Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

Review ASUS ROG Phone 3: Hape Gaming Buat Kerja, Emang Bisa?

Pada saat peluncuran ASUS ROG Phone 3 pada 24 September lalu, penulis telah menuliskan kesan awal dari pemakaian gaming phone  tersebut pada sebuah artikel di sini . Melanjutkan artikel preview  tersebut, kali ini penulis akan mencoba menuliskan hasil dari pengalaman penggunaan ASUS ROG Phone 3 selama lebih kurang satu bulan. Satu hal yang penulis bisa sampaikan: ternyata hape gaming  yang satu ini bisa buat diajak kerja! Tampak depan ROG Phone 3.

Perkaya Ekosistem Petal, Huawei Perkenalkan Petal Maps dan Huawei Docs

Meskipun sedang mengalami keterbatasan aplikasi karena adanya larangan dari Amerika Serikat, Huawei sebagai salah satu produsen ponsel pintar terbesar di dunia tidak patah semangat. Absennya berbagai aplikasi dan layanan Google dari perangkat milik jenama asal Tiongkok ini memang membuat minat para penggemar ponsel pintar kepada perangkat mereka menurun. Namun ternyata, jenama berlambang bunga lotus warna merah ini sudah mempersiapkan beragam perangkat lunak pilihan untuk memperkaya ekosistem Petal yang sedang mereka bangun. Gambar dari consumer.huawei.com.

Berdayakan Ekonomi Digital di Tengah Pandemi, Telkom Siapkan Pendanaan Hingga 2 Miliar Rupiah

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia selalu bergerak naik tiap tahunnya. Sayangnya, berkat kedatangan pandemi COVID-19 di awal 2020 ini, membuat para pelaku bisnis yang berkecimpung di ekonomi digital, termasuk startup , masuk ke dalam masa sulit. Telkom Indonesia sebagai perusahaan BUMN yang konsisten untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, membuka kembali program inkubasi/akselerasi  startup  digital bernama Indigo Creative Nation.

5 Hal yang Membuat Poco X3 NFC Bisa Jadi Hape Auto Laku Keras

Xiaomi Indonesia secara resmi memperkenalkan Poco X3 NFC ke pasar tanah air. Ponsel pintar yang memiliki julukan "The Real Mid Range Killer" tersebut diluncurkan pada Kamis (15/10) pekan lalu. Membawa sejumlah inovasi yang dianggap menggebrak pasar kelas menengah, Poco X3 NFC sukses meramaikan lini masa di media sosial. Bagaimana tidak, Xiaomi memberikan semua hal yang terbaik untuk ponsel yang dibanderol sangat terjangkau ini. Sebut saja chipset  kelas menengah yang kencang, layar dengan refresh rate  tinggi, hingga baterai berdaya besar dengan pengisian daya super cepat. Gambar dari mi.com/id.

Ini Dia iPhone 12 Pro dan 12 Pro Max: Layar Lebih Besar, Upgrade Kamera, dan 5G yang Kencang

Selain meluncurkan iPhone 12 dan 12 mini, Apple juga meluncurkan dua model lainnya yang digadang-gadang sebagai flagship  mereka: iPhone 12 Pro dan 12 Pro Max. Keduanya hadir dengan chipset  kencang A14 dan konektivitas 5G seperti yang ada di dua model lainnya. Selain itu, desain metal frame  ala iPhone 5 series  juga hadir di keduanya. Lebih dari itu, baik iPhone 12 Pro maupun 12 Pro Max mendapatkan upgrade  yang lebih jauh lagi di sektor ukuran layar dan juga konfigurasi kamera. Seperti apakah upgrade  yang dimaksud? Gambar dari apple.com.

