Motorola Razr Terbaru: Ponsel Lipat Mahal dengan Spesifikasi Kelas Menengah?

Setelah hilang dari peredaran lebih dari 10 tahun lamanya, Motorola Razr hadir kembali. Ponsel lipat yang sempat menjadi ikon di tahun 2000an tersebut dihidupkan oleh Motorola dengan mengikuti tren masa kini: menggunakan layar sentuh seluas 6,2 inci yang dapat dilipat. Ketika dilipat, kita juga dapat melihar sebuah layar kecil yang disebut dengan Quick View berukuran 2,7 inci.

Gambar dari motorola.com.

Sayangnya, kecanggihan dari layar lipat yang diusung oleh Motorola Razr ini tidak dibarengi dengan spesifikasi teknis yang gemilang. Ponsel ini hanya dibekali dengan chipset Qualcomm Snapdragon 710 yang disandingkan dengan RAM sebesar 6 GB dan media penyimpanan seluas 128 GB. Penggunaan chipset kelas menengah tersebut tentunya cukup mengecewakan, mengingat kita dengan mudah menemukan ponsel pintar yang memiliki spesifikasi teknis sama di rentang harga 3 jutaan saja. Bahkan, ponsel pintar terbaru di kelas harga tersebut sudah menggunakan generasi yang lebih baru, seperti Snapdragon 712.

Pada sektor kamera, ponsel pintar ini memiliki dua buah kamera. Satu terletak di sisi luar dengan sensor 16 megapiksel, bukaan f/1.7, EIS, Dual Pixel auto focus, laser auto focus, serta lampu kilat LED ganda. Sedangkan di sisi dalam, kita bisa menemukan sebuah kamera selfie dengan sensor 5 megapiksel dan bukaan f/2.0. Kamera selfie tersebut berada di dalam sebuah notch yang terletak di sisi layar berjenis pOLED beresolusi 876 x 2.142.

Motorola membenamkan baterai berdaya 2.510 mAh ke dalam Razr terbaru ini. Terdengar kecil? Menurut analisa penulis, nampaknya baterai berdaya kecil ini digunakan untuk mempertahankan agar ketebalan dari ponsel ini tetap tipis. Selain itu, penggunaan chipset kelas menengah pun juga terjawab berkat baterai ini. Sebab, jika menggunakan chipset kelas flagship yang super kencang, ada kemungkinan daya tahan baterainya akan cukup rendah. Ponsel ini akan dijual dengan menjalankan sistem operasi Android Pie dan hanya memiliki satu pilihan warna: Noir Black.

Gambar dari motorola.com.

Dilaporkan oleh media lain, ponsel ini akan dijual pada awal 2020 mendatang seharga US$ 1.500 atau sekitar 20 juta rupiah. Harga yang sangat tinggi untuk sebuah ponsel pintar dengan spesifikasi kelas menengah. Nampaknya Motorola ingin menjaring konsumen ekslusif yang ingin bernostalgia dengan ponsel lipat dan fans garis kelas dari seri Razr.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Review Google Pixel XL: Masih Oke Buat 2019?