Langsung ke konten utama

Review ASUS ROG Phone 3: Hape Gaming Buat Kerja, Emang Bisa?

Pada saat peluncuran ASUS ROG Phone 3 pada 24 September lalu, penulis telah menuliskan kesan awal dari pemakaian gaming phone tersebut pada sebuah artikel di sini. Melanjutkan artikel preview tersebut, kali ini penulis akan mencoba menuliskan hasil dari pengalaman penggunaan ASUS ROG Phone 3 selama lebih kurang satu bulan. Satu hal yang penulis bisa sampaikan: ternyata hape gaming yang satu ini bisa buat diajak kerja!


tampak depan rog phone 3
Tampak depan ROG Phone 3.

Ya, kalian tidak salah dengar gadgeteers. ASUS ROG Phone 3 ternyata cukup asyik untuk dijadikan perangkat penunjang kerja. Penulis sendiri bukan seorang hardcore gamer, sebab penulis hanya bermain game untuk melepas stres saja. Namun game yang penulis mainkan tetap sama kok dengan kalian para mobile gamers. Penulis senang untuk bermain Call of Duty Mobile, Genshin Impact, dan sesekali Mobile Legends. Selain itu, penulis juga bermain game MMORPG seperti Ragnarok M: Eternal Love dan Tales of Wind. Tetapi ya, bermain santai saja memang, tidak sampai ke level kompetitif. Seperti biasa, artikel review buatan penulis akan dibagi ke beberapa bagian yang bisa kamu baca selengkapnya di bawah ini.


Fisik

Seperti yang sudah penulis tuliskan pada artikel preview, bentuk fisik dari ASUS ROG Phone 3 masih menyerupai dari generasi sebelumnya. Bahkan ukurannya lebih kurang sama dengan bobot yang mirip. Namun terdapat beberapa perbedaan minor pada kosmetik, di mana membuat tampilan fisik ponsel ini terlihat menjadi lebih kalem, namun elegan.

Pada sisi depan, terlihat sebuah layar yang membentang seluas 6,59 inci yang memiliki rasio screen-to-body hingga 79,9%. Layar tersebut berjenis AMOLED dengan resolusi Full HD+ (1.080 x 2.340) dan telah dilapisi Corning Gorilla Glass 6 untuk perlindungan yang lebih baik dari goresan yang tidak diinginkan. Hal baru yang dihadirkan pada layar gaming phone terbaru dari ASUS ini adalah kemampuannya untuk menampilkan visual dengan refresh rate yang lebih tinggi hingga 144 Hz, di mana generasi sebelumnya hanya mampu menampilkan hingga 120 Hz saja. Layar tersebut juga memiliki touch-sampling rate sebesar 270 Hz dan touch latency 25 ms. Kombinasi antara keduanya menghasilkan sentuhan yang lebih responsif, sehingga jika digunakan untuk bermain game, kamu dapat menyentuh tombol aksi lebih cepat dan akurat. Tidak lupa, layar ini juga sudah mendapatkan sertifikasi dari TUV Rheinland, sehingga tampilannya akan lebih nyaman untuk dilihat mata.


speaker stereo rog phone 3
Speaker stereo dan kamera depan di sisi depan (atas).


speaker stereo rog phone 3
Speaker stereo di sisi depan (bawah).


Dua buah speaker dengan konfigurasi stereo mengapit sisi atas dan bawah dari layar ROG Phone 3. Grille dari kedua speaker tersebut berwarna hitam yang menjadikannya terlihat lebih kalem, jika dibandingkan dengan warna merah para ROG Phone 2. Di samping grill speaker sisi atas, terdapat sebuah kamera depan dengan resolusi 24 megapiksel. Dengan adanya kedua speaker tersebut membuat ponsel ini lebih nyaman untuk digenggam ketika dalam posisi landscape. Baik itu dipakai untuk bermain game ataupun menonton konten video, pasti kamu akan memiringkan ponsel dong?

