM kedua.
Kamera Belakang
Kamera ganda dengan konfigurasi:

Kamera utama: 12 megapiksel dengan aperture f/1.8, ukuran piksel 1.4µm,optical image stabilizationelectronic image stabilization, dual pixel autofocus, dan lampu kilat LED ganda.

Kamera sekunder: 8 megapiksel dengan aperture f/2.0, sudut lebar 120 derajat.
Kamera Depan
8 megapiksel dengan aperture f/2.0 dan screen flash.
Konektivitas
GSM, HSDPA, 4G LTE, WiFi 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth 5.0, GPS, GLONASS, BDS, USB Type-C 1.0.
Baterai
3.300mAh dengan fast charging.
Sistem Operasi
Android 8.0 dengan antarmuka ZenUI 5.0.

Comments

  1. Ini bener hape tanpa cela banget. Tapi kok saya ragu ya mau beli? Kudunya dikasih sih *eh 🙊

    ReplyDelete
  2. Mantap lengkap banget disini penjelasannya..

    Asus emang kebanggaan , nggak produk HP maupun laptop semuanya keren dan canggih..

    Masalah performa dan kamera gak diragukan lagi asus..

    Joss pokoknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali, banyak update sana sini kualitas makin terjaga

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran (email, membuka dan edit dokumen) ataupun hiburan (bermain games, mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop. Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number yang berawal 505 dan 506.

Review Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG: Fokus Cepat Dengan Laser Auto Focus

Setelah sebelumnya sukses dengan meluncurkan berbagai varian menengah ke atas Asus Zenfone 2 dengan prosesor Intel, Asus mulai melebarkan sayapnya ke ranah smartphone kelas menengah. Tidak mau ketinggalan dengan kompetitornya, perusahaan asal Taiwan tersebut meluncurkan sebuah produk menarik yang diposisikan untuk mengisi ponsel di jangkauan harga 2 juta. Meskipun pesaingan cukup sengit pada level tersebut, namun Asus tetap pede dengan meluncurkan Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG.