Skip to main content

Review Google Pixel XL: Masih Oke Buat 2019?

Smartphone besutan Google, yakni lini Pixel, merupakan dambaan para pengguna Android. Lini yang menjadi penerus jajaran Nexus yang sebelumnya sangat dicintai tersebut adalah sebuah kombinasi sempurna dengan spesifikasi hardware tinggi dan racikan software ala Google yang menawan. Namun sayangnya, Pixel tidak beredar secara resmi di Indonesia. Sehingga jika kamu ingin membeli smartphone ini, kamu harus membelinya ke negara tetangga atau melalui online marketplace dengan harga yang melambung jauh jika dibandingkan dengan harga aslinya.

Review Asus VivoBook X505ZA-BR701T: Performa Mantap Dengan AMD Ryzen 7 dan SSD 256 GB


Pasar mainstream laptop di kelas 10-12 juta rupiah memang tidak seramai kelas harga di bawahnya. Bisa dibilang, kelas tersebut cukup nanggung, mengingat magis "nambah dikit" yang bisa membuat seseorang berpikir untuk langsung menuju angka > 15 juta rupiah untuk mendapatkan sebuah gaming laptop. Namun bagaimana jika magis tersebut tidak mempan karena budget kita yang memang tidak bisa dikembangkan setinggi itu? Tenang saja, Asus sebagai produsen laptop nomor wahid di Indonesia memiliki solusinya.



Perkenalkan Asus VivoBook X505ZA-BR701T, atau selanjutnya kita sebut Asus X505ZA, sebuah mainstream laptop berbasis AMD yang menawarkan performa tinggi dalam balutan fisik yang modern dan stylish. Diperkuat dengan prosesor AMD Ryzen 7 2700U quad-core, kartu grafis AMD Radeon Vega 10 Mobile, RAM 8 GB, serta storage SSD 256 GB + HDD 1 TB, laptop ini memiliki amunisi yang cukup untuk kamu para pengguna yang menginginkan performa lebih dari sebuah mainstream laptop. Tidak hanya sampai di situ, Asus juga menghadirkan X505ZA dalam ukuran yang sangat ringkas, bahkan bisa membuat kamu tidak sadar jika kamu sedang menggunakan laptop berukuran 15,6 inci.

Berkat teknologi NanoEdge Display, layar pada X505ZA memiliki bezel yang lebih kecil dibandingkan dengan laptop sekelasnya. Lebarnya hanya sekitar 361,4 mm, lebih ringkas 20 mm jika dibandingkan dengan pesaingnya. Dengan bezel yang lebih kecil tersebut, tentunya membuat ukuran secara keseluruhan dari laptop ini pun lebih kompak dan semakin mudah untuk dibawa ke mana-mana. Layar seluas 15,6 inci yang ada di laptop ini memang masih menggunakan resolusi 1.366 x 768, namun hal tersebut tidak membuat kenikmatan ketika mengoperasikannya menurun drastis. Dengan teknologi anti glare, layar ini meminimalisir pantulan cahaya yang biasanya didapatkan dari cahaya lampu maupun sinar matahari. Sehingga ketika kita sedang mengetik, menonton video, ataupun bermain game, layar dari X505ZA tetap terlihat nyaman di mata tanpa ada gangguan yang berarti.

review asus vivobook x505za

review asus vivobook x505za

Asus X505ZA memiliki keyboard berbentuk chiclet yang cukup nyaman untuk digunakan. Rasanya jarang sekali penulis melakukan typo ketika mengetik dengan papan ketik ini. Jarak antar tuts terasa pas, tidak terlalu dempet ataupun renggang. Hanya saja, keyboard ini belum dilengkapi dengan backlight sehingga mungkin kamu akan kesulitan ketika menggunakannya di dalam ruangan yang gelap. Selain itu berkat ukuran fisik yang lebih ringkas, kamu juga tidak akan menemukan tombol Num Lock yang biasanya berada di sebelah kanan pada laptop berukuran layar 15,6 inci ke atas. Bukan sebuah dealbreaker sih, hanya saja penulis sudah cukup terbiasa memanfaatkan Num Lock untuk mengetik angka. Di bawah keyboard tersebut terdapat sebuah trackpad yang besar, membuatnya sangat mudah untuk digunakan.

