Skip to main content

Ini Dia Alasan Paris Dipilih Huawei Sebagai Lokasi Peluncuran P30 Series

Huawei, vendor smartphone terkemuka kenamaan asal Tiongkok dijadwalkan akan meluncurkan smartphone terbarunya, yakni Huawei P30 Series pada hari ini (26/3). Mereka memilih kota Paris di Perancis sebagai lokasi untuk memperkenalkan smartphone berteknologi tinggi tersebut kepada dunia. Kira-kira apa ya alasannya?

Review Asus Zenfone Max Pro M2: Nge-game Bisa, Motret Bisa!

Pada kuartal kedua 2018, Asus memperkenalkan sebuah gaming smartphone dengan banderol harga yang sangat terjangkau bagi para sobat kerehore, yakni Zenfone Max Pro M1. Smartphone tersebut begitu fenomenal hingga ketersediaannya pun sangat langka di pasaran. Berbekal baterai berdaya besar yang sudah menjadi ciri khas dari Zenfone seri Max dan chipset Qualcomm Snapdragon 636 yang menjadi primadona kelas menengah saat itu, Max Pro M1 layak dinobatkan sebagai gaming smartphone paling murah dikelasnya. Untuk meneruskan kesuksesan dari smartphone berjuluk "limitless gaming" tersebut, Asus meluncurkan penerusnya di akhir 2018, yakni Asus Zenfone Max Pro M2. Seperti apakah performanya jika digunakan sebagai daily driver?

review asus zenfone max pro m2

Pertama-tama, kita bahas dari sisi desain terlebih dahulu. Secara garis besar, desain keseluruhan dari Zenfone Max Pro M2 masih menurunkan garis desain yang sama dengan seri Zenfone Max lainnya. Hanya saja, kali ini Max Pro M2 datang dengan wujud yang lebih cantik jika dibandingkan dengan Max Pro M1. Masih menggunakan rangka berbasis logam, smartphone ini hadir dengan balutan plastik polikarbonat yang dibuat sedemikian rupa hingga terlihat seperti kaca yang berkilau. Ya, pada sisi belakangnya smartphone ini memiliki efek kilauan jika terkena cahaya. Mirip dengan yang bisa kita temukan pada Zenfone 5. Tata letak pada sisi belakang ini masih sama dengan Max Pro M1. Kamera ganda dengan konfigurasi atas-bawah serta lampu kilat LED ganda masih berada di sisi ujung kiri atas. Pemindai sidik jari dengan logo Asus pun masih terletak di sisi tengah atas. Satu perbedaan lainnya yang mungkin terlihat selain glossy finish adalah tidak adanya antenna lines plastik yang bisa ditemukan pada sisi atas dan bawah Max Pro M1.

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

Beralih ke sisi depan Zenfone Max Pro M2, terdapat sebuah layar yang memiliki luas 6,3 inci berjenis IPS LCD. Layar yang terlihat sangat luas dan besar tersebut memiliki resolusi 1.080 x 2.280 dengan rasio aspek 19,5:9. Dengan rasio aspek tersebut, tentunya mudah ditebak jika Max Pro M2 memiliki notch pada sisi atas layarnya. Notch-nya sendiri memiliki ukuran yang agak kecil, sehingga menyisakan ruang yang cukup besar di kiri dan kanannya untuk memperlihatkan status bar ataupun icon notifikasi. Satu hal yang sangat mengesankan dari layar smartphone ini adalah: layarnya sudah terlindungi oleh Corning Gorilla Glass 6! Ya, kamu tidak salah dengar. Max Pro M2 adalah satu-satunya smartphone kelas menengah saat ini yang menggunakan pelindung layar tersebut. Sebab, Gorilla Glass 6 biasanya digunakan oleh smartphone kelas flagship. Hal ini membuat Max Pro M2 memiliki nilai tambah yang sangat tinggi.

Sebuah audio jack 3,5 mm dapat kamu temui pada sisi bawah Asus Zenfone Max Pro M2, di mana posisi ini merupakan posisi yang sempurna untuk menunjang kebiasaan kebiasaan penulis  mengantongi ponsel di saku celana dengan perangkat menghadap ke bawah. Sejajar dengan jack tersebut, terdapat sebuah port microUSB 2.0 dan grille speaker. Ya, mungkin kamu sedikit kecewa karena Max Pro M2 masih menggunakan microUSB 2.0. Namun sisi baiknya, kamu tidak perlu kesulitan untuk meminjam charger milik orang lain sebab kabel berjenis microUSB 2.0 masih menjadi kabel mayoritas yang dimiliki oleh masyarakat pengguna smartphone Android. Sedangkan di sisi kanannya, terdapat tiga buah tombol: volume up, volume down, dan power. Lalu di sisi kirinya terdapat sebuah tray yang berisikan dua buah slot kartu SIM berjenis nano dan sebuah slot kartu memory berjenis microSD. Untuk kamu para pengguna dua nomor ponsel tidak perlu report-repot galau untuk memilih lagi, karena semua kartu yang kamu perlukan bisa difungsikan secara normal pada smartphone ini. Baik slot kartu SIM 1 maupun 2 mampu untuk menangkap sinyal 4G-3G secara simultan dan dibarengi oleh penggunaan microSD yang mampu membaca kartu microSD hingga kapasitas 512 GB.

