Skip to main content

MSI Alpha 15: Gaming Laptop Pertama AMD dengan Radeon RX 5000 Series

Seiring dengan perkembangan zaman, banyak inovasi baru hadir di dalam dunia teknologi. Inovasi tersebut juga mendorong berbagai produsen laptop untuk mengembangkan produk sesuai dengan permintaan pasar saat ini. Salah satu kategori yang sedang naik daun adalah gaming laptop. Kategori ini memiliki pasar yang cukup luas, dikarenakan selain para gamers yang menjadi konsumen utama, banyak konsumen non-gamers juga yang mencari gaming laptop. Alasannya utamanya terletak pada spesifikasi gaming laptop yang tinggi membuat laptop kategori ini dapat digunakan untuk mengerjakan pekerjaan profesional,  misalnya pekerjaan yang berhubungan dengan desain grafis, arsitektur, hingga content creation.


MSI sebagai salah satu pemain lama dalam dunia periperal komputer dan laptop saat ini menawarkan sebuah lini gaming laptop baru di luar seri G yang sudah cukup dikenal oleh para gamers sebelumnya. Bekerja sama dengan AMD, perusahaan asal Taiwan ini melahirkan MSI Alpha 15. Seri yang memiliki lambang burun…

Inilah Cara Huawei Temukan Alternatif GMS di India

Larangan penggunaan GMS (Google Mobile Service) pada perangkat Huawei sangat membatasi gerak-gerik perusahaan tersebut di luar Tiongkok. Di Indonesia saja misalnya, flagship terbaru milik perusahaan berlogo bunga teratai merah tersebut, Huawei Mate 30 Pro, bisa dibilang kurang laku di pasaran jika dibandingkan dengan pendahulunya lantaran tidak memiliki aplikasi Google seperti Maps, Drive, dan Gmail secara out of the box. Memang sih, ada cara untuk mengakali agar GMS dapat dipasang di perangkat mereka, namun tentunya cara tersebut cukup menyulitkan. Apalagi di mata konsumen, jika sudah membeli ponsel pintar berbanderol tinggi, ya maunya kan sudah bisa langsung dipakai tanpa oprek setelah dibuka dari dusnya.

Gambar dari gsmarena.com.

Akan tetapi nampaknya nestapa tersebut akan segera berakhir di India. Menurut laporan yang dilansir oleh Economic Times, media kenamaan di India, Huawei sedang mempererat hubungan mereka dengan para pengembang perangkat lunak asal India untuk mengembangkan alternatif GMS. CEO Huawei dan Honor India mengatakan kepada Economic Times, bahwa pihaknya sedang mengembangkan HMS (Huawei Mobile Services) dan sedang membuat sebuah ekosistem mobile. Mayoritas aplikasi penting seperti navigasi, pembayaran, permainan, dan perpesanan akan mereka siapkan pada akhir Desember 2019.

Ekosistem aplikasi Google yang sangat luas membuat Huawei cukup kelabakan untuk mengembangkan alternatifnya. Namun dengan mendekati para pengembang dari India melalui Honor, mereka cukup optimis bisa mendapatkan alternatif agar pengguna perangkat Huawei tidak kesulitan. Dalam kesempatan yang sama, CEO tersebut juga mengatakan bahwa ponsel pintar terbaru dari Honor akan datang dengan GMS di India pada tahun depan.

Bagaimana nasib pengguna ponsel pintar Huawei di negara lain, termasuk Indonesia? Belum ada titik terang yang bisa ditemukan, namun sepertinya cara yang dilakukan oleh perusahaan asal Tiongkok tersebut di India bisa juga dilakukan di tanah air. Setuju kan, gadgeteers?

Comments

Popular posts from this blog

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran (email, membuka dan edit dokumen) ataupun hiburan (bermain games, mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop. Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number yang berawal 505 dan 506.

Review Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG: Fokus Cepat Dengan Laser Auto Focus

Setelah sebelumnya sukses dengan meluncurkan berbagai varian menengah ke atas Asus Zenfone 2 dengan prosesor Intel, Asus mulai melebarkan sayapnya ke ranah smartphone kelas menengah. Tidak mau ketinggalan dengan kompetitornya, perusahaan asal Taiwan tersebut meluncurkan sebuah produk menarik yang diposisikan untuk mengisi ponsel di jangkauan harga 2 juta. Meskipun pesaingan cukup sengit pada level tersebut, namun Asus tetap pede dengan meluncurkan Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG.