Review Acer Swift 3 SF314-41: Tipis, Ringan, Bertenaga untuk Segala Kebutuhan

Mengawali tahun 2020 ini, penulis kedatangan sebuah tamu (yang sebenarnya sudah datang dari akhir tahun kemarin) yang cukup menarik. Tamu tersebut memang tidak bisa dibilang baru karena sudah beredar di pasaran sejak paruh ketiga 2019, namun apa yang dimilikinya masih sangat relevan untuk saat ini, terutama buat kamu yang sedang mencari sebuah laptop yang memiliki ketebalan tipis, bobot ringan, serta bertenaga untuk segala kebutuhan. Lalu siapakah tamu tersebut? Sambutlah Acer Swift 3 SF314-41 yang selanjutnya akan penulis sebut sebagai Acer Swift 3 saja untuk mempermudah penyebutan.

review acer swift 3 amd ryzen 3500u

Acer Swift 3 generasi terbaru ini merupakan penerus dari generasi sebelumnya yang tetap membawa keunggulan utamanya: tipis dan ringan. Kedua hal ini memang bukan hanya isapan jempol belaka, sebab laptop yang bodinya dilapisi oleh bahan aluminium ini hanya memiliki ketebalan lebih kurang 18,9 mm dan bobot 1,5 kg. Charger-nya sendiri cukup ringan, hanya berbobot sekitar 159 g. Untuk dimensinya sendiri, laptop ini memiliki panjang sekitar 370 mm dan lebar 255 mm. Hal ini membuatnya sekilas terlihat seperti laptop dengan layar 13 inci, yang di mana sebenarnya laptop ini memiliki layar seluas 14 inci. Dengan dimensi yang ringkas dan bobot yang ringan tersebut, tentunya laptop ini sangat mudah untuk dibawa-bawa ke mana saja.

Pada sektor layar, Acer Swift 3 sudah menggunakan layar berjenis IPS dengan resolusi Full HD 1.920 x 1.080. Layar dari laptop ini memiliki viewing angle yang bagus, dengan ubahan tampilan yang sangat minim  jika dilihat dari berbagai sudut. Hanya saja, layar ini bisa dibilang memiliki tingkat kecerahan yang cukup redup. Sehingga ketika penulis mencoba untuk menggunakannya pada kondisi outdoor, konten yang ditampilkan pada layar akan cukup terlihat gelap di bawah pantulan sinar matahari. Di atas layar seluas 14 inci tersebut, terdapat sebuah webcam dengan resolusi 720p yang dapat dimanfaatkan untuk video call.

review acer swift 3 amd ryzen 3500u

Keyboard merupakan salah satu elemen penting pada sebuah laptop. Seperti biasa, Acer membawa desain keyboard andalannya ke seri Swift 3 ini. Berjenis chiclet, keyboard ini cukup nyaman dan empuk saat digunakan untuk mengetik. Jarak antar tuts agak longgar, sehingga kemungkinan untuk salah ketik juga sangat kecil. Sayangnya keyboard ini belum dilengkapi dengan backlight sehingga mungkin kamu akan kesulitan jika menggunakannya di ruangan yang gelap. Di bawah keyboard tersebut, terdapat touchpad yang terletak sedikit condong ke kiri, namun tetap sejajar dengan tuts space bar. Touchpad tersebut cukup luas, namun tidak memiliki tombol fisik untuk klik kanan/kiri. Berada di sisi kanan bawah keyboard terdapat sebuah pemindai sidik jari yang dapat digunakan untuk membuka kunci Windows.

review acer swift 3 amd ryzen 3500u

review acer swift 3 amd ryzen 3500u

review acer swift 3 amd ryzen 3500u

Untuk konektivitas, Acer Swift 3 memiliki port yang cukup lengkap. Di sisi kiri terdapat sebuah DC-IN untuk pengisian daya, HDMI port untuk menghubungkan ke monitor atau proyektor, dua buah USB 3.0, sebuah USB Type-C, serta audio jack 3,5 mm. Sedangkan di sisi kanan terdapat sebuah kensington lock, USB 2.0, serta SD card reader. Optical drive harus absen dari laptop ini karena dimensinya yang ringkas, sehingga jika kamu masih memerlukannya, kamu bisa membeli external optical drive tambahan.

review acer swift 3 amd ryzen 3500u

review acer swift 3 amd ryzen 3500u

Acer Swift 3 yang diuji oleh penulis kali ini diperkuat dengan prosesor AMD Ryzen 5 3500U yang terdiri dari empat inti dan delapan thread. Prosesor ini memiliki kecepatan dasar 2,1 GHz dan bisa melakukan boost secara otomatis bila diperlukan hingga 3,7 GHz. Dipadukan dengan RAM sebesar 8 GB DDR4 yang berjalan dalam konfigurasi dual channel, performa sehari-hari laptop ini sangat gegas dan nyaman digunakan untuk bekerja. Apalagi Acer sudah menyematkan media penyimpanan berjenis SSD NVME sebesar 512 GB, sehingga ketika penulis membuka dokumen maupun aplikasi akan terasa cepat. Bagaimana jika laptop ini digunakan untuk bermain game? Penulis mencoba bermain dua game e-sports populer, yakni Counter Strike: Global Offensive dan DOTA 2. Hasilnya, kedua game tersebut cukup lancar untuk dimainkan dengan pengaturan grafis rata kiri di resolusi native layar laptop ini. Saran penulis, jika ingin memainkan kedua game tersebut lebih lancar, turunkan saja pengaturan resolusi di dalam game menjadi 720p agar mendapatkan FPS yang lebih tinggi.