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

Masih sama dengan pendahulunya, Zenfone Max Pro M2 masih menggunakan antarmuka Pure Android. Sistem operasi Android 8.1 Oreo juga sudah tertanam pada ponsel ini. Satu hal yang penulis sangat suka dengan Pure Android adalah tampilannya yang clean dan simple sehingga memudahkan pengoperasian Max Pro M2. Tidak hanya itu, sistem operasi jenis ini juga biasanya hanya memakan sedikit resources sehingga tidak terlalu membebani ponsel. Tidak ada bloatware yang nampak ketika ponsel ini pertama kali dinyalakan, kecuali aplikasi Caping yang memang sudah termasuk dalam unsur pemenuhan TKDN jalur software dan Garena Free Fire yang merupakan official game partner. Jika kamu merasa bosan dengan tampilan Pure Android, kamu bisa mengunduh berbagai macam launcher yang terdapat di Play Store dan dapat memodifikasinya sesuai dengan selera.

review asus zenfone max pro m2review asus zenfone max pro m2review asus zenfone max pro m2

Asus Zenfone Max Pro M2 dibekali oleh chipset Qualcomm Snapdragon 660 AIE yang terdiri dari prosesor quad-core Kryo 260 berkecepatan 2 GHz dan quad-core Kryo 260 berkecepatan 1,8 GHz serta kartu grafis Adreno 512. Kombinasi antara keduanya memungkinkan smartphone ini menjalankan mobile game kelas AAA dengan perfoma yang sangat lancar. Arena of Valor, Mobile Legends, Garena Free Fire, dan PUBG dapat dijalankan dengan lancar tanpa kendala. Dalam pemakaian sehari-hari penulis yang seringkali berpindah-pindah dari aplikasi email, chat, dan media sosial lebih dari satu akun, smartphone ini terasa sangat gegas.

review asus zenfone max pro m2
Hasil pengujian AnTuTu Benchmark 7.

review asus zenfone max pro m2
Hasil pengujian Geekbench 4.3.2.

review asus zenfone max pro m2
Hasil pengujian 3DMark dengan modus Sling Shot.

Kamera dengan konfigurasi ganda kembali hadir pada Zenfone Max Pro series, dan kamera tersebut datang dengan spesifikasi yang jauh lebih baik pada Max Pro M2. Kamera belakangnya terdiri dari kamera utama Sony IMX486 12 megapiksel yang dilengkapi dengan bukaan f/1.8, phase detection auto focus, serta kamera sekunder 5 megapiksel yang bertugas sebagai mengukur kedalaman bidang ketika kita menggunakan modus Depth of Field. Konfigurasi tersebut mampu menghasilkan foto yang memuaskan pada kondisi cahaya yang terang. Hasil foto bokeh bisa dibilang cukup rapi. Sedangkan pada kondisi cahaya yang agak kurang, kualitas fotonya sedikit menurun namun hasilnya tetap memuaskan dengan noise yang minimal untuk smartphone di kelasnya.

Untuk kamera depannya sendiri, Max Pro M2 mampu menghasilkan foto dengan kualitas cukup prima untuk dibagikan ke media sosial. Hasil swafotonya cukup jernih dan juga dilengkapi dengan modus Depth of Field, walaupun hasilnya tidak sebagus kamera belakangnya karena bokeh yang dihasilkan merupakan hasil olah software.

Berikut adalah beberapa hasil jepretan dari kamera belakang dan depan Asus Zenfone Max Pro M2. Semuanya menggunakan modus otomatis kecuali diberikan keterangan oleh penulis. Olah digital yang dilakukan hanyalah untuk mengubah ukuran dan kompresi ukuran file agar lebih nyaman untuk dilihat oleh pembaca.

Kamera Belakang - Outdoor Siang

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

Kamera Belakang - Indoor

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

Kamera Belakang - Outdoor Malam

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

Kamera Belakang - Depth of Field

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

Kamera Depan - Outdoor Siang + Depth of Field

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

Kamera Depan - Indoor + Depth of Field

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

Kamera Depan - Outdoor Malam + Depth of Field

review asus zenfone max pro m2

review asus zenfone max pro m2

Penulis juga sempat merekam klip video menggunakan kamera Asus Zenfone Max Pro M2. Perlu diketahui, smartphone ini mampu untuk merekam klip video hingga resolusi 4K. Kameranya juga dilengkapi dengan fitur electronic image stabilization (EIS), namun hanya bisa berjalan dengan resolusi maksimal 1080p. Berikut adalah hasil rekamannya.

1080p Stabilization ON


4K Stabilization OFF



Baterai tanam berkapasitas 5.000 mAh yang sebelumnya hadir pada Zenfone Max Pro M1, juga hadir menjadi penopang hidup Max Pro M2. Dengan pola pemakaian ala penulis, baterai tersebut tahan seharian dari waktu penulis bangun (06.00, daya 100%) hingga waktu penulis akan tidur malam (23.00, daya sisa 10%). Beberapa hal yang penulis lakukan: membaca berita online, membuka beberapa akun media sosial tiap 15 menit sekali, menonton film seri di Netflix lebih kurang satu jam, mendengarkan musik via Spotify sekitar 3-4 jam dalam waktu acak, serta bermain Ragnarok M: Eternal Love (1 jam dimainkan langsung, sekitar 2-3 jam nge-bot). Daya tahan ini mungkin tidak seirit pendahulunya, namun perlu diingat chipset Snapdragon 660 yang ada pada Max Pro M2 juga memiliki power yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Snapdragon 636 pada Max Pro M1. Meskipun tidak disebutkan, namun seperti Max Pro M2 memiliki fitur pengisian daya cepat. Ketika penulis mengisi daya menggunakan charger bawaan, membutuhkan waktu lebih kurang 2,5 jam untuk mengisi daya dari 10 hingga 100%. Namun jika menggunakan charger pihak ketiga yang sudah mendukung pengisian daya cepat QuickCharge 3.0, waktu pengisian daya menjadi lebih singkat, sekitar 1,5 jam saja.

review asus zenfone max pro m2
Sensor yang tersedia di Asus Zenfone Max Pro M2.

Itulah ulasan lengkap dari Asus Zenfone Max Pro M2. Jika kamu saat ini sedang mencari sebuah smartphone dengan performa yang sangat kencang, daya tahan baterai lama, kamera yang dapat diandalkan, serta pengalaman Pure Android yang menyenangkan, maka smartphone ini layak untuk kamu pertimbangkan. Dengan banderol harga resmi Rp3.199.000 untuk varian 4/64 GB seperti yang penulis ulas, kamu bisa mendapatkan sebuah smartphone yang sangat mampu untuk menunjang aktivitas kamu sehari-hari, terutama untuk mobile gaming. Namun tak ada gading yang tak retak, ponsel ini pun tidak luput dari kekurangan. Menurut pendapat pribadi penulis yang tiap harinya menggunakan transportasi umum dan harus membayarnya pakai e-Money, absennya NFC pada Max Pro M2 menjadi nilai minus. Akan tetapi, jika kamu tidak memerlukan fitur tersebut, maka smartphone ini sudah sangat sempurna dikelasnya. Dan berikut skor dari Max Pro M2 berdasarkan hasil ulasan penulis:

Desain
4
Performa
5
Kamera
4.5
Baterai
5
Harga
5
Total
4.7

Dengan skor 4.7 tersebut, Asus Zenfone Max Pro M2 berhasil mengungguli pendahulunya yang mendapatkan skor 4.3 sekaligus menjadi smartphone kelas menengah dengan harga 3 jutaan yang sangat direkomendasikan oleh mainhape!

Spesifikasi teknis dari Asus Zenfone Max Pro M2 dapat kamu lihat pada tabel di bawah ini.

Layar
6,3 inci dengan resolusi 1.080 x 2.280 piksel, rasio aspek 19,5:9, IPS LCD capacitive touchscreen. Dilapisi oleh Corning Gorilla Glass 6.
Ukuran (Panjang x Lebar x Tebal) dan Bobot
157,9 x 75,5 x 8,5 mm, 175 g.
Prosesor
Qualcomm Snapdragon 660 AIE dengan prosesor octa-core.
GPU
Adreno 512.
RAM
3/4/6 GB.
Internal Storage
32/64 GB.
External Storage
MicroSD hingga kapasitas 2 TB, slot terpisah dari kartu SIM kedua.
Kamera Belakang
Kamera utama: 12 megapiksel Sony IMX486 dengan bukaan f/1.8, phase detection auto focus.

Kamera sekunder: 5 megapiksel

Lampu kilat LED ganda.
Kamera Depan
13 megapiksel dengan bukaan f/2.0.
Konektivitas
GSM, HSDPA, 4G LTE, WiFi 802.11 a/b/g/n, Bluetooth 5.0, GPS, GLONASS, BDS, microUSB 2.0.
Baterai
5.000 mAh Li-Ion.
Sistem Operasi
Android 8.1 dengan antarmuka Pure Android.

Comments

Popular posts from this blog

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran (email, membuka dan edit dokumen) ataupun hiburan (bermain games, mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop. Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number yang berawal 505 dan 506.

Review Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG: Fokus Cepat Dengan Laser Auto Focus

Setelah sebelumnya sukses dengan meluncurkan berbagai varian menengah ke atas Asus Zenfone 2 dengan prosesor Intel, Asus mulai melebarkan sayapnya ke ranah smartphone kelas menengah. Tidak mau ketinggalan dengan kompetitornya, perusahaan asal Taiwan tersebut meluncurkan sebuah produk menarik yang diposisikan untuk mengisi ponsel di jangkauan harga 2 juta. Meskipun pesaingan cukup sengit pada level tersebut, namun Asus tetap pede dengan meluncurkan Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG.