Skip to main content

Google Wajibkan Perangkat yang Diluncurkan Setelah 31 Januari 2020 Gunakan Android 10

Google meluncurkan Android 10 ke beberapa perangkat pada awal September kemarin. Hingga saat ini, baru perangkat Pixel dan beberapa perangkat lainnya saja yang sudah mendapatkan update tersebut. Namun, perusahaan asal Mountain View, California tersebut merencanakan aturan yang lebih ketat bagi para pabrikan ponsel untuk dapat menggunakan GMS (Google Mobile Services). Rencananya, Google akan mewajibkan perangkat yang diluncurkan setelah 31 Januari 2020 harus menggunakan sistem operasi Android 10.

ASUS Luncurkan ROG Phone II, Gaming Phone dengan Layar AMOLED 120 Hz dan Snapdragon 855+

Berselang hanya satu tahun setelah generasi pertama diluncurkan, ASUS menghadirkan generasi penerus dari ROG Phone. ASUS ROG Phone II merupakan sebuah smartphone yang mengusung pengalaman mobile gaming terbaik dengan menghadirkan teknologi layar AMOLED 10-bit HDR yang memiliki refresh rate sebesar 120 Hz. Selain itu, ponsel pintar ini juga menggunakan chipset terbaru dari Qualcomm, yakni Snapdragon 855+, serta beragam aksesoris pendukung lain dan kerjasama strategis dengan pengembang game.

asus gaming phone
Gambar dari gsmarena.com.

ASUS ROG Phone II didesain secara khusus baik untuk para hardcore mobile gamers maupun pengguna Android yang membutuhkan tenaga lebih. Maka dari itu, secara fisik ASUS telah melakukan optmalisasi untuk penggunaan ponsel ini dalam modus layar landscape. Tidak hanya itu, pengguna juga dapat memilih dua buah antarmuka yang disediakan pada ponsel ini. Antarmuka pertama adalah antarmuka ZenFone 6 yang memiliki antarmuka seperti Android vanilla, sedangkan antarmuka kedua adalah antarmuka ROG UI yang didesain untuk para penikmat game.

Layar AMOLED seluas 6,59 inci menjadi salah satu unggulan pada ponsel pintar ini. Refresh rate sebesar 120 Hz dengan 1 ms latency membuatnya sangat nyaman untuk dipandang saat bermain game. Tidak hanya itu, sensor sentuhan pada ponsel ini memiliki sampling rate sebesar 240 Hz dan optimalisasi yang dilakukan oleh ASUS juga membuat layar ponsel ini memiliki touch latency yang lebih rendah dibandingkan dengan iPhone XS Max. Layar ini memiliki resolusi FHD+ 1.080 x 2.340 piksel dan mendukung HDR 10-bit.

Berada di sisi atas dan bawah layar ROG Phone II terdapat dua buah speaker stereo menghadap ke depan dengan dukungan DTS:X Ultra yang mampu mensimulasi audio multi-channel. Chamber pada kedua speaker tersebut juga lebih besar sehingga volume suara yang dihasilkan oleh keduanya 2,5x lebih kencang dibandingkan dengan ROG Phone generasi sebelumnya. Kabar gembira dari sektor audio di ponsel ini adalah masih tersedianya headphone jack. Bahkan jack tersebut juga memiliki latency yang rendah dan lebih cepat dibandingkan aptX LL. Ponsel ini dibekali dengan empat buat mikrofon, sehingga mampu menghasilkan input audio yang lebih jernih dan jelas termasuk ketika sedang bermain game dan harus berbicara dengan rekan satu tim.

asus rog phone ii accesories
Gambar dari gsmarena.com.

Seperti yang sudah disebutkan di awal artikel, ASUS ROG Phone II diperkuat oleh Qualcomm Snapdragon 855+ yang memiliki CPU clock 4% lebih cepat dibandingkan dengan Snapdragon 855. Tidak hanya itu, kartu grafis Adreno 640 pada chipset ini juga di overclock sehingga mampu menambah performa hingga 15% dibandingkan dengan Adreno 640 yang ada di 855. Chipset yang kencang memiliki satu musuh: suhu panas. Maka dari itu, ASUS menyediakan aksesoris AeroActive Cooler II yang bertugas untuk menghilangkan suhu panas dari vapor chamber yang ada di dalam ponsel ini. Cooler tersebut memiliki tingkat kebisingan yang lebih rendah dibandingkan dengan generasi sebelumnya dan dapat juga berfungsi sebagai kickstand.