Beralih ke sisi kiri dan kanan dari ponsel ini. Pada sisi kiri, kita akan menemukan dua buah port USB-C di bagian tengah yang tertutup oleh penutup karet serta slot kartu SIM di bagian atas. Kedua port USB-C tersebut, salah satunya berwarna hitam yang juga dapat digunakan untuk mengisi daya baterai dari ponsel ini. Sedangkan yang satunya lagi berwarna jingga, yang dapat digunakan untuk menghubungkan aksesoris pilihan seperti AeroActive Cooler 3, TwinView Dock 3, ROG Clip, atau Mobile Desktop Dock. Untuk slot kartu SIM, tersedia dua buah slot yang bisa kamu pasangkan kartu SIM berjenis nano. Sayangnya, hape gaming ini tidak memiliki slot microSD. Namun kehilangan slot tersebut juga tidak terlalu berpengaruh buat penulis, sebab media penyimpanan internalnya yang berkapasitas 128 GB sudah lebih dari cukup untuk mengakomodir kebutuhan penulis.


slot kartu sim rog phone 3
Slot kartu SIM dan USB-C di sisi kiri.


tombol daya dan volume rog phone 3
Tombol daya dan volume di sisi kanan.


Lanjut ke sisi kanan, inilah sisi yang memiliki cukup banyak tombol. Diawali dengan dua buah tombol kapasitif AirTrigger 3 yang kali ini hadir dengan sensor ultrasonik dan didukung oleh accelerometer. Hal ini membuat kedua tombol tersebut tidak hanya dapat disentuh saja, tapi juga mendukung untuk tap, dual partition button, slide, swipe, serta continous trigger. Sensor accelerometer yang sebelumnya disebutkan membuat kamu bisa membuat sebuah guncangan virtual yang dapat mensimulasikan ketukan pada layar. Diantara kedua AirTrigger tersebut, terdapat dua buah tombol volume up dan down, sebuah tombol daya, serta sebuah mikrofon.

Sekadar informasi, terdapat empat mikrofon pada ponsel ini. Selain satu yang berada di sisi samping kanan, tiga lainnya bertempat di sisi atas, sisi bawah, serta sisi belakang di sebelah kamera. Hal ini membuatnya dapat menghasilkan input suara yang lebih baik untuk kebutuhan live stream ataupun sekadar perekaman video. Lanjut ke sisi atas dan bawah dari ponsel ini, hanya terdapat sebuah mikrofon dan sebuah port USB-C. Kabar buruknya, kamu tidak akan menemukan port 3,5 mm audio jack pada ponsel ini. Namun ASUS memberikan sebuah converter USB-C to 3,5 mm dalam paket penjualan jika kamu masih membutuhkannya.


USB-C di sisi bawah.


kamera belakang rog phone 3
Kamera dan lampu kilat LED di sisi belakang.


AeroDynamic System untuk pembuangan panas ROG Phone 3.


Beralih ke sisi belakang, terdapat tiga buah kamera di bagian atas yang didampingi oleh lampu kilat LED ganda. Di bagian tengah, terdapat sebuah logo ROG yang memiliki backlit lampu RGB yang bisa diatur kapan dia bisa menyala dan warna apa yang ingin ditampilkan melalui aplikasi Armory Crate yang terpasang di dalam ponsel ini. Tepat di samping kanan dari logo ROG, terdapat sebuah Aerodynamic System yang berfungsi sebagai exhaust dari ponsel ini. Modelnya bisa dibilang lebih kalem dengan lubang yang lebih kecil jika dibandingkan dengan generasi terdahulu. Tulisan Republic of Gamers di bagian bawah sisi belakang melengkapi identitas dari ponsel ini. Perlu dicatat, sisi belakang dari ponsel ini juga sudah dilapisi oleh Corning Gorilla Glass 3. Harapannya, bodi belakangnya juga memiliki ketahanan terhadap goresan yang lebih baik, serta lebih aman dari benturan.

Secara umum, mengoperasikan ROG Phone 3 yang memiliki ukuran yang cukup besar ini sangat nyaman dan menyenangkan. Tentunya pengoperasiannya harus menggunakan dua tangan ya. Satu hal yang mungkin bisa menjadi beban bagi penulis maupun gadgeteers adalah bobotnya yang mencapai 240 gram. Jika ponsel ini hanya digunakan sesekali dalam satu waktu, mungkin tidak masalah. Tangan penulis baru berasa agak terbebani ketika penulis menggunakan ponsel ini untuk bermain game ataupun menonton film dengan durasi lebih dari 30 menit. Penulis menyarankan, agar kamu beristirahat selama beberapa menit setelah menggunakan ponsel ini selama waktu 30 menit tersebut. Oh ya, ukurannya yang besar juga membuatnya cukup sulit untuk dimasukkan ke dalam saku celana. Ada baiknya kamu menyimpan ponsel bongsor ini ke dalam tas kecil saja.

Antarmuka

ASUS ROG Phone 3 sudah menjalankan sistem operasi Android 10 yang dibalut dengan antarmuka ROG UI. Sama dengan antarmuka sebelumnya yang bisa ditemukan pada ROG Phone 2, kamu bisa memilih salah satu diantara tiga tema yang disediakan: Apex Galactic Armor dan Light Luminous Core untuk tema bernuansa gaming machine, atau Classic untuk tema bernuansa Android vanilla. Penulis pribadi lebih menyukai tampilan Classic, karena terlihat lebih sederhana dengan ikon khas Android. Secara umum, tema bernuansa gaming machine maupun Android vanilla memiliki tampilan yang mirip. Perbedaan hanya terletak di pemilihan bentuk ikon dan warna tema saja. Semua kembali kepada seleramu, lebih suka yang sederhana atau terlihat lebih keren?


home screen rog ui
Home screen ROG UI (Classic).


status bar ROG UI
Status Bar ROG UI (Classic).


panel notifikasi ROG UI
Panel Notifikasi ROG UI (Classic).


app drawer rog ui
App Drawer ROG UI (Classic).


folder view rog ui
Folder View ROG UI (Classic).


task manager rog ui
Task Manager ROG UI (Classic).


Dalam pengoperasian sehari-hari, antarmuka pada ROG UI ini cukup mudah untuk dioperasikan. Kamu tidak akan kebingungan untuk membuka aplikasi ataupun menyalakan/mematikan suatu fungsi. Semuanya dibuat sama persis seperti antarmuka Android pada umumnya. ASUS juga sudah memberikan Dark Mode untuk antarmuka mereka, sehingga kamu bisa memanfaatkannya untuk nuansa yang lebih gelap dan terlihat lebih adem di mata. Sekadar tip dari penulis, menggunakan Dark Mode pada ponsel ini bisa menghemat baterai lho, sebab ponsel ini menggunakan layar berjenis AMOLED yang backlit-nya bisa disesuaikan sesuai dengan warna yang ditampilkan. Sehingga ketika ingin menampilkan warna hitam, secara otomatis backlit-nya akan mati di bagian warna hitam tersebut.

Performa

Inilah yang menjadi nilai jual utama dari ASUS ROG Phone 3. Bagaimana tidak, spesifikasi teknis yang tertanam di dalam ponsel ini merupakan spesifikasi tertinggi yang ada pada ponsel Android saat ini. Chipset-nya menggunakan Qualcomm Snapdragon 865+ yang merupakan chipset terkencang pada ponsel yang sudah beredar di pasaran. Dan ASUS patut berbangga, karena ROG Phone 3 merupakan ponsel Android pertama yang menggunakan chipset tersebut. Terdiri dari prosesor delapan inti yang memiliki satu inti Kryo 585 dengan kecepatan 3,1 GHz, tiga inti Kryo 585 dengan kecepatan 2,42 GHz, serta empat inti Kryo 585 dengan kecepatan 1,8 GHz, tentunya performa mentah yang ditawarkan oleh ponsel ini tidak perlu diragukan lagi. Apalagi chipset ini juga diperkuat oleh chip grafis Adreno 650, yang juga merupakan chip grafis terkencang saat ini.


Penggunaan Qualcomm Snapdragon 865+ 5G Mobile Platform membuat ROG Phone 3 masuk ke dalam segmen Snapdragon Elite Gaming. Segmen ini adalah jajaran ponsel pintar yang dikhususkan untuk para mobile gamers, sebab dengan menggunakan platform Snapdragon 865+ tersebut, maka ponsel gaming dari ASUS ini bisa menghadirkan pengalaman mobile gaming yang menyerupai gaming di PC desktop dan menjadikannya sebagai ultimate gaming smartphone. Qualcomm sendiri menitik beratkan pada tiga poin, yaitu:

  • Performa game engine yang lebih adaptif.
  • Kecepatan loading yang lebih singkat.
  • Pengatur latensi jaringan khusus game.

Kombinasi antara prosesor dan chip grafis pada chipset yang tertanam pada ponsel ini membuatnya siap untuk melibas aktivitas apapun yang ingin kamu lakukan. Penulis sendiri membuktikannya dengan menjalankan beragam game yang di awal artikel penulis sudah sebutkan. Semua game tersebut dapat dijalankan dengan pengaturan grafis tertinggi tanpa hambatan apapun. Semua berjalan dengan lancar tanpa ditemukan adanya frame drop. Sebagai pelengkap, penulis menyertakan hasil benchmark-nya menggunakan beberapa aplikasi di bawah ini.


antutu 8 rog phone 3
Hasil pengujian AnTuTu 8.


geekbench 5 rog phone 3
Hasil pengujian Geekbench 5.


3dmark sling shot rog phone 3
Hasil pengujian 3D Mark Sling Shot.


Ponsel yang penulis pakai ini merupakan varian dengan RAM 8 GB dan media penyimpanan internal seluas 128 GB. Dengan RAM yang besar tersebut, melakukan multitasking bukan menjadi kendala bagi penulis ketika menggunakan ROG Phone 3. Beberapa kali penulis harus keluar sebentar dari permainan sekadar untuk membalas pesan penting di WhatsApp, Telegram, ataupun surel kerjaan. Ketika kembali ke permainan, aplikasi permainan tersebut tidak mati ataupun restart dan masih berjalan secara lancar. Hal ini juga membuktikan jika manajemen memori pada ROG UI berjalan dengan baik. Penggunaan storage berjenis UFS 3.1 juga berkontribusi dalam hal kemulusan pengoperasian ponsel ini. Loading di dalam permainan maupun aplikasi lainnya terasa lebih cepat. Melakukan copy dan paste sebuah file ataupun dokumen juga terasa lebih optimal.

Sebagai ponsel gaming, tidak lengkap rasanya jika tidak memiliki aplikasi pendukung untuk meningkatkan pengalaman bermain game di ponsel ini. Masih ingat dengan Armoury Crate yang ada di ROG Phone 2? Aplikasi yang bisa mendukung permainanmu itu hadir kembali di ROG Phone 3 ini. Bahkan kemampuannya pun ditingkatkan dengan hadirnya opsi Bypass Charging pada Game Genie. Selengkapnya soal Armoury Crate bisa kamu temukan pada Instagram post penulis di sini.

Audio

Sektor audio menjadi keunggulan lainnya dari ASUS ROG Phone 3. Berbekal speaker dengan konfigurasi stereo yang berada di sisi atas dan bawah layar, ponsel ini memiliki keluaran suara yang sangat lantang dengan kualitas yang sangat bagus untuk ukuran speaker pada ponsel pintar. Kedua speaker ini menghadap depan, sehingga arahnya langsung ke wajah pengguna. Dengan arah speaker tersebut, kecil juga kemungkinan speaker akan terhalang oleh genggaman tangan saat memegang ponsel ini dalam posisi landscape. Suara yang dihasilkan oleh kedua speaker di ponsel ini tentunya dapat menambah pengalaman penulis saat bermain game ataupun menonton film. Bahkan suara langkah kaki yang ada di dalam permainan juga masih terdengar cukup jelas. Tidak berlebihan rasanya jika penulis menobatkan speaker pada ROG Phone 3 menjadi salah satu speaker ponsel pintar terbaik.


audio wizard rog phone 3
AudioWizard ROG Phone 3.


Jika menginginkan kustomisasi karakter suara, kamu bisa melakukannya melalui Audio Wizard yang berada di dalam menu Pengaturan. Di dalam menu tersebut, terdapat beberapa preset yang bisa kamu manfaatkan, ataupun bisa juga kamu membuat preset sendiri. Tersedia juga pengaturan preset yang berbeda untuk headset.

Kamera

Memang bukan menjadi fitur unggulan, namun tidak disangka memiliki performa yang sangat baik. Itulah yang bisa penulis sampaikan ketika puas melakukan jepret sana-sini menggunakan kamera yang ada pada ASUS ROG Phone 3. Memiliki konfigurasi triple camera pada kamera belakangnya, ponsel ini membawa sebuah kamera utama dengan lensa wide 64 megapiksel yang menggunakan sensor Sony IMX686, kamera sekunder dengan lensa ultra-wide 13 megapiksel dengan sudut ultra lebar 125 derajat, serta sebuah kamera tersier dengan lensa makro 5 megapiksel. Pada kamera depan, tersedia sebuah kamera dengan lensa wide 24 megapiksel.

Meskipun ponsel gaming, namun ternyata fitur kamera pada ROG Phone 3 ini begitu kaya. Selain mode Auto yang paling sering penulis gunakan untuk aktivitas jepret-jepret, tersedia juga mode Potrait, Pano, Night, Macro, serta Pro untuk pengaturan manual yang lebih komperhensif. Di dalam mode Pro tersebut, kamu bisa mengatur White Balance, EV, ISO, Shutter Speed, serta fokus secara manual. Kelengkapan fitur kameranya tidak hanya untuk mengambil foto saja lho, sebab ternyata banyak sekali mode yang bisa dieksplor oleh pengguna untuk pengambilan video. Selain mode Auto pada umumnya, kamu dapat menemukan mode lain seperti Motion Tracking, Slo-Mo, Time Lapse, dan juga Pro Video. Parameter yang dapat kamu ubah secara manual pada Pro Video, sama dengan mode Pro pada pengambilan foto.

Lalu, bagaimana hasil kamera dan video dari ROG Phone 3? Penulis sendiri tidak memiliki komplain. Hasilnya menurut penulis bahkan di luar dugaan melebihi ekspektasi. Gambar yang dihasilkan terlihat tajam, warnanya juga enak untuk dilihat meskipun agak over saturated. Ketika mengambil gambar menggunakan lensa ultra-wide, foto yang dihasilkan memiliki tone warna yang tidak jauh berbeda dari kamera utama. Perbedaan mungkin hanya terletak di ketajaman saja, di mana cukup wajar karena resolusinya pun lebih rendah. Foto dari ultra-wide tersebut juga bisa dibilang minim distorsi yang mengganggu. Mode Potrait-nya bisa menghasilkan separasi yang cukup baik, meskipun belum sempurna. Untuk mode Macro-nya sendiri, memang terasa kurang oke karena lensanya belum dilengkapi dengan auto focus. Berikut adalah beberapa hasil fotonya:

Outdoor

foto lensa wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera wide ROG Phone 3.


foto lensa ultra-wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera ultra-wide ROG Phone 3.


foto lensa wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera wide ROG Phone 3.


foto lensa ultra-wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera ultra-wide ROG Phone 3.


foto lensa wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera wide ROG Phone 3.


foto lensa ultra-wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera ultra-wide ROG Phone 3.


foto lensa ultra-wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera wide ROG Phone 3.


foto lensa ultra-wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera ultra-wide ROG Phone 3.


foto lensa wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera wide ROG Phone 3.


foto lensa ultra-wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera ultra-wide ROG Phone 3.


foto lensa macro rog phone 3
Menggunakan mode Macro.


foto lensa macro rog phone 3
Menggunakan mode Macro.


Indoor

foto lensa wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera wide ROG Phone 3.


foto lensa ultra-wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera ultra-wide ROG Phone 3.


foto lensa wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera wide ROG Phone 3.


foto lensa ultra-wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera ultra-wide ROG Phone 3.

foto lensa wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera wide ROG Phone 3.


foto lensa ultra-wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera ultra-wide ROG Phone 3.


foto lensa wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera wide ROG Phone 3.



foto lensa ultra-wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera ultra-wide ROG Phone 3.


foto lensa wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera wide ROG Phone 3.


foto lensa ultra-wide kamera rog phone 3
Menggunakan kamera ultra-wide ROG Phone 3.


foto potrait rog phone 3
Menggunakan mode Potrait.


mode potrait rog phone 3
Menggunakan mode Potrait.


Di dalam keadaan kurang cahaya ataupun gelap di malam hari, kamu dapat memanfaatkan mode Night yang tersedia. Hasil fotonya menurut penulis cukup baik meskipun tidak sempurna. Yang pasti mode ini dapat menangkap cahaya lebih banyak sehingga foto yang dihasilkan terlihat lebih terang dengan detail yang cukup. Beberapa foto yang penulis tangkap menggunakan mode Night bisa kamu lihat di bawah ini:


foto malam kamera wide rog phone 3
Kamera wide mode Auto.


foto malam kamera wide rog phone 3
Kamera wide mode Night.


foto malam kamera ultra-wide rog phone 3
Kamera ultra-wide mode Auto.


foto malam kamera ultra-wide rog phone 3
Kamera ultra-wide mode Night.


Buat kamera depan, penulis juga tidak ada komplain. Kamera tersebut berfungsi dengan cukup baik, meskipun ada sedikit efek beauty di mana penulis sebenarnya sudah mematikan efek tersebut. Inilah hasil foto kamera depannya:


foto kamera depan rog phone 3
Kamera depan mode Auto.



foto kamera depan rog phone 3
Kamera depan mode Potrait.


Untuk perekaman videonya sendiri cukup fantastis, sebab kamu bisa merekam hingga resolusi 8K pada ROG Phone 3. Meskipun resolusi tersebut mungkin belum bisa kamu manfaatkan secara optimal, namun ASUS serasa ingin memamerkan bahwa fitur perekaman video pada kamera ponsel gaming mereka bukanlah pajangan semata. Tersedia juga perekaman video pada resolusi 4K 60 dan 30 FPS. Kamu juga bisa memanfaatkan fitur HyperSteady untuk stabilisasi yang lebih baik, namun resolusinya dibatasi pada Full HD 1080p saja. Berikut adalah hasil perekaman video 4K 60 FPS, 4K 30 FPS, 1080p dengan HyperSteady, dan kamera depan 1080p 60 FPS:






Baterai

Terakhir namun tidak kalah penting, ASUS ROG Phone 3 juga memiliki keunggulan di sektor baterai. Berbekal baterai berdaya 6.000 mAh, ponsel ini mampu bertahan seharian penuh dengan pola pemakaian ala penulis. Lepas dari charger pada jam 6 pagi dengan daya 100%, penulis langsung menggunakannya untuk scrolling linimasa media sosial, membuka dan membalas surel, serta membuka dan membalas pesan di WhatsApp dan Telegram. Masuk ke jam agak siang, penulis sempatkan juga untuk bermain game ketika butuh refreshing di sela-sela pekerjaan. Tidak lupa, saat bekerja seharian penulis juga mendengarkan musik melalui Spotify dan YouTube. Setelah selesai bekerja di jam 6 sore, sisa baterai dari ponsel ini ada di angka 24%. Kondisi ponsel yang penulis pakai sendiri hampir seharian memakai koneksi Wi-Fi (hanya sekitar satu hingga dua jam saja memakai jaringan opsel saat di perjalanan), menyalakan Bluetooth untuk menyambungkan ke wireless headset, serta memakai refresh rate otomatis.

Bagaimana jika penulis menggantikan opsi refresh rate layar dari otomatis ke 144 Hz yang menyala secara simultan? Terlihat pada screenshot di bawah, perbandingan antara refresh rate otomatis dengan 144 Hz. Hasilnya, ketika menggunakan refresh rate otomatis, penulis mendapatkan screen on time yang lebih banyak hingga 46 menit dibandingkan dengan refresh rate 144 Hz. Jujur saja, di mata penulis tidak terlihat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan sehari-hari antara keduanya. Sehingga, penulis pribadi lebih memilih menggunakan refresh rate otomatis karena lebih hemat daya.


screen on time refresh rate otomatis rog phone 3
Screen on time dengan refresh rate otomatis.


screen on time refresh rate 144 hz rog phone 3
Screen on time dengan refresh rate 144 Hz.


kecepatan pengisian daya baterai rog phone 3
Kecepatan pengisian daya ROG Phone 3.


Untuk pengisian dayanya sendiri, ROG Phone 3 memiliki fitur pengisian daya cepat
hingga 30 W. Charger bawaan yang ada di dalam paket penjualan juga sudah bisa mendukung fitur tersebut untuk digunakan. Penulis mencoba mengisi ponsel ini dari 15% hingga 100%, diperlukan waktu sekitar satu jam 58 menit. Waktu pengisian daya ini bisa dibilang cukup cepat, mengingat kapasitas baterai dari ponsel ini sendiri sangat besar. Menurut pemantauan penulis, pengisian terlama berada ketika daya baterai berada di angka 80% hingga 100%.

Oh ya, ada dua fitur menarik menarik yang dapat kamu manfaatkan berkaitan dengan pengisian daya baterai pada ROG Phone 3:

  • Battery Care. Pada fitur ini, kamu bisa mengatur cara pengisian dayamu. Mulai dari opsi Slow Charging yang membatasi pengisian daya baterai di 10 W, hingga melakukan penjadwalan pengisian daya pada waktu yang kamu tentukan. Sehingga ketika waktunya sudah lewat dari jadwal, maka pengisian daya secara otomatis akan terhenti. Selain itu, kamu juga bisa menentukan batas maksimum pengisian daya, mulai dari 80, 90, atau 100% penuh. Dengan fitur-fitur yang berada di dalam Battery Care, kamu bisa memperpanjang umur baterai dari ponsel ini agar lebih awet.

  • Bypass Charging. Suka mengisi baterai saat bermain game? Hal ini sebenarnya bukanlah kebiasaan yang baik, sebab suhu panas yang dihasilkan dari aktivitas bermain game dan mengisi daya secara bersamaan dapat memperpendek umur baterai. Maka dari itu, ASUS memberikan sebuah fitur bernama Bypass Charging, di mana dengan fitur ini kamu bisa memanfaatkan daya listrik langsung dari stop kontak untuk bermain game tanpa mengurangi daya dari baterai. Prinsipnya mirip dengan charger yang ada pada laptop.



Kesimpulan

ASUS ROG Phone 3 merupakan penerus dari seri ponsel ROG yang mampu mewariskan DNA ponsel gaming yang sesungguhnya. Kali ini, ponsel ini berhasil meningkatkan levelnya dari generasi sebelumnya tidak hanya dari performa, tapi juga memiliki kamera yang jauh lebih baik. Desain fisik memang soal selera, namun desain kalem dan elegan yang dibawa oleh ROG Phone 3 ini lebih masuk ke banyak pengguna jika dibandingkan dengan desain yang "gaming" banget pada generasi sebelumnya. Penulis sendiri sebelumnya juga menggunakan ROG Phone 2 selama lebih kurang 10 bulan, dan memang ROG Phone 3 ini terasa lebih memuaskan.


gaming phone rog phone 3


Meskipun memuaskan, bukan berarti ROG Phone 3 ini hadir tanpa cela. Agak sulit memang mencari-cari kekurangan dari ponsel gaming ini. Sebab semua fitur yang ditawarkan bisa memuaskan hampir seluruh segmen pengguna menurut penulis. Namun jika harus disebutkan, berikut beberapa kekurangan dari ROG Phone 3:
  • Tidak adanya fitur pengisian daya nirkabel.
  • Absennya fitur tahan air dan anti debu.
  • Adanya sedikit green tint ketika layarnya berjalan di refresh rate tinggi, namun tidak terlalu terlihat jika tidak diperhatikan secara seksama.
  • Tidak adanya audio jack 3,5 mm.
Terlepas dari kekurangan yang penulis sebutkan di atas, ROG Phone 3 merupakan pilihan yang tepat buat kamu yang memang mengutamakan performa terbaik dari sebuah ponsel pintar. Apalagi dengan keberadaan banyak aksesoris pendukung seperti AeroActive Cooler 3, ROG Kunai 3, dan TwinView Dock 3, kamu sebagai hardcore gamer pastinya akan terasa lebih nyaman memakai ponsel ini. Apalagi mengingat banderol harganya yang dipatok sangat pas menurut penulis. Ya, untuk varian 8/128 GB, kamu cukup merogoh kantong Rp9.999.000 saja. Jika dibandingkan dengan ponsel flagship kebanyakan, harga tersebut termasuk sangat terjangkau. Jika membutuhkan memori dan internal yang lebih besar, kamu juga bisa menebus varian 12/256 GB seharga Rp14.999.000.