Prosesor AMD Ryzen 5 3500U pada Acer Swift 3.

Memory RAM pada Acer Swift 3.

Kartu grafis onboard pada Acer Swift 3.





Masuk ke sektor audio, laptop ini memang tidak membawa gimmick audio apapun. Namun keluaran suara dari speaker stereo yang berada di sisi bawah ternyata cukup baik. Keluaran suaranya terdengar cukup lantang dan tidak pecah. Akan tetapi, penulis menyarankan agar kamu menggunakan headset saja ketika ingin menikmati konten maupun bermain game di laptop ini supaya lebih nyaman.

Suhu menjadi salah satu pertimbangan ketika kita akan membeli laptop. Bagaimana dengan suhu pada Acer Swift 3 ini? Penulis mengujinya dengan menjalankan perangkat lunak synthetic benchmark Cinebench R20 sebanyak 10 kali untuk suhu prosesor dan 3DMark Fire Strike untuk suhu kartu grafis. Hasilnya, dalam keadaan idle atau menganggur, laptop ini memiliki suhu prosesor di kisaran 40-41 derajat celcius, sedangkan kartu grafisnya di kisaran 39-40 derajat celcius. Ketika sudah digunakan dalam keadaan load, suhu prosesornya meningkat hingga maksimal di kisaran 77-78 derajat celcius, sedangkan kartu grafisnya hanya naik ke angka maksimal di kisaran 66-67 derajat celcius. Baik suhu prosesor maupun kartu grafisnya bisa dibilang sangat terjaga dengan stabil, sehingga tidak akan menimbulkan penurunan performa ketika sedang digunakan untuk pekerjaan berat sekalipun. Walaupun penulis tetap menyarankan untuk menggunakan laptop ini di atas permukaan yang rata dan keras ya, agar tidak ada saluran pembuangan udara yang terhalangi.


Untuk menguji daya tahan baterai dari Acer Swift 3, penulis menggunakannya untuk bekerja selama beberapa hari. Diatur ke pengaturan power Better Performance, dengan pemakaian browsing internet, mendengarkan lagu dari Spotify, dan membuka dokumen menggunakan Microsoft Word dan Excel, penulis mendapatkan waktu pemakaian hingga 7,5 jam. Daya tahan baterainya tersebut sangat memuaskan jika kamu sering bekerja secara mobile seperti penulis. Kamu tidak perlu pusing untuk mencari power outlet lagi, sebab dengan mengisi daya baterai laptop ini sekali saja dalam satu hari, kamu bisa menggunakannya seharian. Oh ya untuk waktu pengisian dayanya sendiri sih standar laptop pada umumnya, lebih kurang membutuhkan waktu 1,5 jam dari sisa 20% hingga penuh.

Acer Swift 3 merupakan salah satu laptop kelas mainstream dengan platform AMD Ryzen yang dapat kamu pertimbangkan untuk dibeli saat ini. Hadir dengan spesifikasi yang sangat mumpuni di kelas harganya, laptop ini mampu untuk memenuhi segala kebutuhan penulis untuk bekerja maupun menikmati hiburan. Menurut penulis, laptop ini cocok buat kamu para eksekutif muda maupun mahasiswa yang menginginkan sebuah perangkat penunjang kerja yang ringkas, ringan, serta berdaya tahan baterai lama.

laptop amd ryzen

Jika kamu ingin meminang Acer Swift 3 SF314-41, kamu bisa menemukannya di online marketplace dengan kisaran harga 7,5 - 7,7 juta rupiah. Dalam paket penjualannya, laptop ini sudah terpasang sistem operasi Windows 10 sehingga kamu tidak perlu lagi mengeluarkan budget lebih untuk membeli sistem operasi original.

Spesifikasi teknis dari Acer Swift 3 SF314-41 bisa kamu lihat pada tabel di bawah ini.

Prosesor
AMD Ryzen 5 3500U Quad-core dengan kecepatan 2,1 GHz dan boost hingga 3,7 GHz.
GPU
AMD Radeon Vega 5 Mobile Graphics.
Memory RAM
8 GB DDR4 ( 2 x 4) dual channel.
Storage
512 GB SSD NVME.
Layar
14 inci berjenis IPS dengan resolusi 1.920 x 1.080
Sistem Operasi
Windows 10.
Optical Drive
Tidak tersedia.
Konektivitas
1 x COMBO audio jack 
1 x USB Type-C 3.0 Gen 1
2 x USB Type-A 3.0 Gen 1
1 x USB Type-A 2.0
1 x HDMI 1.4

Integrated 802.11a/b/g/n/ac
Bluetooth 4.2
2-in-1 card reader (SD/SDHC)
Dimensi (Panjang x Lebar x Tebal)
37,5 x 25,5 x 1,89 cm
Bobot
Sekitar 1,65 kg dengan baterai


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Review Google Pixel XL: Masih Oke Buat 2019?

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!