OnePlus 6T Diluncurkan, Hadir Dengan Sensor Sidik Jari Balik Layar

Setelah melewati kampanye promosi yang cukup panjang dan berbagai bocoran di dunia maya, akhirnya OnePlus 6T secara resmi diluncurkan. Flagship killer tersebut hadir dengan membawa peningkatan di sektor hardware dan ubahan desain. Beberapa diantaranya seperti notch berbentuk water drop seperti saudara jauhnya dari Oppo dan Realme, sensor sidik jari yang saat ini berada di bawah layar seperti yang sudah hadir pada Vivo, dan daya baterai yang lebih besar. Tidak hanya itu, sektor kamera dan performa juga mendapatkan peningkatan pada smartphone ini.

oneplus
Gambar dari oneplus.com.

Sebagai pembuka, OnePlus 6T memiliki layar seluas 6,41 inci berjenis Optic AMOLED. Layar tersebut memiliki rasio screen-to-body hingga 86% dan resolusi full HD+. Tidak hanya itu, Corning Gorilla Glass 6 juga dihadirkan untuk melindungi layarnya dari goresan yang tidak diinginkan. Satu hal yang sangat menarik adalah hadirnya sensor sidik jari yang bertempat di balik layar. Terletak di sisi bawah, pengguna tinggal melakukan pemindaian dengan kecepatan pindai yang sama cepat dengan sensor sidik jari fisik standar. Di sisi atas dari layar, terdapat sebuah kamera depan 16 megapiksel dengan fitur HDR otomatis dan gyro-EIS.

Satu hal yang mungkin akan membuat kecewa sebagian orang adalah absennya audio jack 3,5 mm dari smartphone ini. Namun tenang saja, OnePlus sudah menyertakan USB Type-C to 3,5 mm adapter dalam paket penjualannya. Selain itu, pengguna juga dapat membeli headphone Bullets USB-TypeC dengan harga sekitar US$20. Dengan menjamurnya teknologi wireless yang saat ini hadir di beragam perangkat audio, seharusnya ketiadaan audio jack ini tidak terlalu membuat kita sedih.

Gambar dari oneplus.com.

Beralih ke kamera belakang, OnePlus 6T masih mengadopsi modul kamera yang sama dengan generasi sebelumnya. Hanya saja, OnePlus membenamkan software yang berbeda untuk peningkatan hasil foto. Kamera utamanya memiliki resolusi 16 megapiksel dengan bukaan f/1.7 dan optical image stabilization, sedangkan kamera sekundernya beresolusi 20 megapiksel dengan bukaan f/1.7. Hasil foto dari kedua kamera tersebut dalam modus HDR diyakini lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya. Selain itu, OnePlus juga menghadirkan fitur Nightscape, modus yang bisa dibilang mirip dengan Night Mode milik Huawei atau Night Sight milik Pixel 3. Fitur tersebut dapat membuat foto dengan keadaan low-light memiliki noise yang lebih sedikit.

Baca juga: Bocoran OnePlus 6T: Gabung Kelompok Waterdrop Notch Bareng BBK Group Lainnya

Untuk dapur pacunya sendiri, smartphone ini masih diperkuat dengan chipset Qualcomm Snapdragon 845 yang dipadukan dengan pilihan RAM 6 atau 8 GB. Satu hal yang cukup menarik, kali ini OnePlus memberikan opsi internal storage yang lebih luas, antara 128 GB dan 256 GB. Tidak hanya itu, daya baterai pada smartphone ini pun lebih besar, yakni 3.700 mAh (OnePlus 6 memiliki 3.000 mAh). Fitur pengisian daya cepat Dash Charge juga siap mengisi daya baterai tersebut untuk bertahan seharian dengan waktu pengisian 30 menit saja.

OnePlus 6T akan dijual dalam tiga varian, yakni 6+128 GB dibanderol seharga US$550, 8+128GB dibanderol seharga US$580, dan yang paling atas yakni 8+256 GB dibanderol seharga US$630. Untuk calon pengguna yang tinggal di Amerika Serikat, T-Mobile menawarkan diskon hingga US$300 untuk program trade-in dengan beberapa perangkat tertentu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Review Google Pixel XL: Masih Oke Buat 2019?