review asus vivobook x505za

review asus vivobook x505za

Jika kamu membutuhkan banyak konektivitas, maka kamu tidak akan kecewa dengan apa yang dihadirkan oleh Asus pada X505ZA. Di sisi kirinya, terdapat sebuah power port, LAN port, HDMI 1.4, USB Type-A 3.1 Gen 1, serta USB Type-C 3.1 Gen 1. Sedangkan di sisi kanannya, kamu dapat menemukan sebuah kensington lock, dua buah USB Type-A 2.0, sebuah audio combo jack, dan sebuah SD card reader. Tidak ada optical drive pada laptop ini, sehingga jika kamu membutuhkannya kamu harus membeli optical drive eksternal yang dijual di pasaran. Sisi positifnya, X505ZA memiliki ketebalan yang lebih tipis dari laptop di kelasnya, yakni hanya sekitar 18,9 mm saja. Bahkan ketika disejajarkan secara side-to-side, laptop ini lebih tipis dibandingkan dengan HDD eksternal milik penulis.

review asus vivobook x505za

review asus vivobook x505za

review asus vivobook x505za

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Asus X505ZA yang diuji oleh penulis diperkuat dengan prosesor AMD Ryzen 7 2700U quad-core berkecepatan 2,2 GHz. Jika dibutuhkan, secara otomatis prosesor tersebut dalam meninggikan kecepatannya hingga 3,8 GHz. Dipadukan dengan RAM sebesar 8 GB DDR4 yang berjalan dengan konfigurasi dual-channel, laptop ini tidak pernah kewalahan saat digunakan untuk bekerja sehari-hari menggunakan beragam perangkat lunak yang berjalan secara simultan seperti Microsoft Office, peramban Chrome dengan banyak tab, sembari mendengarkan musik via Spotify. Perpindahan antar aplikasi dengan menggunakan shortcut Alt+Tab pun berjalan dengan sangat lancar.

review asus vivobook x505za
Prosesor AMD Ryzen 7 2700U pada Asus X505ZA.

review asus vivobook x505za
Memory RAM 8 GB DDR4 Dual Channel pada Asus X505ZA.

review asus vivobook x505za
Kartu grafis AMD Radeon Vega 10 Mobile pada Asus X505ZA.

review asus vivobook x505za
Hasil pengujian Cinebench R15 pada Asus X505ZA.

Hasil pengujian 3D Mark dengan modus Sky Diver pada Asus X505ZA.

Hasil pengujian Unigine Heaven pada Asus X505ZA.

Menggunakan platform AMD Ryzen, tentunya membuat X505ZA memiliki kartu grafis yang cukup bertenaga, yakni AMD Radeon Vega 10 Mobile. Kartu grafis yang memiliki memory DDR4 sebesar 1 GB dengan GPU clock sebsar 1300 MHz tersebut sanggup untuk menjalankan beberapa judul game kenamaan, seperti Counter Strike: Global Offensive, DOTA 2, The Witcher 3, Company of Heroes 2, hingga Rise of The Tomb Rider dengan pengaturan grafis "rata kiri" meskipun terkadang terjadi penurunan frame hingga di bawah 30 frame per second. Namun untuk kelas harganya, performa tersebut sudah cukup baik.

review asus vivobook x505za

review asus vivobook x505za

review asus vivobook x505za

review asus vivobook x505za

review asus vivobook x505za

SSD seluas 256 GB menjadi salah satu nilai jual utama lainnya yang ada pada X505ZA. Menjadi storage utama untuk system, laptop ini berjalan jauh lebih cepat dan responsif jika dibandingkan dengan laptop yang masih menggunakan HDD. Kecepatan booting saat menyalakan laptop-pun terbilang cepat dan penulis tidak membutuhkan waktu yang lama untuk dapat langsung menggunakannya. Jika kapasitas yang ada di SSD masih terasa kurang, laptop ini juga memiliki HDD sekunder seluas 1 TB untuk kamu menyimpan berbagai file.

review asus vivobook x505za
Kecepatan baca dan tulis SSD 256 GB pada Asus X505ZA.

review asus vivobook x505za
Kecepatan baca dan tulis HDD 1 TB pada Asus X505ZA.

Fitur hiburan untuk mendengarkan musik dan menonton film adalah salah satu aktivitas yang dapat dinikmati dengan cukup nyaman menggunakan Asus X505ZA. Suara yang dihasilkan oleh speaker yang terletak di bagian depan bawah laptop ini bisa dibilang sangat baik dan nyaring berkat teknologi Sonic Master. Penulis mencoba untuk menikmati musik dan film seri favorit via Spotify dan Netflix serta bermain game Counter Strike: Global Offensive dan DOTA 2. Hasilnya, suara vokal dan instrumen terdengar jelas, bass-nya juga pas, serta suara ledakan maupun letusan senjata api juga terdengar cukup megah. Ketika volume-nya ditinggikan hingga maksimal, suaranya juga tidak terdengar terlalu pecah.

Suhu dan daya tahan baterai merupakan salah satu pertimbangan ketika ingin membeli laptop. Seperti apakah suhu dan daya tahan baterai pada X505ZA? Ketika sedang idle atau melakukan pekerjaan ringan seperti mengolah dokumen, browsing internet dengan sedikit tab, ataupun mendengarkan musik menggunakan Spotify hanya sekitar 40-41 derajat celcius saja kok. Sedangkan jika laptop ini digunakan untuk pekerjaan yang lebih berat seperti bermain game, menjalankan emulator, ataupun membuka lebih banyak tab pada browser, suhunya naik hingga mencapai 82 derajat celcius. Terasa terlalu tinggi? Wajar saja, sebab Ryzen 2700U yang memiliki performa tinggi tersebut ditanamkan ke dalam sebuah laptop yang memiliki ukuran yang lebih ringkas. Kemungkinan sistem pembuangan udara panas yang berada di dalam laptop ini tidak terlalu optimal karena ruang yang lebih sempit. Namun penulis sendiri jarang sekali menggunakan laptop ini untuk pekerjaan berat secara simultan, sebab jika hanya bermain game sesekali dalam waktu 30-60 menit saja dalam satu permainan, suhunya masih bisa terjaga di angka 65-70 derajat celcius.


review asus vivobook x505za
Suhu idle Asus X505ZA.

review asus vivobook x505za
Lanjutan suhu idle Asus X505ZA.


review asus vivobook x505za
Suhu full load Asus X505ZA.

review asus vivobook x505za
Lanjutan suhu full load Asus X505ZA.

Bagaimana dengan daya tahan baterainya? Jika digunakan untuk pemakaian ringan pada dengan modus balance, laptop ini dapat bertahan hingga 3,5 jam. Sedangkan untuk pemakaian berat dengan modus high performance, laptop ini bertahan sekitar 2 jam saja. Hasil tersebut cukup baik untuk laptop dengan prosesor kencang. Satu hal yang menjadi favorit penulis dari laptop ini adalah charger-nya yang ringkas dengan ukuran yang cukup kompak, membuatnya mudah untuk disimpan dan berbobot sangat ringan.

Asus VivoBook X505ZA-BR701T merupakan salah satu laptop kelas mainstream dengan platform AMD Ryzen yang bisa kamu pertimbangkan untuk kamu miliki di awal 2019 ini. Datang dengan spesifikasi yang sangat mumpuni, fitur yang lengkap, dan bobot yang sangat ringkas, laptop ini bisa kamu gunakan untuk menunjang pekerjaan sehari-hari bagi para pekerja kantoran ataupun bermain games ketika sedang suntuk dengan kerjaan. Dengan banderol harga 11 jutaan, kamu sudah bisa membawa pulang sebuah laptop yang memiliki prosesor kencang, kartu grafis mumpuni, konektivitas lengkap, dan kombinasi storage SSD + HDD.

Baca juga: Review Asus ROG Strix GL702ZC: Gaming Laptop Terkuat dari AMD

Spesifikasi teknis dari Asus X505ZA bisa kamu lihat pada tabel di bawah ini.

Prosesor
AMD Ryzen 7 2700U Quad-core dengan kecepatan 2,2 GHz dan boost hingga 3,8 GHz.
GPU
AMD Radeon Vega 10 Mobile Graphics.
Memory RAM
8 GB DDR4 dual-channel.
Storage
256 GB SSD M.2 + 1 TB 5400 RPM HDD.
Layar
15,6 inci berjenis TN Anti-Glare dengan resolusi 1.366 x 768.
Sistem Operasi
Windows 10 Home Single Language 64-bit.
Optical Drive
Tidak tersedia.
Konektivitas
1 x COMBO audio jack 
1 x USB Type-C 3.1 Gen 1
1 x USB Type-A 3.1 Gen 1
2 x USB Type-A 2.0 
1 x HDMI 1.4
1 x RJ-45 LAN port

Integrated 802.11 AC (2x2)
Bluetooth 4.2
2-in-1 card reader (SD/SDHC)
Dimensi (Panjang x Lebar x Tebal)
36,4 x 24,5 x 1,8 cm
Bobot
Sekitar 1,6 kg dengan baterai

Comments

Popular posts from this blog

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran (email, membuka dan edit dokumen) ataupun hiburan (bermain games, mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop. Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number yang berawal 505 dan 506.

Review Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG: Fokus Cepat Dengan Laser Auto Focus

Setelah sebelumnya sukses dengan meluncurkan berbagai varian menengah ke atas Asus Zenfone 2 dengan prosesor Intel, Asus mulai melebarkan sayapnya ke ranah smartphone kelas menengah. Tidak mau ketinggalan dengan kompetitornya, perusahaan asal Taiwan tersebut meluncurkan sebuah produk menarik yang diposisikan untuk mengisi ponsel di jangkauan harga 2 juta. Meskipun pesaingan cukup sengit pada level tersebut, namun Asus tetap pede dengan meluncurkan Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG.