Ponsel Samsung Mampu Gantikan Kartu Identitas Masyarakat Jerman

Samsung baru saja memperkenalkan kartu identitas nasional elektrik negara Jerman yang akan tersedia pada ponsel mereka. Kartu identitas nasional ini adalah buah dari hasil kerja sama ekslusif antara perusahaan asal Korea Selatan tersebut dengan Kantor Federal Keamanan Informasi Jerman, Bundesdruckerei (bdr), dan Deutsche Telekom Security. Dengan kerja sama tersebut, ketiganya berhasil mengembangkan sebuah arsitektur keamanan berbasis perangkat keras yang membuat masyarakat Jerman dapat menyimpan kartu identitas nasional mereka ke dalam sebuah ponsel sebagai eID.

germany eid
Gambar dari gsmarena.com.

Rencananya, kartu identitas nasional elektronik ini akan baru diluncurkan ke publik sekitar kuartal ketiga atau keempat tahun ini. Fitur ini berhasil dikembangkan berkat adanya sebuah chip keamanan ayng tertanam pada ponsel pintar Samsung. Informasi dari kartu identitas dapat disimpan secara lokal di ponsel, sehingga memberikan pengguna kontrol penuh terhadap data tanpa perlu mengandalkan koneksi daring.

Bundesdruckerei, perusahaan keamanan berteknologi tinggi yang saat ini berperan sebagai kontraktor untuk pemerintah Jerman, mengatakan bahwa di masa yang akan datang dunia akan semakin bergerak kepada digital dan mobile. Maka dari itu pengembangan dari kartu identitas elektronik ini diharapkan dapat mengombinasikan antara tingkat kepercayaan yang tinggi dari sebuah kartu identitas fisik dengan kemudahaan penggunaan sebuah ponsel pintar.

Masyarakat Jerman yang saat ini memiliki ponsel pintar Samsung Galaxy S20 series, akan dapat menyimpan kartu identitas nasional mereka melalui sebuah aplikasi khusus yang akan didistribusikan oleh bdr. Kartu identitas elektronik tersebut dapat digunakan untuk membuka rekening bank ataupun kebutuhan layanan eGovernment lainnya.


Jika dilihat dari sudut pandang keamanan, Samsung Galaxy S20 series memang sudah membenamkan sebuah Secure Element (eSE) yang dapat menyimpan seluruh data sensitif dengan prosesor terpisah. Secure Element tersebut dapat menyimpan data dengan aman berkat isolasi dan perlindungan dari serangan perangkat keras yang mampu menggandakan informasi di dalam ponsel. Samsung mengatakan, hal ini hanyalah sebuah permulaan. Ke depannya, perusahaan asal negeri gingseng tersebut akan mengembangkan kembali fitur penyimpanan data sensitif lainnya, seperti data kartu surat izin mengemudi, kartu asuransi kesehatan nasional, bahkan hingga kunci kendaraan maupun apartemen. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Review Google Pixel XL: Masih Oke Buat 2019?