Apple Luncurkan iPhone 12 dan 12 mini: Pakai Layar OLED, Chipset Kencang, dan Konektivitas 5G

Setelah ditunggu-tunggu oleh para penikmat gawai di seluruh dunia, Apple akhirnya meluncurkan iPhone 12 series pada Rabu dini hari tadi. Pada acara yang dimulai tepat pada pukul 00.00 WIB (atau 10.00 waktu Pasifik), perusahaan yang bermarkas di Cupertino tersebut memperkenalkan empat lini baru dari jajaran ponsel pintar generasi ke-12 milik mereka: iPhone 12 mini, iPhone 12, iPhone 12 Pro, dan iPhone 12 Pro Max. Keempatnya membawa desain frame  yang mirip dengan iPhone 5 series yang dicintai oleh para penikmat Apple (paling tidak, yang berada di circle penulis). Kali ini, Apple juga memutuskan untuk menggunakan layar jenis OLED, chipset  kencang A14, serta konektivitas 5G pada semua lini. Perbedaan mencolok hanya terletak di ukuran layar serta fitur kamera. Gambar dari macrumors.com.

AMD Luncurkan CPU Gaming Tercepat di Dunia: AMD Ryzen 5000 Series

Pada Kamis (8/10) minggu lalu, AMD memperkenalkan jajaran prosesor desktop  terbaru mereka, yakni AMD Ryzen 5000 series . Prosesor yang sangat dinantikan oleh para tech enthusiast  tersebut dibangun menggunakan arsitektur Zen 3 terbaru dan digadang-gadang sebagai CPU gaming tercepat di dunia. Hal ini dicerminkan dari penawaran mereka yang menghadirkan sebuah prosesor hingga 16 inti, 32 thread , serta 72 MB cache  yang diwakili oleh AMD Ryzen 9 5950X yang menjadi prosesor flagship. Dengan arsitektur yang baru ini, prosesor terbaru dari perusahaan asal Amerika Serikat ini mampu mendominasi pada beban kerja thread  yang berat dengan efisiensi daya yang lebih baik. Gambar dari amd.com.

Update Google Camera Go Hadirkan Night Mode untuk Ponsel Kelas Pemula

Pada awal tahun ini, Google memperkenalkan Camera Go, yakni sebuah aplikasi kamera turunan dari Google Camera yang tersohor untuk ponsel kelas pemula. Aplikasi ini memungkinkan pengguna ponsel murah kelas pemula, terutama yang berjalan menggunakan sistem operasi Android Go, memiliki kemampuan kamera yang diperkuat oleh fotografi kecerdasan buatan dari Google. Sebelumnya, perusahaan asal California tersebut sudah menghadirkan fitur Potrait Mode untuk bisa dijalankan pada Camera Go. Dan tidak lama lagi, sepertinya akan ada satu fitur baru yang akan hadir untuk bisa dinikmati oleh pengguna ponsel kelas pemula. Fitur apakah itu? Gambar dari kanal YouTube resmi Android.

Review ASUS ExpertBook B9450: Ringan dan Tipis Permudah Mobilitas Kerja

Segmen bisnis ataupun korporat memang tidak mendapatkan sorotan sebanyak segmen konsumen. Tapi bukan berarti segmen yang satu ini luput dari incaran ASUS. Sebagai market leader  untuk urusan laptop  di Indonesia, perusahaan asal Taiwan pernah membawa lini ProBook sebagai perwakilan untuk segmen bisnis. Namun ternyata, lini tersebut belum cukup bersinar di tanah air. Maka dari itu, ASUS kembali membawa amunisi lain yang memiliki segudang keunggulan untuk dapat bertempur di kalangan korporat. Amunisi yang dimaksud adalah ASUS ExpertBook B9450.

Pixel 5: Flagship Google Turun Kasta ke Kelas Midrange?

Google Pixel menjadi salah satu benchmark  di ranah ponsel Android. Penerus dari seri Nexus tersebut memoles diri mereka, bukan hanya sebagai ponsel pintar untuk geek  yang gemar akan spesifikasi teknis tinggi dan update  terkini, tapi juga sudah mulai memperhatikan fitur lainnya yang lebih digemari oleh pengguna awam: yakni sebuah kamera yang sangat brilian. Ya, penulis sendiri sudah membuktikannya dengan menggunakan Pixel XL. Ponsel yang sudah berumur empat tahun itu terbukti masih memiliki hasil foto yang masih bisa bersaing dengan ponsel kelas atas saat ini. Gambar dari blog.google.