3 Hal Ini Bisa Jadi Godaan untuk Membeli OnePlus 7 Pro

OnePlus 7 Pro baru saja diluncurkan dua hari yang lalu. Flagship killer yang banderol harganya naik dari tahun ke tahun ini membawa sejumlah peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Meskipun secara desain, ponsel ini masih mengikuti saudara satu pabriknya yang bernaung di bawah BBK Group, seperti Oppo dan Vivo.

Gambar dari oneplus.com.

Salah satu yang menjadi nilai jual utama dari OnePlus 7 Pro adalah layar penuh tanpa notch. OnePlus mengakalinya dengan mengambil mekanisme kamera depan Oppo F11/Vivo V15, yakni menggunakan kamera jenis pop-up. Selain itu, penggunaan chipset anyar besutan Qualcomm dan kecepatan pengisian daya baterai super cepat juga masih menjadi daya tarik utama dari ponsel pintar ini.

Ingin tahu aja saja yang bisa jadi godaan untuk kamu membeli OnePlus 7 Pro? Simak selengkapnya di bawah ini!

Layar AMOLED dengan Refresh Rate 90 Hz

OnePlus 7 Pro memiliki layar seluas 6,67 inci beresolusi QHD+. Layar tersebut berjenis Fluid AMOLED dengan refresh rate yang sangat tinggi, yakni 90 Hz. Refresh rate yang tinggi tersebut tentunya berpengaruh pada pengoperasian animasi user interface menjadi lebih lacar dan mulus. Selain itu, layar ponsel ini juga mampu menampilkan gambar dengan warna HDR10+ yang lebih tajam dan beragam. Dibalik layar tersebut, terdapat sebuah pemindai sidik jari berjenis optical yang memiliki kinerja lebih baik dari pemindai sidik jari yang ada di OnePlus generasi sebelumnya.

Triple Camera dengan OIS dan EIS

Kamera belakang pada OnePlus 7 Pro memiliki konfigurasi triple camera yang terdiri dari:
- Kamera utama 48 megapiksel Sony IMX586 dengan aperture f/1.6, OIS, dan EIS.
- Kamera sekunder 8 megapiksel dengan lensa telephoto berkemampuan 3x optical zoom.
- Kamera tersier 16 megapiksel dengan lensa ultra wide selebar 117 derajat.

Kamera belakang tersebut juga mampu merekam video hingga resolusi 4K dan frame rate 60 fps. Sedangkan untuk modus slow motion, ponsel ini sanggup untuk merekam dalam dua varian: 1080p dengan 240 fps dan 720p dengan 480 fps. Untuk fitur lainnya, triple camera ini dilengkapi dengan lampu kilat LED ganda dan fokus otomatis laser.

Bagaimana dengan kamera depannya? Seperti yang sudah disebutkan di awal artikel, kamera depan OnePlus 7 Pro mengusung mekanisme pop-up. Kamera yang memiliki sensor 16 megapiksel ini diklaim memiliki daya tahan untuk dibuka-tutup lebih dari 300.000 kali. Tidak hanya itu, OnePlus juga memberikan proteksi kamera depan ketika unit yang kamu miliki terjatuh dengan deteksi menggunakan accelerometer, sehingga kamera akan langsung tertutup dengan sendirinya sebelum menyentuh lantai.

Chipset Qualcomm Snapdragon 855 yang Super Kencang

OnePlus 7 Pro diperkuat dengan dapur pacu Qualcomm Snapdragon 855 yang menjadi primadona para ponsel flagship di tahun 2019 ini. Chipset anyar tersebut juga dilengkapi dengan 10-layer vapor chamber cooling, yang dapat menjaga suhu prosesor dan kartu grafis lebih dingin untuk performa yang stabil. Dipadukan dengan konfigurasi RAM dan media penyimpanan internal 6/128 GB, rasanya tidak akan ada kendala apapun ketika kita menggunakan ponsel ini untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Apalagi media penyimpanan internalnya sudah menggunakan teknologi UFS 3.0, yang performanya memiliki peningkatan hingga 78% dibandingkan dengan UFS 2.1.

Itu dia 3 hal yang bisa jadi godaan untuk membeli OnePlus 7 Pro. Selain 3 hal tersebut, sebenarnya ada beberapa faktor lain yang bisa kamu jadikan pertimbangan jika ingin meminang ponsel pintar yang satu ini. Salah satunya adalah kapasitas daya baterai yang cukup besar, yakni 4.000 mAh dan dilengkapi dengan sistem pengisian daya cepat Warp Charge 30. Kombinasi keduanya tentu dapat membantu kamu jika seringkali berpindah tempat dan tidak bertemu dengan colokan listrik dalam waktu yang lama. Faktor lainnya adalah hadirnya speaker stereo berkolaborasi dengan Dolby, yang tentunya mampu untuk meningkatkan kenyamanan kamu dalam bermain game maupun menonton film.

OnePlus 7 Pro akan segera hadir di tanggal 17 Mei 2019 untuk pasar Amerika Serikat. Sedangkan untuk pasar lainnya, akan menyusul beberapa waktu kemudian. Sayangnya ponsel ini kemungkinan besar tidak akan masuk secara resmi ke Indonesia, sehingga jika kamu ingin membelinya maka harus mencari penjual daring yang memasukkan ponsel ini secara hand carry ke tanah air. Untuk banderol harganya sendiri, dapat kamu lihat pada tabel di bawah ini.


RAM/InternalWarnaHarga (dalam US Dollar)Harga (dalam Rupiah)
6/128 GBMirror GrayUSD670Rp9,700,0000
8/256 GBMirror Gray, Nebula BlueUSD700Rp10,200,000
12/256 GBNebula BlueUSD750Rp10,800,000

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Review Google Pixel XL: Masih Oke Buat 2019?