Jika harus dinilai dengan angka, maka berikut nilai yang saya berikan untuk ROG Phone 3:

Nilai Uji Pakai ASUS ROG Phone 3
Fisik8
Antarmuka9
Performa9
Audio9
Kamera8
Baterai9
Harga9
Nilai Rata-Rata8,7

Spesifikasi teknis dari ASUS ROG Phone 3 bisa kamu lihat pada tabel di bawah ini:

Nama ProdukASUS ROG Phone 3
ChipsetQualcomm Snapdragon 865+ 5G Mobile Platform.
Chip GrafisQualcomm Adreno 650.
Memori RAM8 GB (varian storage 128 GB).
12 GB (varian storage 256 GB).
Media PenyimpananUFS 3.1 128 GB (varian RAM 8 GB).
UFS 3.1 256 GB (varian RAM 12 GB).
Sistem OperasiAndroid 10 dengan antarmuka ROG UI.
Layar6,59" Full HD+ (2.340 x 1.080) AMOLED, 144 Hz refresh rate,
HDR10+ certified, 270 Hz touch sampling rate, 25 ms touch latency,
Corning Gorilla Glass 6.
KameraKamera Belakang:
Wide - 64 megapiksel dengan sensor Sony iMX686, f/1.8, PDAF.
Ultra-wide - 13 megapiksel dengan f/2.4, real time distortion correction.
Macro - 5 megapiksel dengan f/2.0.

Kamera depan:
Wide - 24 megapiksel dengan f/2.0.
Konektivitas FisikSamping:
1x Customized 48 pin dengan USB Type-C yang mendukung USB 3.1 Gen 2, Display Port 1.4, Fast Charging dengan protokol QC3.0+QC4.0/PD3.0,
Direct Charge.

Bawah:
1x USB Type-C yang mendukung USB 2.0, Fast Charging dengan protokol QC3.0+QC4.0/PD3.0, Direct Charge.
Konektivitas Nirkabel5G, FDD-LTE, TD-LTE, WCDMA, EDGE/GPRS/GSM, CDMA, TD-SCDMA
Dual Nano SIM Card slot dengan 5G+4G atau dual 4G standby.

WLAN 802.11a/b/g/n/ac/ax 2.4 & 5GHz and Wi-Fi 6
2x2 MIMO, Bluetooth 5.1, NFC
Wi-Fi Direct support.

Navigation GNSS support GPS(L1/L5), Glonass(L1), Galileo(E1/E5a),
BeiDou(B1/B2a), QZSS(L1/L5) and NavIC(L5).
AudioDual front-facing speakers dengan GameFX dan Dirac HD Sound
7-magnet stereo speaker dengan dual NXP TFA9874 smart amplifier untuk efek suara yang lebih lantang, dalam, dan lebih sedikit distorsi.
Baterai6.000 mAh.
Dimensi (P x L x T)171 x 78 x 9,85 mm.
Bobot240 gr.
Varian WarnaBlack.
HargaRp9.999.000 (varian 8/128 GB).
Rp14.999.000 (varian 12/256 GB).
Garansi1 tahun garansi resmi ASUS Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LG G4 Anda Kena Bootloop? Ini Dia Solusinya!

Apakah Anda pemilik LG G4? Jika ya, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Ponsel yang dikenal akan kemampuan kameranya tersebut dilaporkan telah mengalami masalah bootloop . Hal tersebut terjadi secara acak dan tidak terduga. Dikabarkan, masalah ini ditemui oleh pengguna LG G4 dengan serial number  yang berawal 505 dan 506.

Mau Beli Ponsel Garansi Distributor? Cek Dulu 3 Hal Penting Ini!

Ponsel pintar saat ini sudah menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki. Hampir setiap aktivitas masyarakat membutuhkan bantuan dari alat komunikasi tersebut. Tidak hanya untuk berkomunikasi jarak jauh, smartphone  juga digunakan untuk keperluan lain, seperti penunjang pekerjaan kantoran ( email , membuka dan edit  dokumen) ataupun hiburan (bermain games , mendengarkan musik). Oleh sebab itu, ponsel kini sudah menjadi kebutuhan primer penunjang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh penggunanya.

Review Asus Vivobook Max X441S: Laptop Mahasiswa dengan Harga Terjangkau

Notebook atau yang masih biasa disebut laptop merupakan salah satu gadget  populer yang dibutuhkan oleh berbagai kalangan. Sebab, masih banyak aktivitas yang saat ini belum bisa diakomodir oleh ponsel maupun tablet. Pelajar maupun mahasiswa adalah salah satu golongan masyarakat yang membutuhkan gadget ini. Selain digunakan sebagai alat pencari bahan pelajaran maupun untuk mengerjakan tugas, laptop bagi mahasiswa juga befungsi sebagai perangkat multimedia serba bisa.