Pendapatan Xiaomi Meningkat 13,6% di Kuartal Pertama 2020

Xiaomi belum lama ini mempublikasikan laporan keuangan mereka untuk kuartal pertama 2020. Di dalam laporan keuangan tersebut, terlihat bahwa terjadi peningkatan di berbagai sektor meskipun saat ini kondisi pasar global sedang melemah dikarenakan pandemi COVID-19. Peningkatan terjadi pada pendapatan dan laba kotor.

xiaomi indonesia
Gambar dari mi.co.id/id.

Total pendapatan Xiaomi meningkat hingga 13,6% secara year on year menjadi 49,7 juta yuan, sedangkan laba kotor mereka meningkat secara signifikan hingga 44,9% menjadi 7,56 juta juta yuan. Keduanya merupakan hasil memuaskan karena melewati estimasi yang sudah diprediksi sebelumnya. Meskipun perusahaan asal Tiongkok tersebut juga mengalami peningkatan pengeluaran pada R&D hingga 13,4% menjadi 1,9 juta yuan secara year to year.

Sekitar 60% dari total pendapatan Xiaomi tersebut dihasilkan dari penjualan ponsel pintar, yang mampu meraup hingga 30,3 juta yuan atau meningkat hingga 12,3% dibandingkan periode sebelumnya. Pengapalan produk mereka juga meningkat hingga 29,2 juta unit. Analis dari Canalys menempatkan Xiaomi di posisi keempat klasmen global dengan pangsa pasar sebanyak 11,1%.

Xiaomi menyebutkan jika strategi mereka menjalankan dual brand, yakni memisahkan antara entitas
Mi yang fokus pada perangkat kelas atas dan Redmi yang lebih fokus pada perangkat kelas mainstream, menghasilkan output yang baik. Ponsel flagship terbaru mereka, yakni Mi 10 dan Mi 10 Pro, telah dikapalkan lebih dari satu juta unit pada periode Februari - Maret tahun ini. Sedangkan saudara mereka di brand Redmi, yakni Redmi Note 8 menjadi salah satu ponsel pintar dengan penjualan terbaik di kuartal pertama 2020.

Peningkatan pada rata-rata harga jual produk Xiaomi sebesar 7,2% dibandingkan dengan tahun sebelumnya menunjukkan bahwa ponsel flagship mereka kini diterima oleh baik oleh pasar. Mereka menyebutkan jika ponsel dengan konektivitas 5G milik mereka telah berhasil melakukan penetrasi pasar hingga 25,9% di Tiongkok.

xiaomi mi 10
Gambar dari mi.co.id/id.

Dari sektor IoT (internet of things) dan produk lifestyle, Xiaomi membukukan pendapatan 13 juta yuan atau meningkat hingga 7,8% secara year on year. Mereka mengklaim jika platform IoT milik mereka saat ini menjadi penguasa pasar di dunia dengan 252 juta perangkat telah aktif (tidak termasuk ponsel pintar dan laptop). Selain itu, jumlah MiFans (penggemar Xiaomi) juga meningkat. Diperkirakan sekitar 4,6 juta MiFans memiliki lebih dari lima perangkat IoT dari Xiaomi.

Penjualan Mi TWS earbuds meningkat lebih dari 600%. Produk lain seperti Mi Band, skuter elektrik, dan penyedot debu robotik mereka juga mengalami peningkatan penjualan. Bahkan Xiaomi mengklim jika penjualan router mereka meningkat hingga dua kali lipat jika dibandingkat dengan kuartal pertama tahun lalu.

Pada kuartal ini juga pertama kalinya pendapatan Xiaomi sebagian besar didapatkan dari penjualan di luar Tiongkok. Pengiriman ke benua Eropa meningkat hingga 58,3%, di mana mereka telah berhasil mendapatkan 14,3% market share dan menduduki posisi keempat pada benua biru tersebut. Spanyol menduduki peringkat tertinggi dalam penjualan Xiaomi di pasar Eropa, sedangkan penjualan di negara Eropa Barat lainnya juga mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Tidak hanya itu, pengiriman ke wilayah Amerika Latin, Afrika, serta Timur Tengah juga meningkat secara signifikan.


Saat ini permintaan produk Xiaomi di kampung halaman mereka kembali meningkat setelah kondisi negara Tirai Bambu tersebut telah bangkit dari pandemi. Produksi dan rantai pasokan kembali normal dan siap untuk memenuhi permintaan yang ada. Situasi di Eropa pun juga membaik, setelah terdeteksi aktivasi ponsel pintar mereka di benua tersebut kembali ke 90%, sama dengan rata-rata aktivitasi ayng terjadi pada Januari 2020 kemarin.

Sekadar informasi, Xiaomi merupakan salah satu perusahaan di Tiongkok yang pertama kali mengumumkan perlawanan kepada COVID-19. Mereka telah menyumbangkan beragam peralatan medis kepada 30 rumah sakit di provinsi Hubei. Di Indonesia sendiri, mereka juga telah menyumbangkan 100.000 masker pada tahap pertama donasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Review Google Pixel XL: Masih Oke Buat 2019?

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!