Ada dua aksesoris lain yang bisa dibilang menjadi daya tarik kuat bagi calon pembeli ponsel ini. Yang pertama adalah ROG Kunai Gamepad, sebuah gamepad yang terinspirasi dari Nintendo Switch. Mengapa demikian? Sebab pengalaman bermain game yang ditawarkan hampir mirip dengan konsol keluaran Nintendo tersebut. Pengguna dapat menempelkan kedua gamepad ini di sisi kanan dan kiri (dalam posisi landscape) untuk digunakan seperti layaknya gamepad pada ponsel. Selain itu, pengguna juga dapat menggunakan kedua gamepad itu dengan cara digabungkan dan dijadikan wireless gamepad. Pada konfigurasi ini, pengguna dapat menggunakan satu dari beberapa dock berikut: WiGig, Pro Dock, atau Mobile Desktop Dock, untuk menampilkan gambar permainan ke televisi maupun monitor.

Aksesoris kedua adalah TwinView Dock II. Sama dengan TwinView generasi sebelumnya, dock ini memungkinkan pengguna untuk memiliki layar sekunder agar dapat menikmati permainan lebih maksimal. Sama seperti layar pada ROG Phone II, dock ini juga memiliki layar dengan refresh rate 120 Hz dan 1 ms latency. Selain itu, dock ini juga dibekali dengan sebuah cooling fan, baterai berdaya 5.000 mAh, serta didesain dengan bobot yang lebih ringan dan distribusi berat yang lebih baik.

asus rog phone ii accesories
Gambar dari gsmarena.com.

Untuk spesifikasi lainnya, ASUS ROG Phone II memiliki baterai berdaya besar 6.000 mAh. Perusahaan asal Taiwan ini menjanjikan performa baterai tersebut akan lebih baik dibandingkan dengan kompetitornya, dengan menawarkan permainan PUBG yang dapat dimainkan secara non-stop hingga 7 jam. Selain itu, baterai pada ponsel ini juga mendukung pengisian daya cepat 30W ROG HyperCharge menggunakan kabel 3A standar serta mendukung Quick Charge 4.0. Kamera memang bukan elemen utama pada ponsel ini, namun bukan berarti ponsel ini tidak memiliki kamera yang bagus. ASUS membawa sensor kamera miliki ZenFone 6 ke ponsel ini, yang artinya ponsel ini memiliki kamera belakang konfigurasi ganda dengan kamera utama 48 megapiksel Quad Bayer dan kamera sekunder 13 megapiksel ultra wide-angle. Akan tetapi pengguna tidak akan menemukan mekanisme flip-up pada ponsel ini, sebab ASUS juga menyematkan sebuah kamera di depan beresolusi 24 megapiksel.

Jika ingin melihat spesifikasi teknis dari ASUS ROG Phone II, bisa cek tabel di bawah ini.

Layar
6,59 inci dengan resolusi 1.080 x 2.340 piksel, rasio aspek 19,5:9, AMOLED capacitive touchscreen. Dukungan HDR10, refresh rate 120 Hz, touch-sensing 240 Hz, dan DCI-P3 108%. Dilapisi oleh Corning Gorilla Glass 6.
Ukuran (Panjang x Lebar x Tebal) dan Bobot
171 x 77,6 x 9,5 mm, 240g.
Prosesor
Qualcomm Snapdragon 855+ dengan prosesor octa-core yang terdiri dari single-core Kryo 485 berkecepatan 2,96 GHz, triple-core Kryo 485 berkecepatan 2,42 GHz, serta quad-core Kryo 485 berkecepatan 1,8 GHz.
GPU
Adreno 640.
RAM
12 GB.
Internal Storage
256/512 GB.
External Storage
Tidak Tersedia
Kamera Belakang
Kamera ganda yang terdiri dari:
Kamera utama 48 megapiksel Quad Bayer dengan aperture f/1.8, phase detection auto focus, dan laser auto focus,

Kamera sekunder 13 megapiksel dengan aperture f/2.4 dan lensa ultra-wide.

Dilengkapi juga dengan lampu kilat ganda LED.
Kamera Depan
24 megapiksel dengan bukaan f/2.2.
Konektivitas
GSM, HSPA, 4G LTE, WiFi 802.11 a/b/g/n/ac/ad, A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS, NFC, USB 3.1 Type-C 1.0.
Baterai
6.000 mAh Li-Po dengan dukungan pengisian daya cepat 30W (ROG HyperCharge, Quick Charge 4.0).
Sistem Operasi
Android 9.0 Pie dengan antarmuka ROG UI.


Comments

Popular posts from this blog

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran (email, membuka dan edit dokumen) ataupun hiburan (bermain games, mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop. Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number yang berawal 505 dan 506.

Review Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG: Fokus Cepat Dengan Laser Auto Focus

Setelah sebelumnya sukses dengan meluncurkan berbagai varian menengah ke atas Asus Zenfone 2 dengan prosesor Intel, Asus mulai melebarkan sayapnya ke ranah smartphone kelas menengah. Tidak mau ketinggalan dengan kompetitornya, perusahaan asal Taiwan tersebut meluncurkan sebuah produk menarik yang diposisikan untuk mengisi ponsel di jangkauan harga 2 juta. Meskipun pesaingan cukup sengit pada level tersebut, namun Asus tetap pede dengan meluncurkan Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG.