Langsung ke konten utama

Palm, Sang Smartphone Legendaris Telah Hidup Kembali

Ingatkah kamu di saat Nokia masih berjaya? Ya, saat ponsel berbasis sistem operasi Symbian masih menjamur saat itu, ada beberapa merek yang mencoba untuk merangkak ke atas dengan menghadirkan solusi sistem operasi alternatif. Salah satunya adalah Palm. Merek asal Amerika Serikat tersebut mencoba untuk menghadirkan smartphone, yang pada saat itu lebih dikenal dengan personal digital assistant (PDA) dengan sistem operasi Palm OS. Namun apa daya, karena satu dan lain hal sistem operasi tersebut kalah populer dengan kompetitornya seperti BlackBerry, Android, maupun iOS.

palm phone
Gambar dari Instagram @palm.


Menyusul BlackBerry yang dihidupkan kembali oleh TCL, secara mengejutkan Palm menghadirkan kembali sebuah smartphone di tahun ini. Sama-sama dibuat oleh perusahaan asal Tiongkok tersebut, kali ini Palm hadir dalam sebuah perangkat mini yang menggunakan sistem operasi Android. Ya, tidak seperti BlackBerry atau Nokia yang mencoba peruntungan dengan smartphone berpapan ketik fisik ataupun berlayar besar, Palm datang dengan ukuran yang cukup mini untuk smartphone masa kini, dengan layar hanya seluas 3,3 inci saja. Meskipun berukuran mini, namun ada banyak fitur yang disematkan ke dalam smartphone tersebut.

Salah satu fitur yang cukup mengesankan adalah smartphone ini memiliki kemampuan anti air dan debu. Ya, Palm telah mendapatkan rating IP68, artinya kamu cukup aman jika membawa smartphone ini basah-basahan ketika menjalani aktivitas di luar ruangan. Selain itu, smartphone ini juga memiliki kamera 12 megapiksel di belakang dan 8 megapiksel di depan. Kebutuhan fotografi kasual maupun swafoto kamu tetap terpenuhi dengan kualitas foto "terbaik" menurut Palm.

palm phone
Gambar dari Instagram @palm.

Secara spesifikasi, Palm membawa "jeroan" yang setara dengan smartphone kelas pemula lainnya. Sebut saja chipset Qualcomm Snapdragon 435, RAM 3GB, internal storage 32 GB, serta baterai berdaya 800 mAh. Terlihat biasa saja? Memang sih jika kita merujuk pada situs resminya, Palm ini dirancang untuk menjadi smartphone sekunder yang dapat melengkapi smartphone utama yang kamu miliki saat ini. Terbukti dengan adanya fitur sinkronisasi perangkat Verizon NumberShare, yakni satu nomor untuk perangkat utama dan perangkat Palm itu sendiri. Dengan fitur tersebut, kedua perangkat yang kamu miliki seakan-akan memiliki isi yang sama, sehingga jika secara tidak sengaja kamu meninggalkan perangkat utama di rumah, maka kamu masih bisa mengandalkan Palm yang kamu bawa. Bahkan di situs mereka pun, ada perbandingan antara Palm dengan smartwatch. Semakin memperkuat jika Palm ini memang dirancang sebagai pelengkap dari smartphone utama.

Jika kamu menginginkan Palm, mungkin kamu harus berharap lebih. Sebab, smartphone ini hanya akan hadir secara ekslusif bagi pengguna operator seluler Verizon di Amerika Serikat (sesuai dengan salah satu fiturnya, yakni Verizon NumberShare). Smartpone ini mulai dapat dibeli seharga US$ 350 (sekitar 5,3 juta rupaj) untuk harga ritel penuh, atau US$ 300 (sekitar 4,5 juta rupiah) jika kamu melakukan kontrak di Verizon selama dua tahun. Tidak hanya itu, kamu juga perlu mengeluarkan biaya tambahan sebesar US$ 10 untuk mengaktifkan fitur Verizon NumberShare.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Asus Vivobook Max X441S: Laptop Mahasiswa dengan Harga Terjangkau

Notebook atau yang masih biasa disebut laptop merupakan salah satu gadget  populer yang dibutuhkan oleh berbagai kalangan. Sebab, masih banyak aktivitas yang saat ini belum bisa diakomodir oleh ponsel maupun tablet. Pelajar maupun mahasiswa adalah salah satu golongan masyarakat yang membutuhkan gadget ini. Selain digunakan sebagai alat pencari bahan pelajaran maupun untuk mengerjakan tugas, laptop bagi mahasiswa juga befungsi sebagai perangkat multimedia serba bisa.

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop . Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number  yang berawal 505 dan 506.

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone  juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran ( email , membuka dan edit  dokumen) ataupun hiburan (bermain games , mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.